Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak

.
PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya.

Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para siswa dibebankan membayar dana tersebut sebesar Rp 15 ribu. Sementara itu, jumlah siswa di sekolah yang terletak di Jalan Merdeka itu mencapai 1200 orang.

Salah seorang ortu siswa yang tidak bersedia disebut namanya, mengaku dana itu dikutip tanpa melalui adanya surat resmi dari pihak sekolah. Menurutnya, pengutipan itu sudah berlangsung setiap tahunnya, dengan alasan menyambut Hari Guru.

“Memang jumlahnya tidak terlalu besar, namun pengutipan yang dilakukan dinilai tidak transparan,” ujarnya.

Dikatakannya, para guru seharusnya meningglkan ‘budaya’ pengutipan dana tersebut, dan harus bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, kehidupan guru saat ini sudah sangat mapan, dengan berbagai hak-hak yang diberikan pemerintah seperti dana sertifikasi, maupun tunjangan lainnya.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini juga berharap agar pengutipan dana Hari Guru itu menjadi perhatian Walikota Hulman Sitorus, karena mencerminkan tidak mendidik dan memajukan dunia pendidikan di Kota Pematangsiantar.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1, Panahatan Hutapea yang dihubungi melalui telepon selulernya tidak bersedia mengangkat, termasuk menjawab pesan singkat mengenai pengutipan dana tersebut.

Pengutipan dana Hari Guru ini juga terjadi di SMP Negeri 4 Kota Pematangsiantar, dimana para siswa dibebankan Rp 10 ribu. Bahkan diduga pengutipan dana ini juga merata dilakukan di sekolah-sekolah negeri baik dari semua tingkatan.

Sementara itu, Kepsek SMP Negeri 4, Jhon Edy Situmorang saat dikonfimasi mengatakan, telah memerintahkan melalui Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan, agar pengurus OSIS mengembalikan dana tersebut kepada siswa. (js)
Sumber : Ekspos News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikhwanul Muslimin, Mesir dan Kemerdekaan Indonesia

    Ikhwanul Muslimin, Mesir dan Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PERAN MESIR YANG DIPELOPORI OLEH IKHWANUL MUSLIMIN SANGATLAH BESAR DAN BERARTI BAGI KEDAULATAN RAKYAT INDONESIA. SEBAB ATAS DESAKAN IKHWANUL MUSLIMIN LAH PEMERINTAH MESIR MENJADI NEGARA PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA. (Dikutip dari arrahmah.com) Sebelum tanggal 22 MARET 1946 Indonesia selalu diklaim Belanda sebagai masalah dalam negeri negara penjajah itu. Belanda tetap mengklaim Indonesia sebagai […]

  • Usung Muhaimin Capres 2024, PKB Madina Perkuat Konsolidasi

    Usung Muhaimin Capres 2024, PKB Madina Perkuat Konsolidasi

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa Mandailing Natal menggelar halalbihalal bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) di Aula Riyadhoturohman, Panyabungan, Kamis (2/6/2022). Halalbihalal dengan Gus Muhaimin dihelat secara virtual dan diikuti olen para pengurus DPW dan DPC PKB seluruh Indonesia. Di Madina, halalbihalal dihadiri Ketua DPC PKB Khoiruddin Faslah […]

  • SDN 100760 Terancam Roboh

    SDN 100760 Terancam Roboh

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiang Lapuk, Plafon Bolong, Atap Bocor Sektor pendidikan adalah salahsatu prioritas pembangunan nasional. Sayangnya, sarana pendidikan seperti, bangunan SDN 100760 Kecamatan Arse, Tapsel terancam roboh. Pasalnya, selain atap tiga ruangan bocor, plafon banyak yang bolong bahkan tiang penyangga atap lapuk. Jika bangunan sekolah ini tidak segera diperbaiki pemerintah, dikhawatirkan atap dan plafon sekolah itu akan […]

  • KPK Geledah Rumah Keluarga Surung

    KPK Geledah Rumah Keluarga Surung

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah salah satu rumah mewah di Medan, Senin (3/6). Rumah itu diketahui milik keluarga pengusaha Surung Panjaitan, di Jalan KH Ahmad Dahlan No.9 Medan. Surung Panjaitan merupakan salah satu tersangka dugaan suap senilai Rp1 miliar kepada Bupati Madina (tersangka), terkait dugaan korupsi dana BDB di Pemkab Madina yang […]

  • Korupsi & Pelayanan Publik Daerah

    Korupsi & Pelayanan Publik Daerah

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hasil survei KPK dan TII secara bersamaan menempatkan Medan sebagai kota yang korup dan buruk pelayanan publiknya Tanggal 1 November 2010 KPK telah mempublikasikan hasil survei terhadap instansi pusat, instansi vertikal dan pemerintah daerah yang disebut Indeks Integritas Nasional (IIN) 2010. Ini merupakan indeks gabungan antara nilai rata-rata di instansi pusat, instansi vertikal dan Pemko. […]

  • Sejumlah Proyek Jalan tahun 2025 di Madina Diduga Dikerjakan Group Perusahaan Milik Tersangka Kasus Suap Jalan di Sumut

    Sejumlah Proyek Jalan tahun 2025 di Madina Diduga Dikerjakan Group Perusahaan Milik Tersangka Kasus Suap Jalan di Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): dari beberapa paket proyek pengaspalan jalan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun anggaran 2025, diduga sebagian besar pekerjaan proyek tersebut dikerjakan perusahaan yang bergabung dalam PT Dalihan Natolu Group ( DNG ). PT Dalihan Natolu Group sendiri diketahui sebuah perusahaan kontruksi di Tapanuli Selatan yang sedang berurusan dengan […]

expand_less