Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Ingat ya, Masa Pendaftaran SNM PTN Tinggal 10 Hari

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Terhitung per hari ini (6/3) masa pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2015 tinggal 10 hari. Pendaftaran seleksi masuk kampus negeri tanpa ujian tulis ini ditutup 15 Maret pekan depan.
 
Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Humas SNM PTN 2015 Bambang Hermanto mengatakan data pendaftar hingga kemarin berjumlah 230.694 siswa.

"Seluruh pendaftar ini berasal dari 9.233 unit sekolah (SMA/sederajat, red) di seluruh Indonesia," ujarnya saat dihubungi kemarin (5/3).
 
Pegawai Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung itu, menjelaskan jumlah pendaftar yang tercatat saat ini masih jauh dibandingkan dengan target jumlah pendaftaran. Bambang menuturkan panitia menargetkan jumlah pelamar tahun ini sama dengan jumlah pelamar SNM PTN 2014 lalu.
 
"Tahun lalu jumlah pelamar sampai masa pendaftaran SNM PTN ditutup mencapai 800 ribu pelamar," katanya. Bambang menuturkan dalam sepuluh hari terakhir ke depan, panitia optimis jumlah pendaftar akan menunjukkan tren positif.

Sebab kecenderungannya pelamar SNM PTN lebih suka mendaftar mendekati akhir masa pendaftaran. Sambil menunggu kepastian prodi yang akan dilamar.
 
Bambang belum bisa memastikan apakah jumlah sementara pendaftar yang masih 230 ribuan itu menunjukkan gejala penurunan minat mengikuti SNM PTN. Dia memilih lebih baik masyarakat menunggu hasil akhir pendaftaran pada 15 Maret nanti.
 
Meskipun begitu panitia SNM PTN telah melakukan sejumlah studi. Diantaranya adalah siswa-siswa dengan kemampuan akademik di atas rata-rata, cenderung lebih memilih masuk PTN melalui saringan seleksi bermasa masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN). Meski ketika memilih saringan SBM PTN, mereka harus mengikuti ujian tulis.
 
Alasannya adalah mereka yakin bisa melahap soal-soal ujian tulis SBM PTN. Dengan mengikuti ujian tulis, mereka bisa menghitung atau memprediksi nilai yang bakal didapat dan peluang untuk lulus. Ketimbang mengikuti sistem SNM PTN yang seleksinya berdasarkan nilai rapor dan pertimbangan-pertimbangan lainnya.
 
Lebih lanjut Bambang mengatakan ada beberapa indikator yang bisa dipakai landasan panitia untuk memprediksi jumlah pelamar SNM PTN bakal melonjak. Diantaranya adalah dari jumlah SMA/sederajat yang ada di Indonesia.
 
Panitia SNM PTN mencatat jumlah sekolah menengah atas mencapai 19.112 unit. Data sementara sekolah yang siswanya sudah mendaftar SNM PTN baru 9.223 unit. Sehingga masih ada sekitar 10 ribu sekolah yang siswanya belum mendaftar SNM PTN. Rata-rata setiap sekolah ini memiliki 300 siswa tingkat akhir. "Mereka itu berpotensi mendaftar SNM PTN di siswa waktu sepuluh hari ke depan," jelas Bambang.
 
Bambang juga menjelaskan teknis pencetakan kartu peserta SNM PTN. Dia mengatakan 15 Maret itu adalah batas akhir pendaftaran. Bukan batas akhir pencetakan kartu peserta seleksi.
 
Untuk bisa mencetaka kartu peserta SNM PTN, siswa harus meng-input nomor peserta ujian nasional (unas) 2015. Sementara sampai kemarin belum semua siswa peserta unas mendapatkan nomor ujian.

"Nomor peserta unas diterbitkan oleh masing-masing provinsi," kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam. Dia menjelaskan ada beberapa provinsi yang sudah menerbitkan nomor peserta unas. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Divisi Humas Mabes Polri merilis kronologi bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Kampung Juata Permai, Tarakan, Kalimantan Timur, Selasa (28/9/2010). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas. Berikut konologi yang dirilis via jejaring sosial facebook oleh Divisi Humas Mabes Polri. Minggu tanggal 26 September 2010 sekitar pukul 22.30 WITA. Pada saat Abdul Rahmansyah, Warga Kel […]

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

       

  • IMPATI Salur Bantuan di Panyabungan Timur

    IMPATI Salur Bantuan di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur (IMPATI) Ahmad Husein menyalur bantuan bahan pokok ke beberapa warga yang membutuhkan, Rabu (30/12/2020). Dalam penyaluran bantuan itu turut serta beberapa pengurus IMPATI  lainnya. Bantuan yang disalurkan merupakan hasil sumbangan masyarakat di acara Tablig Akbar dan Do’a Bersama yang diselenggarakan hari Minggu lalu. “Bantuan […]

  • Pemprov Sumut Siap Dampingi Desa Sali Baru untuk Pengajuan IPR

    Pemprov Sumut Siap Dampingi Desa Sali Baru untuk Pengajuan IPR

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap memberikan pendampingan teknis proses pengajuan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) kepada Desa Sali Baru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal. Kesiapan itu termasuk pendampingan proses izin lingkungan yang menjadi fondasi utama dalam proses pengajuan IPR. Itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral […]

  • Awas, Ada Permen Bikin Mabuk!

    Awas, Ada Permen Bikin Mabuk!

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Orang tua kini harus semakin waspada terhadap jajanan untuk anak mereka. Pasalnya, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengindikasi adanya peredaran permen yang mengandung narkoba. “Petugas terus melakukan penyelidikan di lapangan. Informasinya ada beberapa merek. Namun sampai saat ini yang termonitor baru satu, mereknya Magic Pop,” kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, […]

  • Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta agar meninjau kembali atas izin IPK dan izin perinsip atas nama AN yang berlokasi di Kecamatan Ranto Baek. Karena ini, diduga penyebab terjadinya banjir bandang yang melanda 4 desa di kecamatan baru-baru ini. “Kita minta kepada Pj.Bupati Madina Aspan Sopian agar meninjau kembali izin IPK dan izin […]

expand_less