Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Kisruh DPRD Membahayakan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
  • print Cetak

Bupati Harus Sikapi Secara Bijak dan Serius

Ridwan Rangkuti 260912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kisruh berkepajangan di DPRD Mandailing Natal (Madina) akan membahayakan daerah jika polemik di intren lembaga legislatif itu dibiarkan berkepanjangan.

Sebab, kisruh ini sudah menjadi dua kutub, yaitu kutub Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution dan kutub Ketua DPRD Madina As Imran Haitamy Daulay.

Dua kutub ini sudah mempertontonkan kepada masyarakat sandiwara politik kotor, degalan politik murahan dan perjuangan mereka untuk mempertahankan kekuasaan, kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan partai mereka, bukan kepentingan masyarakat Madina secara luas

Bupati Madina, Hidayat Batubara harus menyikapi kondisi DPRD tersebut secara bijak dan nyata, dan dari sisi unsur Muspida bupati bisa berperan sebagai menjadi mediator dalam rangka meredam gejolak di DPRD Madina.

“Jangan biarkan kemelut tersebut berkepanjangan karena akan menghambat proses persidangan di DPRD yang pada akhirnya menghambat proses pelaksanaan program pembangunan Madina,” kata Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuti SH.MH, Selasa (25/9).

Sejumlah agenda sudah sering gagal rapat, baik rapat Badan Musyawarah maupun rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Madina 2011 yang beberapa kali diskors karma tidak quorum, hal ini tentu sangat memalukan dan melukai hati Masyarakat Madina.

“Sebagian besar anggota DPRD Madina sedang mempertontonkan kepada masyarakat sandiwara politik kotor, degalan politik murahan dan perjuangan mereka untuk mempertahankan kekuasaan, dan kepentingan pribadi, kelompok dan partai mereka, bukan kepentingan Masyarakat Madina secara luas,” ujarnya.

Ridwan menilai sejumlah anggota DPRD Madina saat tidak pantas lagi dipilih dalam pemilu 2014 mendatang. Sebab, semakin lama menjadi anggota DPRD Madina, maka semakin konyol tindak-tanduk mereka bak pelawak politik di televisi.

“Bupati Madina harus bersikap tegas dan pasti demi kepentingan Masyarakat Madina,” tegas Ridwan.

Dalam hal ini bupati bisa mengundang pimpinan DPRD, pimpinan partai politik yang ada di DPRD, pimpinin fraksi, komisi yang lama dan yang baru, duduk satu meja untuk mencari solusi yang baik, meninggalkan semua kepentingan pribadi masing- masing, kelompok maupun kepentingan partai politik, menjadikan peraturan perundang-undangan sebagai barometer mencari solusi atau dengan kesepakatan bersama. Termasuk kemungkinan membagi-bagi kekuasaan dalam tenggang waktu tertentu jika itu yang diinginkan kutib-kutib yang berseteru. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Tolak Laporan 17 Pelamar CPNS Pemko Medan

    Polda Tolak Laporan 17 Pelamar CPNS Pemko Medan

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sebanyak 4 dari 17 pelamar CPNS Pemko Medan yang kalah pada penerimaan TA 2010, didampingi kuasa hukumnya Irwandi Lubis SH dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, kecewa dengan sikap Polda Sumatera Utara yang tidak menerima laporan pengaduan mereka tentang pelanggaran Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Irwandi kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (30/01/2012) mengatakan, maksud […]

  • Berbagai Lomba Meriahkan Peringatan HAN di Madina

    Berbagai Lomba Meriahkan Peringatan HAN di Madina

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tahun mulai dari Tahun 1986. Peringatan yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Parbangunan Panyabungan, Selasa (27/9), dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba, diantaranya lomba mewarnai, melukis dan bernyanyi  bagi anak – anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). […]

  • Bupati Madina Diminta Realisasikan Janji Revisi Peta Hutan

    Bupati Madina Diminta Realisasikan Janji Revisi Peta Hutan

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Ketua Forum Keluarga Besar Batang Natal (FKBBN) Mara Halim Nasution meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Hidayat untuk segera merealisir janjinya merevisi peta hutan lindung, taman nasional serta hutan produksi di Kabupaten Madina khususnya yang berada di Kecamatan Batang Natal karena dinilai melanggar Pasal 36 ayat 1 dan 2 UU No 39/1999 tentang Hak […]

  • Paslon Harun-Ichwan Kunjungi Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili di Panyabungan

    Paslon Harun-Ichwan Kunjungi Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Sebelum menghadiri pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal yang akan berlangsung siang ini 23/9 di Gedung Serbaguna Amru Daulay. Pasangan Calon Bupati Harun- Ichwan menyempatkan diri menghadiri pengajian Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili cabang Baitul Bukhori di Kampung Bargot Panyabungan III. “Pagi […]

  • Gedung Malaria belum difungsikan

    Gedung Malaria belum difungsikan

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gedung Malaria dikecamatan Natal meskipun telah selesai dibangun namun sampai saat ini belum difungsikan padahal, warga masyarakat kecamatan natal sangat membutuhkan pelayanan kesehatan khususnya dalam penanggulangan penyakit malaria (MOL)

  • KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Divisi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih terus menelaah laporan pengaduan dugaan korupsi Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro yang disampaikan “Masyarakat Peduli Dairi” pertengahan Januari lalu. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelaahan sangat diperlukan sebagai pintu masuk bagi upaya penanganan dugaan korupsi. Karena itu prosesnya juga tidak dapat […]

expand_less