Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN : Tenaga kerja wanita asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Nurmadaniyah (16) mengaku

ditelantarkan di Malaysia, meski telah empat bulan berada di negara itu.

Pengakuan tersebut disampaikan orang tua kandung Nurmadaniyah, Effendi penduduk Dusun 7 Desa Bogak, Kecamatan

Tanjung Tiram, Batubara, di Medan, Senin 29 November 2010.

Sebenarnya, kata Effendi, cukup banyak masalah dengan keberangkatan anaknya tersebut ke Malaysia yang menggunakan

jasa PT Sentosa Karya Adhitama yang berkantor di Jalan Kasuari, Kecamatan Medan Sunggal.

Ia menjelaskan anaknya tersebut diberangkatkan menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia tanpa izin orang tua

karena masih di bawah umur yakni 16 tahun.

Pihaknya hanya mengetahui keberangkatan itu setelah anaknya telah berada di Malaysia dengan menggunakan jasa

Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang memiliki cabang di Batubara tersebut.

Setelah empat bulan berada di Malaysia, Nurmadaniyah masih belum dipekerjakan sesuai janji PT Sentosa Karya

Adhitama yakni di PT Jabil di Penang yang bergerak dalam produksi elektronik.

Ironisnya lagi, Nurmadaniyah tidak dapat bepergian ke tempat lain untuk meminta bantuan untuk dipulangkan ke

Indonesia karena surat-surat keberangkatannya dikuasai PJTKI itu.

Nurmadaniyah telah beberapa kali meminta keluarganya untuk mengurus kepulangannya ke tanah air karena merasa tidak

nyaman di negara tetangga tersebut tanpa memiliki pekerjaan yang pasti sejak juli 2010.

“Tadi malam pun dia menelepon supaya dipulangkan,” katanya.

Effendi mengaku pihak keluarganya telah berulang kali mendatangi kantor cabang PJTKI tersebut yang berada di

Batubara agar memulangkan Nurmadaniyah ke tanah air.

Pihaknya selalu merasa kecewa karena selalu tidak menepati janji. “Mereka selalu mengatakan akan memulangkan

Nurmadaniyah, tetapi tidak pernah terpenuhi,” kata Effendi.

Pimpinan PT Sentosa Karya Adhitama Rudolf Sukamdi yang dihubungi mengatakan, pihaknya tidak pernah menelantarkan

TKW yang diberangkatkan melalui perusahaan tersebut.

Rudolf menjelaskan, Nurmadaniyah tidak dapat bekerja karena gagal “fomema” dalam uji kesehatan sehingga

direncanakan akan dipulangkan ke tanah air.

Pihaknya belum dapat melaksanakan pemulangan Nurmadaniyah tersebut disebabkan belum mendapatkan “memo check

out” dari pihak imigrasi.

Pelampiran memo “check out” merupakan persyaratan pemulangan TKW. “(Memo check out) itu yang belum keluar. Jadi,

kami menunggu itu supaya bisa dipulangkan secara resmi,” katanya.

Rudolf juga menyatakan telah menjelaskan kendala dalam pemulangan Nurmadaniyah tersebut kepada pihak keluarganya di Batubara.(an)
Sumber : Sumut POs

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Laporkan LHKPN, Anggota DPRD Terpilih Terancam Tertunda Dilantik

    Tak Laporkan LHKPN, Anggota DPRD Terpilih Terancam Tertunda Dilantik

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Dari 40 Orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Periode 2024 – 2029 Kabupaten Natal yang terpilih, hari ini Selasa, (16/07) baru 14 orang yang menyerahkan berkas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Hal itu dikatakan Muhammad Yasir selaku Divisi Tekhnis Penyelenggara KPU Madina. “Sampai dengan hari […]

  • Meninjau Kembali “Eksperimentasi” Pilkada Langsung Di Indonesia

    Meninjau Kembali “Eksperimentasi” Pilkada Langsung Di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pilkada melalui perwakilan DPRD menurut saya merupakan pilihan rasional di tengah-tengah situasi yang ”berisik’ akibat dari ’politik sebagai panglima’ yang mengakibatkan terbengkelainya pembangunan ekonomi sekarang ini. Oleh: Tri Ratnawati Di era ‘kapitalisasi pilkada’ saat ini, figur-figur berduit atau yang dipasoki dana oleh pihak lain, peluang mereka untuk memenangi pilkada langsung cenderung besar dengan cara money […]

  • Sejumlah Makna di Kunjungan Silaturrahim Mandailing Malaysia

    Sejumlah Makna di Kunjungan Silaturrahim Mandailing Malaysia

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kunjungan kali ini memiliki makna banyak dalam usaha mempererat hubungan persaudaraan antara etnis Mandailing di Malaysia dengan saudara mereka di tanah leluhur Mandailing yang sudah lama terpisahkan oleh dua negara,” kata Kuasa Perwakilan Mandailing Malaysia di Madina, Dahlan Batubara, Jum’at (23/11). Kunjungan silaturrahim sekitar 90 orang etnis Mandailing di Malaysia itu […]

  • Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) kian tak terbendung. Kali ini sejumlah tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina) di Jakarta sepakat ‘turun gunug’ untuk memenangkan SAHATA menjadi bupati dan wakil bupati pada Pilkada Madina 2024. Dukungan putra-putra terbaik Madina yang berkiprah […]

  • Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) : Kebijakan bupati Madina menyurati polres untuk menangguhkan penahanan terhadap Kadis Perhubungan Madina Harlan Batubara tersangka korupsi, merupakan langkah keliru. “Seharusnya bupati bukan membuat surat permohonan penangguhan penahan, karena yang paling pas seharusnya bupati itu menonaktifkan Kadishub,” kata pengacara DR.H.Razman Arif Nasution, SH, S.Ag. MA (PHD) yang dilansir surat kabar Malintang Pos […]

  • Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan Madina Masuk Kejaksaan Agung

    Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan Madina Masuk Kejaksaan Agung

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal ke Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (23/5/2016). “Kami memperkirakan kerugian Negara di SKPD ini pada APBD Tahun 2014, setidaknya Rp7,3 miliar,” kata Ardian N, jubir ARPM. Aliansi Rakyat Peduli Madina diterima oleh Firmansyah, SH, Kepala Bagian […]

expand_less