Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
  • print Cetak

Peresmian kampung Mandailing di Kampung Je¬rung Atas, Sg Petani, Kedah oleh Presiden IMAMI dan penduduk setempat

 

KEDAH, MALAYSIA (Mandailing Online) – Tidak banyak yang mengetahui keberadaan masyarakat suku Man­­dailing di Kampung Je­rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia.

Masyarakat Mandailing telah bertempat tinggal di Kedah sejak 1880. Kedah merupakan salah satu negeri di Malaysia yang berdekatan perbatasan dengan Thailand.

Untuk memeriahkan kem­bali suasana perkampungan masyarakat Mandailing itu, satu aktivitas menarik dilakukan atas inisiatif Ikatan Mandai­ling Malaysia-Indonesia (IMAMI) Cabang Kedah dan Pulau Pinang, beberapa hari Idulfitri 2017 lalu.

Program pertama yang menarik perhatian ialah jamuan Hari Raya Aidilfitri selepas upa­cara Peresmian Perkampungan Mandailing Kedah yang disempurnakan oleh Presiden IMAMI Malaysia, Dato’ Ahmad Tamimi Siregar.

Perkampungan Mandailing di Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia

Pimpinan IMAMI Cabang Kedah dan Pulau Pinang, Padzil Othman Pulungan berkata, pelbagai aktivitas lain akan dilakukan setelah lebaran ini dalam usaha memperkenalkan masyarakat itu kepada umum.

Beliau berkata, usaha itu juga inisiatif mereka untuk terus me­ngukuhkan ikatan kekeluargaan masyarakat Mandailing di Kedah.

“Saya gembira sekali karena masyarakat Mandailing yang tinggal di sekitar negeri Kedah dan Pulau Pinang memberi kerjasama dan hadir di program tersebut,” katanya.

Padzil Othman berkata, usaha-usaha akan giat dilakukan supaya aktivitas kunjung mengunjungi dapat dilakukan dalam kalangan masyarakat itu nantinya.

Padzil Othman mengingkapkan, masyarakat Mandailing saat ini menyebar di seluruh negara, tetapi generasi mudanya tidak berupaya untuk me­nguasai bahasa leluhur Mandai­ling dengan baik antara satu sama lain.

“Saya berharap seluruh anggota keluarga masyarakat Mandailing yang tinggal di 25 rumah di Kampung Jerung Atas di sini dapat mempelajari semula untuk terus bertutur bahasanya setiap hari,” katanya.

“Dulu ada kira-kira 70 rumah penduduk masyarakat Mandai­ling tinggal di sini tetapi ramai antara mereka berpindah, termasuk bekerja di tempat lain serta mengikut pasangan masing-masing setelah berkahwin,” katanya.

Ghazali Aziz (59), salah satu penduduk di kampung itu menyatakan, pelbagai peristiwa lama dikenang sejak nenek moyang mereka, terutama dari Sumatera Utara melakukan mugrasi ke Tanah Melayu antara 120 dan 150 tahun lalu.

“Bagaimanapun, banyak per­kara menarik berjaya dilakukan oleh Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia setelah ia ditubuh beberapa tahun lalu,” ujarnya.

“Asal nenek moyang masyarakat Mandailing terdiri daripada empat daerah, iaitu Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara serta satu pihak berkuasa perbandaran di Padang Sidimpuan,” katanya.

Penduduk lainnya di kampung itu, Bashariah Abdul Rahman Pulungan (57) menyatakan, dia lahir di Kampung Jerung Atas dan kini tinggal bersama keluarga di Kampung Charuk Kelian, Pulau Baling.

“Dulu ada ibu bapa berupaya bercakap Mandailing dengan baik tetapi generasi kami sudah ramai tidak boleh (bisa) lagi menguasai bahasa itu.”

“Saya berharap IMAMI dapat melakukan sesuatu selepas perjumpaan di sini,” katanya.

Seorang gadis di kampung itu, Salwa Hanim Mohd. Ghozali (24) menyatakan, dia begitu gembira sekali dengan adanya perjumpaan seperti ini.

“Saya sendiri tidak boleh (bisa) lagi bercakap bahasa Mandailing.

“Pertemuan begini begitu bermakna sekali dalam menjalin hubungan baik antara keluarga kami termasuk yang datang dari jauh dan dekat,” katanya.

Sejumlah pria Mandailing di Kampung Je¬rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah “mangalomang”

Sementara itu, Presiden IMAMI Malaysia, Dato’ Ahmad Tarmimi Siregar menyatakan, nantinya akan lebih banyak papan tanda perkampungan Mandailing akan didirikan di seluruh negara, termasuk di Johor, Perak, Negeri Sembilan dan Selangor.

“Jika anak-anak muda ada masalah, sila rujuk sahaja berkaitan dengan tata cara kehidupan masyarakat Mandailing kepada pemimpin tempatan. Sebelum ini, kehidupan masyarakat Mandailing agak diketepikan.

“Sesungguhnya, generasi baru yang lahir hari ini perlu ambil berat mengenainya dan mereka ada keluarga masing-masing serta ada adat resam sendiri,” katanya.

Sumber : Utusan Malaysia

Penerjemah : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isu Mutasi Pejabat Eselon Mulai Merebak MADINA- Pasca pengesahan perda tentang perampingan SKPD, isu mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merebak. Informasi yang diterima METRO dari sejumlah instansi membenarkan isu mutasi pejabat itu terjadi, Hal itu dipicu adanya penyesuaian dengan Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) atau perampingan sejumlah Satuan Kerja […]

  • Pesisir timur Sumut rawan putting beliung

    Pesisir timur Sumut rawan putting beliung

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Badan Metrologi Klimitalogi dan Geofisika (BKMG) Wilayah I memperkirakan kawasan pesisir Timur Sumatera Utara, yakni Langkat, Binjai, Belawan dan wilayah lainnya rawan dilanda angin putting beliung khusudnya Bulan September hingga Oktober. Kabid Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, mengatakan, dari data BMKG, kecepatan angin ini akan berkisar 15 knot […]

  • Para Caleg Mulai Perang Poster di Panyabungan

    Para Caleg Mulai Perang Poster di Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Poster-poster para calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten mulai perang alat peraga di kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pantauan wartawan, Jum’at (16/8/2013), poster dan baliho serta spanduk para caleg ramai di sepanjang jalan protokol Panyabungan maupun taman kota. Pesan- pesan yang tertulis umumnya ucapan selamat berpuasa […]

  • Nurdin Lubis Resmi Jadi Sekda Provsu

    Nurdin Lubis Resmi Jadi Sekda Provsu

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho melantik Nurdin Lubis menjadi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut di aula Martabe Pemprov Sumut di Medan. Pelantikan dihadiri unsur muspida dan seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Sumut, dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI nomor 145/N tahun 2011 tanggal 21 September 2011. […]

  • Muspida Madina Belum Kunjungi Korban Kebakaran Kotanopan

    Muspida Madina Belum Kunjungi Korban Kebakaran Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Hingga Jum’at sore (5/6), belum satupun pejabat muspida Mandailing Natal (Madina) mengunjungi korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Hanya Muspika yang sudah berada di sana, antara lain pihak Polsek Kotanopan dan pihak Koramil. Saat ini, sebagian keluarga korban kebakaran terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat yang disediakan Badan Penanggulangan […]

  • Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi penemuan ladang ganja yang terus berulang di Mandailing Natal (Madina), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) meminta agar stakeholder duduk bersama mencari solusi terbaik. Demikian disampaikan Ketua Bidang (Kabid) Keagamaan dan Kerohanian Syamsul Hidayat Borotan, S.Pd.I kepada Mandailing Online, Senin (21/2). “Penemuan 2 hektare berisi 10.000 ribu batang ganja […]

expand_less