Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
  • print Cetak

Peresmian kampung Mandailing di Kampung Je¬rung Atas, Sg Petani, Kedah oleh Presiden IMAMI dan penduduk setempat

 

KEDAH, MALAYSIA (Mandailing Online) – Tidak banyak yang mengetahui keberadaan masyarakat suku Man­­dailing di Kampung Je­rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia.

Masyarakat Mandailing telah bertempat tinggal di Kedah sejak 1880. Kedah merupakan salah satu negeri di Malaysia yang berdekatan perbatasan dengan Thailand.

Untuk memeriahkan kem­bali suasana perkampungan masyarakat Mandailing itu, satu aktivitas menarik dilakukan atas inisiatif Ikatan Mandai­ling Malaysia-Indonesia (IMAMI) Cabang Kedah dan Pulau Pinang, beberapa hari Idulfitri 2017 lalu.

Program pertama yang menarik perhatian ialah jamuan Hari Raya Aidilfitri selepas upa­cara Peresmian Perkampungan Mandailing Kedah yang disempurnakan oleh Presiden IMAMI Malaysia, Dato’ Ahmad Tamimi Siregar.

Perkampungan Mandailing di Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia

Pimpinan IMAMI Cabang Kedah dan Pulau Pinang, Padzil Othman Pulungan berkata, pelbagai aktivitas lain akan dilakukan setelah lebaran ini dalam usaha memperkenalkan masyarakat itu kepada umum.

Beliau berkata, usaha itu juga inisiatif mereka untuk terus me­ngukuhkan ikatan kekeluargaan masyarakat Mandailing di Kedah.

“Saya gembira sekali karena masyarakat Mandailing yang tinggal di sekitar negeri Kedah dan Pulau Pinang memberi kerjasama dan hadir di program tersebut,” katanya.

Padzil Othman berkata, usaha-usaha akan giat dilakukan supaya aktivitas kunjung mengunjungi dapat dilakukan dalam kalangan masyarakat itu nantinya.

Padzil Othman mengingkapkan, masyarakat Mandailing saat ini menyebar di seluruh negara, tetapi generasi mudanya tidak berupaya untuk me­nguasai bahasa leluhur Mandai­ling dengan baik antara satu sama lain.

“Saya berharap seluruh anggota keluarga masyarakat Mandailing yang tinggal di 25 rumah di Kampung Jerung Atas di sini dapat mempelajari semula untuk terus bertutur bahasanya setiap hari,” katanya.

“Dulu ada kira-kira 70 rumah penduduk masyarakat Mandai­ling tinggal di sini tetapi ramai antara mereka berpindah, termasuk bekerja di tempat lain serta mengikut pasangan masing-masing setelah berkahwin,” katanya.

Ghazali Aziz (59), salah satu penduduk di kampung itu menyatakan, pelbagai peristiwa lama dikenang sejak nenek moyang mereka, terutama dari Sumatera Utara melakukan mugrasi ke Tanah Melayu antara 120 dan 150 tahun lalu.

“Bagaimanapun, banyak per­kara menarik berjaya dilakukan oleh Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia setelah ia ditubuh beberapa tahun lalu,” ujarnya.

“Asal nenek moyang masyarakat Mandailing terdiri daripada empat daerah, iaitu Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara serta satu pihak berkuasa perbandaran di Padang Sidimpuan,” katanya.

Penduduk lainnya di kampung itu, Bashariah Abdul Rahman Pulungan (57) menyatakan, dia lahir di Kampung Jerung Atas dan kini tinggal bersama keluarga di Kampung Charuk Kelian, Pulau Baling.

“Dulu ada ibu bapa berupaya bercakap Mandailing dengan baik tetapi generasi kami sudah ramai tidak boleh (bisa) lagi menguasai bahasa itu.”

“Saya berharap IMAMI dapat melakukan sesuatu selepas perjumpaan di sini,” katanya.

Seorang gadis di kampung itu, Salwa Hanim Mohd. Ghozali (24) menyatakan, dia begitu gembira sekali dengan adanya perjumpaan seperti ini.

“Saya sendiri tidak boleh (bisa) lagi bercakap bahasa Mandailing.

“Pertemuan begini begitu bermakna sekali dalam menjalin hubungan baik antara keluarga kami termasuk yang datang dari jauh dan dekat,” katanya.

Sejumlah pria Mandailing di Kampung Je¬rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah “mangalomang”

Sementara itu, Presiden IMAMI Malaysia, Dato’ Ahmad Tarmimi Siregar menyatakan, nantinya akan lebih banyak papan tanda perkampungan Mandailing akan didirikan di seluruh negara, termasuk di Johor, Perak, Negeri Sembilan dan Selangor.

“Jika anak-anak muda ada masalah, sila rujuk sahaja berkaitan dengan tata cara kehidupan masyarakat Mandailing kepada pemimpin tempatan. Sebelum ini, kehidupan masyarakat Mandailing agak diketepikan.

“Sesungguhnya, generasi baru yang lahir hari ini perlu ambil berat mengenainya dan mereka ada keluarga masing-masing serta ada adat resam sendiri,” katanya.

Sumber : Utusan Malaysia

Penerjemah : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusak Kantor Desa, Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi

    Rusak Kantor Desa, Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca protes warga desa sirambas ke Kepala Desa yang membuat kantor desa dilemapri tomat dan di segel. Kades Ilman Suhdi dikabarkan melaporkan hal tersebut ke polisi dengan tuduhan pengrusakan. Sesuai surat laporan bernomor STPL/238/B/VIII/2024/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/ POLDA SUMUT. Kepala Desa Sirambas telah melaporkan tindak pidana pengerusakan UU Nomor 01 Tahun 1946 […]

  • Nis’at Siddiq : Harun Mustafa Nasution Pigur yang Jujur

    Nis’at Siddiq : Harun Mustafa Nasution Pigur yang Jujur

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Nis’at Siddiq mengungkapkan Harun Mustafa Nasution merupakan pigur yang jujur. Hal ini diungkapkan oleh Nis’at Siddiq menilai sosok Harun yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatra Utara periode 2019-2024. “Pak Harun menurut saya adalah sosok yang […]

  • Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang ke-20 di Surakarta, Senin (25/10/2021). Dalam sambutan itu, dia antara lain menyampaikan pentingnya melakukan rekontekstualisasi sejumlah konsep fikih dalam rangka merespon tantangan zaman. Dia menambahkan bahwa ketidakstabilan sosial dan politik, perang saudara dan terorisme disebabkan oleh tindakan kelompok-kelompok […]

  • Jalan di Simpang Gambir Terancam Putus

    Jalan di Simpang Gambir Terancam Putus

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Jalan Propinsi di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kondisinya memprihatinkan karena pinggir badan jalan amblas mengancam setiap pemakai jalan yang lewat. Hal ini membuat beberapa pengemudi harus ekstra hati – hati jika melewetai jalur yang menghubungkan Batang Natal ke Lingga Bayu itu, karena kalu tidak bisa terjadi kecelakaan. Bangun, pengemudi […]

  • Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Soal UN Bukan Penentu Kelulusan MADINA; Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunggu petunjuk dari Disdik Provinsi Sumatera Utara atas rencana Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang menyatakan bahwa nilai Ujian Nasional (UN) bukan satu-satunnya penentu kelulusan siswa peserta UN. “Kalau terkait rencana BSNP itu, kami belum tahu secara akurat dan masih sebatas […]

  • Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Indomart menyatakan bahwa mereka tetap menjalani proses perizinan dalam mendirikan minimarket di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Hanya saja pihak pemkab terkesan berupaya adanya kendala dalam pemberian izin akibat adanya tekanan dari masyarakat. Manejer Minimarket Indomaret, Roy Panggabean melalui telefon seluler menjawab wartawan, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan […]

expand_less