Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Dianiaya guru, murid SD lumpuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


SAYURMATINGGI – Ilhamuddin Lubis, warga Dusun Batu Godang, Desa Bange, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, selama tiga tahun harus mengalami kelumpuhan, akibat diduga dianiaya dengan cara dipukul guru kelasnya hingga dia tak dapat bersekolah lagi.

Ilhamuddin, anak dari Masruddin Lubis dan Riyanti, keduanya sehari-hari bekerja di kebun milik warga untuk menyadap karet. Ketika ditemui, Yanti sebutan Ibu dari Ilhamuddin, mengatakan tiga tahun lalu, Ilhamuddin didaftarkan untuk sekolah di SD Negeri Batu Tambun.

Saat itu, baru tiga bulan duduk di kelas satu, namun gurunya memukul bagian tengkuknya dengan benda keras saat mengikuti pelajaran. “Mulai dari situ kepalanya pening-pening, hingga jatuh sakit dan tiga hari berikutnya darah bercucuran keluar dari hidungnya,” papar Yanti, tadi malam.

Selain itu, selama lebih satu bulan ilhamuddin jatuh sakit, hingga dirujuk ke beberapa tempat perobatan baik medis dan ahli kusuk, namun anak berusia sebelas tahun ini belum mendapatkan kesembuhan.

Anehnya, sudah hampir satu bulan lebih, Ilhamuuddin tidak dapat berjalan seperti sedia kala. Padahal, diakui Yanti, sebelum dugaan pukulan dari guru kelasnya, Ilham, masih sehat dan lincah berlari seperti kawan-kawannya. “Ssaat ini, hati saya sangat galau, Ilham tak dapat berjalan lagi, kakinya lumpuh. Kedua kakinya sudah mengecil,” ungkap Yanti.

Kepala Desa Bange diwakili Sekdes, Asrin Hasibuan, mengakui keadaan anak dari warganya mengalami kelumpuhan, akibat dipukul gurunya, hingga pindah ke desa tersebut pada tiga tahun lalu dari Padangbolak.

”Tiga tahun lalu, mereka kembali ke desa ini, alasannya mereka perlu berusaha untuk biaya perobatan anaknya yang sudah mengalami kelumpuhan dini,” ujar Asrin.

Namun hingga saat ini, kata dia, mereka belum sanggup untuk membawa anaknya untuk berobat ke dokter spesialis anak, akibat kondisi ekonominya masih memprihatinkan.
Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapenda Madina : Setiap Rupiah Pajak Anda Kembali Jadi Jalan, Lampu dan Layanan Publik

    Bapenda Madina : Setiap Rupiah Pajak Anda Kembali Jadi Jalan, Lampu dan Layanan Publik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Kepala Bapenda Mandailing Natal Ahmad Yasir Lubis menegaskan, pajak dan retribusi bukan “uang hilang”. Semua yang dibayar warga kembali ke masyarakat dalam bentuk jalan mulus, lampu penerangan, layanan kesehatan, hingga fasilitas pendidikan. “Tertib pajak berarti ikut membangun daerah sendiri,” kata Yasir, Senin 20/5/2026 Mengacu UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, […]

  • Dahlan Hasan Pamit

    Dahlan Hasan Pamit

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution melakukan apel perpisahan dengan para ASN dalam mengakhiri masa jabatan bupati Mandailing Natal, hari ini, Senin (28/6/2021). Acara berlangsung di Taman Raja Batu, pagi tadi. Di kesempatan itu Dahlan menyampaikan permintaan maaf bilamana ada kekurangan dan kelemahan dalam membina ASN selama ini dalam menjalankan birokrasi di daerah. Dahlan-Sukhairi […]

  • Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online: Polsek Batang Natal di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten.Mandailing Natal ( Madina ) terkesan tutup mata terhadap aktifitas tambang emas ilegal di Desa Rantobi tepatnya di Dusun Batumarsaong. Aktifitas tambang ilegal itu sendiri dilakukan mafia tambang bernama Fajaruddin. Dari pengakuan Fajaruddin sendiri bahwa aktifitas tambang emas ilegal nya itu merupakan kerjasama dengan masyarakat […]

  • Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) ada suatu tradisi memberikan makan kepada para anak yatim usai panen padi sawah. Tradisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan berlanjut hingga era sekarang. Biasanya diselenggarakan setelah semua petani sudah menyelesaikan kegiatan panen. Tradisi ini terjadi terkait dengan adanya niat bernazar dari […]

  • Ketua DPRD Tanggung Biaya Pengobatan Ibu yang Dibacok Anak Kandung

    Ketua DPRD Tanggung Biaya Pengobatan Ibu yang Dibacok Anak Kandung

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis akan menanggung biaya pengobatan Linda Sari (50 tahun) warga Kelurahan Kayujati yang dibacok oleh Agustinus, anak kandung korban. Hal itu disampaikan Erwin ketika menjenguk korban di RSUD Panyabungan, Senin (21/3). “Saya yang akan menanggungnya (biaya perobatan-red). Saya dengar tidak memiliki BPJS, jadi kasihan […]

  • Sudah Takdigaji, 11 Perangkat Desa Hutaraja Juga Diberhentikan Kades Secara Sepihak

    Sudah Takdigaji, 11 Perangkat Desa Hutaraja Juga Diberhentikan Kades Secara Sepihak

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN ( Mandailing Online ): – 11 orang Perangkat serta Aparatur Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina menjerit lantaran gaji mereka Tahun 2024 hingga Tahun 2025 tidak divairkan Kades. Parahnya sudah tak dapat gaji, aparatur desa itu diberhentikan sepihak oleh Kepala Desa Hutaraja. Ahmad Suhdi Lubis selaku Kaur Pembangunan Desa Hutaraja pun membenarkan […]

expand_less