Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Jalan Muara Sipongi-Pakantan Kuabangan Kerbau

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
  • print Cetak

PAKANTAN (Mandailing Online) – Kerusakan jalan jalur Muara Sipongi-Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) beberapa bulan terakhir semakin parah.

Kondisi ini menyebabkan waktu tempuh dari Muara Sipongi ke Pakantan memakan waktu yang lebih lama, plus kina menyulitkan mobilisasi barang dan orang.

Pantauan di lapangan, Rabu (14/8/2013), hampir disepanjang jalan ini aspalnya semuanya sudah terkelupas, yang tersisa hanya batu-batu di badan jalan. Kondisi ini diperparah dengan parit jalan yang tidak terurus menyebabkan air masuk ke badan jalan. Akibatnya, air tergenang di badan jalan dengan membentuk kubangan kerbau.

Kerusakan jalan ini semakin lengkap karena di sepanjang jalan terdapat material tumpukan longsor yang jatuh dari bagian atas bukit kemudian menimpa badan jalan.

Material longsoran dibiarkan menumpuk di badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan. Selama ini daerah tersebut memang terkenal kawasan rawan longsor, hampir setiap hujan datang, sepanjang daerah ini akan mengalami longsor di beberapa titik.

Abdul Manap Lintang, salah seorang warga Pakantan mengatakan, kerusakan jalan Muara Sipiongi-Pakantan ini sudah berlangsung hampir lima tahun terakhir. Sejak saat itu, jalur ini tidak pernah diperbaiki sehingga menimbulkan kerusakan parah hampir di semua badan jalan.

“Lihat saja kondisinya, aspalnya sudah terkelupas, jalan ini tidak ubahnya kubangan kerbau. Padahal jalur ini merupakan satu-satunya akses bagi 3.000 warga Pakantan,“ ujarnya.

Dikatakannya, di musim penghujan, kawasan ini pasti longsor. Kalau longsor sudah terjadi, biasanya daerah Pakantan akan terisolir selama 2-3 hari disebabkan harus menunggu alat berat datang dari Panyabungan.

Kondisi ini tentunya akan berdampak kepada ekonomi warga, begitu juga bagi mereka yang tiap hari menggunakan jalan ini, seperti anak sekolah, pedagang, PNS dan lainnya.

Sedangkan Rahmadsyah Lubis. yang juga warga Pakantan mengharapkan agar pemerintah segera memeperbaiki jalan ini.

“Kita mengharapkan agar Pemkab Madina segera memperbaiki jalan ini, sebab keberadaannya sangat urgen bagi warga ke delapan desa di Kecamatan Pakantan. Jalan yang jaraknya sekitar 10 Km ini harus ditempuh dengan satu jam perjalan, bahkan lebih,” terangnya.

Saat ini warga Pakantan merasa seperti dianak-tirikan dengan kecamatan lainnnya yang ada di Madina. Makanya ada yang mewacanakan Pakantan akan bergabung dengan Sumatera Barat kalau Pemkab Madina tidak memperhatikan mereka.

“Sudah hampir lima tahun lebih warga merasakan buruknya infrastruktur jalan ini, namun sampai saat ini belum ada perhatian dari aparat terkait,” kata Rahmadsyah.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang Sidimpuan, Lembaga Institut Pemberdayaan Rakyat Untuk Pemantau Demokrasi (Interupsi) Kota Padang Sidimpuan menilai ada kejanggalan dan keanehan dalam penetapan anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan oleh DPRD setempat. Faktanya, dalam sidang paripurna penetapan RAPBD menjadi APBD Padang Sidimpuan TA 2102 di aula rapat kantor dewan, Selasa (27/12/2011) malam, DPRD bersama pemerintah […]

  • Kepala Desa Tidak Tau Siapa Pendor Pengadaan Bibit Kelapa Proyek APBDes 2024 Madina

    Kepala Desa Tidak Tau Siapa Pendor Pengadaan Bibit Kelapa Proyek APBDes 2024 Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Pengadaan bibit kelapa jenis pandan wangi sumber dana APBDes tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) terus menjadi sorotan. Pasalnya pengadaan bibit itu dianggap hanya proyek mubazzir desa. Dari data alokasi APBDes tahun 2024 ini, nilai anggaran pengadaan bibit kelapa jenis pandan wangi berpariasi, tergantung besaran pagu anggaran desa tersebut. […]

  • DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna. Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang […]

  • Jelang 17 Agustus, Peminat Bendera Merah Putih Masih Sepi

    Jelang 17 Agustus, Peminat Bendera Merah Putih Masih Sepi

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bisnis bendera merah putih di Panyabungan masih lesu menjelang HUT RI ke-71 tahun ini. Sejumlah pedagang musiman bendera di sepanjang jalan Willem Iskander, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal masih sepi dikunjungi pembeli. Roni salah seorang pedagang bendera kepada Mandailing Online, Jum’at, (5/8) menyebutkan sejak menggelar dagangannya beberapa minggu yang lalu hingga sampai […]

  • KORPRI Madina Serahkan Tali Asih kepada Ahli Waris ASN

    KORPRI Madina Serahkan Tali Asih kepada Ahli Waris ASN

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerahkan tali asih kepada ahli waris ASN untuk tahun 2022. Penyerahan tali asih dilaksanakan di gedung Korpri Madina, komplek perkantoran Paya Loting, Parbangunan, Kamis (27/1). Sekretaris KORPRI Mukhtar Nasution kepada Mandailing Online menyampaikan, pemberian tali asih ini sebagai bentuk kekeluargaan sesama anggota […]

  • Pemerintah dan Kadin Sepakat Genjot Kawasan Ekonomi Khusus Madina

    Pemerintah dan Kadin Sepakat Genjot Kawasan Ekonomi Khusus Madina

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah dan Kadin menyepakati kelanjutan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mandailing Natal (Madina) karena memiliki prospek yang bagus. Berdasar kajian dan analisa yang dilakukan pemerintah Indonesia serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara disimpulkan KEK Madina mengandung peluang dan potensi besar sebagai salah satu kawasan ekonomi di sepanjang […]

expand_less