Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

296 BUPATI/WALIKOTA MASUK PENJARA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Indonesia pada perspektif terkini dihinggapi tiga penyakit yang mendasar. Yakni penyakit transaksional, oligarki dan feodalisme. Dan ini berimplikasi negatif kepada seluruh provinsi.

Dan sebanyak 296 bupati/walikota dari 500 lebih bupati dan walikota di seluruh Indonesia dipenjara karena persoalan hukum akibat budaya transaksional.

Demikian dinyatakan Direktur Eksekutif Indonesia Constitutional Watch yang juga calon angota DPR RI, Razman Arif Nasution,SH, S.Ag, MA, Ph.D dalam temu pers di sekretariat DPC Partai Gerindra Mandailing Natal, Panyabungan, Senin (1/7).

“Semuanya ditransaksi, semuanya dinilai dengan uang. You beri apa, aku beri apa. Untuk sesuatu komitmen tanpa uang, maka itu tak akan terwujud,” katanya.

Menurutnya, budaya transaksional terwujud dalam beberapa hal. Misalnya, ketika orang akan menjadi presiden maka dia akan membayar partai politik. Termasuk calon gubernur, bupati, walikota. Padahal budaya transaksi ini menurut perundang-undangan tidak disepakati.

Transaksi ini berlanjut sampai kepada rakyat, sehingga rakyat diajak bertransaksi. Transaksi inilah yang berbahaya karena menyebabkan biaya yang tinggi pada pilkada.

Dampaknya, 296 bupati/walikota dari 500 lebih bupati dan walikota di seluruh Indonesia dipenjara karena persoalan hukum. Praktis 50 persen lebih mereka dipenjara.

“Dalam sebuah penelitian kami, untuk maju sebagai bupati atau walikota dibutuhkan sekitar 25 hingga 50 milyar. Ini konkrit, ini data,” bebernya.

System politik yang terbangun dengan transaksional ini memunculkan tokoh-tokoh berduit namun tak memiliki kompetensi kepemimpinan.

“Penyakit kedua budaya oligarki. Oligarki kekuasaan, turun temurun. Ini sudah kita lihat ketika SBY menyatakan tidak menginginkan monarki, dia mengkritik Sri Sultan, ternyata SBY memelihara itu hari ini, apa itu, ketika bicara konteks politik nasional, apa itu, tidak ada satu partai politik di dunia ini yang ketua umumnya itu ayahnya, sekjen-nya anaknya,” ungkap mantan anggota DPRD Madina ini.

Menurutnya, kondisi rakyat yang begitu marah kepada SBY selaku kepala negara, karena SBY dinilai gagal meneruskan apa yang dibuat Soekarno, Soeharto, BJ Habibi, Gus Dur dan Megawati.

Di tangan SBY, Indonesia menjadi negara yang konotasinya auto pilot, negara yang tanpa ada sopirnya pun tetap berjalan. Ini dinilainya berbahaya.

“Kenapa dibilang oligarki? Dia bicara bagaimana menteri untuk tidak berpolitik ketika di sidang kabinet. Tetapi pada sisi lain semua dirampok kembali sehingga jabatan sekjen, jabatan ketua umum, jabatan bendahara dikasih ke lingkungan keluarganya. Ini potret buram. Maka apapun ceritanya, Partai Demokrat sebagai pengusung presiden, orang melihat bahwa Indonesia sekarang makin suram di mata dunia,” sebut Razman.

Kondisi ini juga mejalar pada tataran penyaringan calon legislatif Partai Demokrat, dimana menurut Razman luar biasa nepotismenya. SBY selama ini dinilai sosok demokratis, bicaranya santun, tapi sekarang justru kebablasan.

“Penyakit ketiga,feodalisme. Feodalisme ini gayanya seperti Belanda, orang tidak lagi berfikir bagaimana memberikan kekuasaan kepada rakyat. Di dalam hati pemimpin itu harus ada rakyat, bukan di hati rakyat harus ada pemimpin,” lanjutnya.

Buktinya, kata Razman, ketika SBY dan Menteri SDM diberitahu harus ada upaya hemat BBM, keinginan menjadikan pemerintahan yang baik, keinginan hidup sederhana, keinginan memperkuat basis ekonomi kerakyatan, toh, pada saat yang bersamaan bupati dan walikota dalam prilakunya sehari-hari menggunakan 3 hingga 4 porades setiap hari.

“Ini pemborosan. Ini kotra produktif dengan yang didengung-dengungkan selama ini. Bahwa mereka bukan pada konteks pelayanan, tetapi dilayani,” katanya.

Peliput/editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siporngas

    Siporngas

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    CARITO on pe ba tarsarupo juo do on dohot carito ni Jaolah i, tai soni juo mantong, inda binoto carito on na betul do sanga na inda, arana na i karang-karang do on songon i mambaenna laos painte-inte potang ari. So hum tagi antong na manulis carito on, upabaenkonma sacangkir kopi paet tu donganku, oni […]

  • Kapolresta: ‘Geng Motor’ sudah diamankan

    Kapolresta: ‘Geng Motor’ sudah diamankan

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Kombes Tagam Sinaga, mengatakan sebanyak 10 orang “geng motor” yang membuat kerusuhan Senin, sekitar pukul 05.45 WIB di Petronas Jalan Patimura, telah diamankan petugas kepolisian. “Mereka (geng motor,red) yang sempat melarikan diri di sejumlah tempat, setelah peristiwa tersebut telah kita tangkap dan proses secara hukum yang berlaku,” katanya, […]

  • Pedagang Prediksi Harga Daging 170 Ribu Jelang Idul Fitri

    Pedagang Prediksi Harga Daging 170 Ribu Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pedagang memprediksi harga daging sapi menyentuh Rp170 ribu per kg menjelang Hari Raya Idul Fitri.  Prediksi itu berdasar pergerakan harga daging sapi saat ini yang merangkak naik dari Rp110 ribu per Kg. “Daging sapi ya normalnya Rp110 ribu per Kg. Tapi makin ke sini, pelan-pelan naik jadi Rp130 ribu per Kg. Kadang bisa […]

  • Hari Kelima Pencarian Fakhruddin, Bupati Lepas Keberangkatan Tim Gabungan

    Hari Kelima Pencarian Fakhruddin, Bupati Lepas Keberangkatan Tim Gabungan

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Proses pencarian Fakhruddin, warga Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, yang hilang sejak Minggu (08/1) terus dilakukan. Memasuki hari kelima, pencarian dipusatkan di lokasi ditemukannya celana yang diduga milik korban. Pemberangkatan tim gabungan dalam prosesi pencarian Fakhruddin dipimpin langsung oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi […]

  • April, Truk Melebihi Tonase Akan Ditindak

    April, Truk Melebihi Tonase Akan Ditindak

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pada April nanti pihak Perhubungan dan Inpormatika Madina akan menindak keras terhadap truk melebihi tonase yang melintas di jalan provinsi pada wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terutama jalur Panyabungan-Natal dan kawasan Pantai Barat. Saat ini sosialisasi peraturan tentang pelarangan bagi setiap kenderaan yang melebihi tonase di jalan Propinsi antara Jembatan Merah menuju […]

  • Saba Rambin di Desa Huta Dame Kebanjiran

    Saba Rambin di Desa Huta Dame Kebanjiran

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Lahan persawahan warga di Desa Huta Dame Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terendam banjir. Banjir itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak pagi, membuat jaringan irigasi persawahan tak mampu menampung debit air hujan, kondisi ini diperparah sejumlah titik jaringan irigasi juga jebol sehingga air yang […]

expand_less