Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Kisruh DPRD Membahayakan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
  • print Cetak

Bupati Harus Sikapi Secara Bijak dan Serius

Ridwan Rangkuti 260912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kisruh berkepajangan di DPRD Mandailing Natal (Madina) akan membahayakan daerah jika polemik di intren lembaga legislatif itu dibiarkan berkepanjangan.

Sebab, kisruh ini sudah menjadi dua kutub, yaitu kutub Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution dan kutub Ketua DPRD Madina As Imran Haitamy Daulay.

Dua kutub ini sudah mempertontonkan kepada masyarakat sandiwara politik kotor, degalan politik murahan dan perjuangan mereka untuk mempertahankan kekuasaan, kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan partai mereka, bukan kepentingan masyarakat Madina secara luas

Bupati Madina, Hidayat Batubara harus menyikapi kondisi DPRD tersebut secara bijak dan nyata, dan dari sisi unsur Muspida bupati bisa berperan sebagai menjadi mediator dalam rangka meredam gejolak di DPRD Madina.

“Jangan biarkan kemelut tersebut berkepanjangan karena akan menghambat proses persidangan di DPRD yang pada akhirnya menghambat proses pelaksanaan program pembangunan Madina,” kata Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuti SH.MH, Selasa (25/9).

Sejumlah agenda sudah sering gagal rapat, baik rapat Badan Musyawarah maupun rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Madina 2011 yang beberapa kali diskors karma tidak quorum, hal ini tentu sangat memalukan dan melukai hati Masyarakat Madina.

“Sebagian besar anggota DPRD Madina sedang mempertontonkan kepada masyarakat sandiwara politik kotor, degalan politik murahan dan perjuangan mereka untuk mempertahankan kekuasaan, dan kepentingan pribadi, kelompok dan partai mereka, bukan kepentingan Masyarakat Madina secara luas,” ujarnya.

Ridwan menilai sejumlah anggota DPRD Madina saat tidak pantas lagi dipilih dalam pemilu 2014 mendatang. Sebab, semakin lama menjadi anggota DPRD Madina, maka semakin konyol tindak-tanduk mereka bak pelawak politik di televisi.

“Bupati Madina harus bersikap tegas dan pasti demi kepentingan Masyarakat Madina,” tegas Ridwan.

Dalam hal ini bupati bisa mengundang pimpinan DPRD, pimpinan partai politik yang ada di DPRD, pimpinin fraksi, komisi yang lama dan yang baru, duduk satu meja untuk mencari solusi yang baik, meninggalkan semua kepentingan pribadi masing- masing, kelompok maupun kepentingan partai politik, menjadikan peraturan perundang-undangan sebagai barometer mencari solusi atau dengan kesepakatan bersama. Termasuk kemungkinan membagi-bagi kekuasaan dalam tenggang waktu tertentu jika itu yang diinginkan kutib-kutib yang berseteru. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para […]

  • Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    lebih baik menggunakan nada dering yang standar. Kehadiran teknologi memang cukup menguntungkan di banyak hal. Di satu sisi teknologi mendongkrak mobilitas dan memudahkan aktivitas manusia. Namun, tak dimungkiri di sisi lain, menurut perspektif Islam, ada persoalan yang mengganjal sebagai efek dan konsekuensi dari teknologi itu. Fenomena mutakhir ini, seperti terlihat dari maraknya mp3 Alquran yang […]

  • Minta PLTP Ditutup, Mahasiswa Azan di Depan DPRD Madina 

    Minta PLTP Ditutup, Mahasiswa Azan di Depan DPRD Madina 

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa mendesak penutupan operasional pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kabupaten Madina yang dikelola PT. SMGP. Desakan itu dicuatkan dalam satu aksi unjukrasa di halaman kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (24/3/2022). Aksi juga berlanjut ke DPRD Madina. Di halaman gedung legislatif itu mahasiswa sempat mengumandangkan azan sekira 5 menit […]

  • Pemkab Madina Bantu Pengungsi Sinabung

    Pemkab Madina Bantu Pengungsi Sinabung

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) memberikan bantuan untuk pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Bantuan diserahkan Kepala Bagian Kesra Pemkab Madina, Taufik Lubis sebesar Rp. 39.620.000, kepada Kakan BPBD Karo, Asren Nasution di Hotel Sinabung, Brastagi. Menjawab waretawan, Selasa (24/12/2013) Taufik Lubis menyatakan bantuan yang diberikan merupakan kepedulian seluruh staf […]

  • Kesehatan Gratis Mulai Bergulir Di Madina

    Kesehatan Gratis Mulai Bergulir Di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kebijakan kesehatan gratis mulai bergulir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berdasar visi misi Hidayat-Dahlan. Kebijakan ditekankan di rumah sakit dan puskesmas serta klinik malaria. “Di Rumah Sakit Umum Panyabungan dan RSU Natal, jenis yang digratiskan antara lain akomodasi rawat inap pada klas III, konsultasi, operasi kecil dan sedang. Untuk jenis pelayanan rawat […]

  • TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tenaga kerja wanita asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Nurmadaniyah (16) mengaku ditelantarkan di Malaysia, meski telah empat bulan berada di negara itu. Pengakuan tersebut disampaikan orang tua kandung Nurmadaniyah, Effendi penduduk Dusun 7 Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, di Medan, Senin 29 November 2010. Sebenarnya, kata Effendi, cukup banyak masalah dengan keberangkatan […]

expand_less