Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Kisruh DPRD Membahayakan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
  • print Cetak

Bupati Harus Sikapi Secara Bijak dan Serius

Ridwan Rangkuti 260912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kisruh berkepajangan di DPRD Mandailing Natal (Madina) akan membahayakan daerah jika polemik di intren lembaga legislatif itu dibiarkan berkepanjangan.

Sebab, kisruh ini sudah menjadi dua kutub, yaitu kutub Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution dan kutub Ketua DPRD Madina As Imran Haitamy Daulay.

Dua kutub ini sudah mempertontonkan kepada masyarakat sandiwara politik kotor, degalan politik murahan dan perjuangan mereka untuk mempertahankan kekuasaan, kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan partai mereka, bukan kepentingan masyarakat Madina secara luas

Bupati Madina, Hidayat Batubara harus menyikapi kondisi DPRD tersebut secara bijak dan nyata, dan dari sisi unsur Muspida bupati bisa berperan sebagai menjadi mediator dalam rangka meredam gejolak di DPRD Madina.

“Jangan biarkan kemelut tersebut berkepanjangan karena akan menghambat proses persidangan di DPRD yang pada akhirnya menghambat proses pelaksanaan program pembangunan Madina,” kata Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuti SH.MH, Selasa (25/9).

Sejumlah agenda sudah sering gagal rapat, baik rapat Badan Musyawarah maupun rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Madina 2011 yang beberapa kali diskors karma tidak quorum, hal ini tentu sangat memalukan dan melukai hati Masyarakat Madina.

“Sebagian besar anggota DPRD Madina sedang mempertontonkan kepada masyarakat sandiwara politik kotor, degalan politik murahan dan perjuangan mereka untuk mempertahankan kekuasaan, dan kepentingan pribadi, kelompok dan partai mereka, bukan kepentingan Masyarakat Madina secara luas,” ujarnya.

Ridwan menilai sejumlah anggota DPRD Madina saat tidak pantas lagi dipilih dalam pemilu 2014 mendatang. Sebab, semakin lama menjadi anggota DPRD Madina, maka semakin konyol tindak-tanduk mereka bak pelawak politik di televisi.

“Bupati Madina harus bersikap tegas dan pasti demi kepentingan Masyarakat Madina,” tegas Ridwan.

Dalam hal ini bupati bisa mengundang pimpinan DPRD, pimpinan partai politik yang ada di DPRD, pimpinin fraksi, komisi yang lama dan yang baru, duduk satu meja untuk mencari solusi yang baik, meninggalkan semua kepentingan pribadi masing- masing, kelompok maupun kepentingan partai politik, menjadikan peraturan perundang-undangan sebagai barometer mencari solusi atau dengan kesepakatan bersama. Termasuk kemungkinan membagi-bagi kekuasaan dalam tenggang waktu tertentu jika itu yang diinginkan kutib-kutib yang berseteru. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ) – Jika terpilih jadi Bupati Madina Periode 2025 – 2030 Paslon Harun dan Ichwan Nomor Urut 1 pastikan terus rawat toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mandailing Natal. Harun Mustafa Nasution Calon Bupati Nomor Urut 1 mengungkapkan di debat terbuka jika terpilih jadi Bupati Madina dengan Pasangannya Ichwan sikap toleransi […]

  • Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Keluarga dan Generasi Muda Saat bulan suci Ramadhan kita dikejutkan kabar yang bertubi-tubi menyiksa diri. Setelah kabar tindak pidana narkoba sekarang kita dikejutkan dengan kasus tindak pidana pencabulan anak. Seorang ayah di Tapanuli Tengah tega memperkosa anak tirinya sendiri sampai hamil. Pelaku berinisial DH (35) tega mencabuli anaknya yang […]

  • PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA- Kesatuan Aksi Mahasiswa Paluta (KAMP) Paluta meminta kepada Kapoldasu dan Kejatisu untuk segera mengusut tuntas atas kerugian negara Rp30 miliar yang belum dibayarkan oleh PT BAS kepada Menteri Kehutanan melalui Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dari tahun 1999 hingga saat ini. Tak hanya itu, KAMP Paluta juga meminta kepada PT BAS […]

  • Bupati Hadiri Penyerahan DIPA di Medan

    Bupati Hadiri Penyerahan DIPA di Medan

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (2/12/2022). Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan DIPA dan TKDD Sumut tahun […]

  • Jemaah Haji Madina Tiba Di Kampung Halaman

    Jemaah Haji Madina Tiba Di Kampung Halaman

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 453 dari 455 jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang tergabung dalam kloter 11 tiba di Kota Panyabungan, Sabtu, dua orang lainnya ditunda kepulangannya karena masih sakit dan dirawat di Madina. Suasana haru meliputi kedatangan rombongan haji asal Mandailing Natal yang baru tiba. Keluarga yang sudah menunggu sejak pagi langsung berhamburan […]

  • Kepala Daerah Ramai-ramai Ajukan Izin Cuti ke Mendagri

    Kepala Daerah Ramai-ramai Ajukan Izin Cuti ke Mendagri

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menjelang kampanye akbar pemilu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku mulai banyak kepala daerah yang mengajukan izin padanya. Beberapa di antaranya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. Menurut Gamawan, beberapa menteri juga mengajukan izin ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk cuti kampanye. […]

expand_less