Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Pengangkatan Bendahara Desa Hutabaringin Julu Diduga Bermasalah

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
  • print Cetak

Kantor Kepala Desa Huta baringin Julu di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( ist)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Pengangkatan Bendahara Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) atas nama Oloan Rangkuti diduga tidak melalui prosedur.

Sesuai praturan yang berlaku UU nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan ke 2 atas UU nomor 6 / 2014 tentang desa pasal 26 ayat 2 huruf B yang bunyinya kepala desa hanya memiliki kewenangan untuk mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian prangkat desa kepada Bupati.

Sesuai aturan itu, harus diawali permohonan Kepala Desa kepada Bupati untuk melakukan pergantian atau penjaringan/ pengangkatan prangkat desa yang baru.

Setelah izin dari Bupati secara tertulis keluar, kemudian masuk ke tahapan proses penjaringan dan pemberitahuan pada warga Desa melalui surat edaran atau itu.

Peraturan tersebutlah yang diduga dilanggar oleh Kepala Desa saat pengangkatan Bendahara desa dilakukan.

” Setau saya, Oloan Rangkuti diangkat secara tiba tiba, tak ada proses penjaringan dan pemberitahuan pada warga Desa melalui surat edaran atau lainnya,” Kata Warga Desa Hutabaringin Julu yang minta namanya dirahasiakan.

Memastikan hal tersebut, Darman Rangkuti Kepala Desa Hutabaringin Julu, Puncak Sorik Marapi, Madina yang dikonfirmasi Mandailing Online lewat tlephon selularnya Rabu 21/8 tidak memberi keterangan.

Sementara itu, Alkaf Masri selaku Kuasa Hukum Pemkab Madina yang dikonfirmasi terkait aturan pengangkatan dan pemberhentian aparatur desa itu membenarnya adanya UU nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan ke 2 atas UU nomor 6 / 2014 tentang desa pasal 26 ayat 2 huruf B yang bunyinya kepala desa hanya memiliki kewenangan untuk mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian prangkat desa kepada Bupati.

” Saran saya Kepala Desa tidak melakukan perbuatan perbuatan yang terindikasi melanggar undang undang karena jelas akan jadi temuan di inspektorat nantinya apabila ada perangkat desa diangkat tidak sesuai dengan prosedur, ” Jelas Alkaf

Alkaf berharap, Kades harus tetap berkordinasi dengan camat apabila hendak mengganti atau mengangkat prangkat desa yang baru.

Sementara itu, Camat Puncak Sorik Marapi Yanjauddin yang dikonfirnasi terkait pengangkatan Perangkat Desa dimaksud, ia mengaku akan komunikasikan dengan Kasi Pemerintahan di Kecamatan.

Diketahui, selain dugaan pengangkatan bendahara desa Hutabaringin Julu menyalahi prosedur, Oloan Rangkuti saat ini juga sedang terjerat kasus penganiayaan yang saat ini kasusnya sedang ber proses di Polres Madina. ( red/ fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hama Tikus Hantui Petani

    Hama Tikus Hantui Petani

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat petani Kabupaten Mandailing Natal masih merasa was-was dalam memasuki musim tanam kali ini. Pasalnya serangan hama tikus masih mengahantui karena sampai saat ini hama tikus belum bisa dibasmi habis. “Kita merasa was-was dalam menghadapi musim tanam kali ini karena benih yang kita tabur untuk bibit menghadapi musim tanam kali ini selalu habis dimakan […]

  • Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mobil minibus pengangkut keluarga dengan nomor polisi BH 1748 FS ringsek setelah menghantam rumah warga di jalan Willem Iskandar, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/04/2024). Informasi yang dihimpun wartawan dilapangan. Roda empat yang dikendarai oleh rombongan keluarga itu beranjak dari Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu menuju Desa […]

  • Covid-19, Bantuan Sembako Mulai Digulirkan

    Covid-19, Bantuan Sembako Mulai Digulirkan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan sembako mulai digulirkan Pemkab Madina kepada warga miskin yang terdampak perlambatan ekonomi akibat Covid-19. Untuk tahap awal ini sebanyak 500 kepala keluarga memperoleh bantuan. Kawasannya juga masih di Kecamatan Panyabungan. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, dan telur. Bantuan itu langsung diserahkan Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan […]

  • Peran Strategis Kadin Madina Mendukung Upaya Pemkab Dalam Percepatan Pembangunan Madina

    Peran Strategis Kadin Madina Mendukung Upaya Pemkab Dalam Percepatan Pembangunan Madina

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Upaya percepatan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal tak melulu disandarkan pada pundak pemerintah daerah. Diperlukan dukungan dan peran serta keterlibatan dari berbagai kalangan. Peran masyarakat sangat urgen karena masing-masing elemen memiliki kemampuan khusus di bidangnya. Sehingga peranan khusus itu akan memberikan daya dukung yang kuat dalam memberhasilkan program-program yang dirancang pemerintah daerah. Peranan Kamar Dagang […]

  • Seribuan Umat Muslim Madina Minta Ahok Diadili

    Seribuan Umat Muslim Madina Minta Ahok Diadili

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bersamaan aksi serentak unjuk rasa secara nasional di berbagai daerah di Indonesia, muslim di Mandailing Natal juga turun ke jalan mendesak agar Gubernur DKI Jakarta, Ahok diadili. Sekitar 1.000 massa dari berbagai lembaga dan pengajian berunjukrasa, Jumat siang (14/10) mengutuk pernyataan Ahok yang telah melecehkan kitab suci Al-qur’an. Aksi unjuk rasa […]

  • Lari dari Panti, 3 Wanita Binaan Diperkosa di Hotel

    Lari dari Panti, 3 Wanita Binaan Diperkosa di Hotel

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Setelah berhasil melarikan diri dengan mengelabui petugas dan merusak pintu Panti Sosial Wanita Tuna Laras dan Tuna Susila Berastagi, 3 wanita binaan malah diperkosa secara bergiliran oleh 2 pria di hotel kelas melati di kawasan Kota Kabanjahe, Sabtu (20/8) petang. Informasi yang diperoleh wartawan Sumut Pos, beberapa jam pasca kejadian, kedua pria yang belakangan […]

expand_less