Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

BPKP gelar perkara PS Sidimpuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
  • print Cetak


PADANGSIDIMPUAN – Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumatera Utara melakukan gelar perkara dugaan korupsi Persatuan Sepakbola Padangsidimpuan (PS Sidimpuan).

Gelar perkara itu bertujuan untuk menghitung seberapa besar kerugian negara pada dugaan korupsi manipulasi dana dan data yang kini ditangani Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan pihak kejaksaan, kerugian negara pada perkara yang terjadi di tahun anggaran 2008-2009 ini mencapai Rp3,2 miliar.

“Kalau tidak ada halangan, besok kita akan ekspos perkara ini di BPKP Sumut. Sehingga BPKP dapat menghitung besarnya kerugian negara pada dugaan korupsi PS Sidimpuan,” kata Kajari Padangsidimpuan, Indrasyah Johan, tadi malam.

Dalam perkara ini, kata Kajari, pihaknya sudah menetapkan dua orang tersangka HAN dan HMS. Pemeriksaannya sudah rampung dan tinggal menunggu penghitungan kerugian negara oleh BPKP.

Kemudian, lanjutnya, jika sudah ada hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP, maka perkara ini akan dilanjutkan ke persidangan atau dilimpahkan ke pengadilan.

Kajari juga mengungkapkan, perkara ini memiliki calon tersangka yakni mantan Kadis Pemuda Olahraga Kota Padangsidimpuan yang kini menjabat anggota DPRD Tapsel berinisial AID.

“Yang bersangkutan belum dapat kita periksa, karena belum mendapat izin dari Gubsu. Pasalnya, yang bersangkutan merupakan anggota DPRD yang untuk memeriksanya harus ada izin Gubernur,” katanya.

Menurut Kajari, pihaknya sudah dua kali melayangkan surat permohonan izin persetujuan pemeriksaan AID sebagai anggota DPRD Tapsel kepada Gubsu. Namun hingga kini belum ada jawaban persetujuan dari Gubsu.

Sebelumnya pada 15 Juli lalu, kasus PS Sidimpuan sudah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kejari Padangsidimpuan telah menetapkan dua tersangka.

HAN merupakan mantan wakil manajer dan HMS merupakan mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Pemko Padangsidmpuan. Kejari sudah memintai keterangan sejumlah saksi dari pengurus PSKPS yang kemudian namanya berubah pada 2008 menjadi PS Sidimpuan.

Adapun rincian dugaan korupsi tahun 2008 sebesar Rp2 miliar dan tahun 2009 Rp740 juta, dan sekarang bertambah lagi sebesar Rp500 juta. Sehingga total keseluruhan mencapai Rp3,2 milliar.
Sumber : waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Tambang emas tradisional di Desa Hutabargot Julu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Senin dini hari (5/2) longsor. Dikabarkan, sedikitnya 50 orang penambang emas tradisional tertimbun longsor, dan hingga Senin sore, masih belum dapat dievakuasi. Lomo Lubis, salah seorang warga yang turut melakukan evakuasi, saat diwawancarai wartawan, mengatakan, kejadian […]

  • Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online –Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pemkab Madina, Ruly Andriady ST, memastikan bahwa proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, yang dibangun dari APBD tahun 2022, statusnya belum ada pelepasan aset. “Sudah dicek dan benar ada pembangunan jalan lingkungan di desa Jambur Baru Batang Natal tahun […]

  • Sedang Nyari Emas, Dua Warga Lubuk Sibegu Tewas Tertimbun Material Tanah

    Sedang Nyari Emas, Dua Warga Lubuk Sibegu Tewas Tertimbun Material Tanah

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Dua Pria asal Lubuk Sibegu kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal (Madina) tewas tertimbun material tanah saat sedang mencari emas di pinggiran sungai batang gadis. Kejadiannya sekitar pukul 17:00, senin sore 8/7/2024. Kata Warga yang minta identitasnya dirahasiakan. Lokasi kejadian Memang selain tempat pengambilan pasir dan batu, juga dibuat tempat mencari […]

  • Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Banjir bandang dari sungai aek baru di desa aek baru Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) sore ini  Senin 13/11/2023 mengakibatkan jembatan desa nyaris putus. Arus sungai yang besar membuat bram jembatan nyaris terpisah dengan bantalan jembatan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, […]

  • Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mandailing Online ): Praktek pembiaran terhadap pelaku tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus membawa korban. Kali ini seorang pekerja tambang ditemukan tidak bernyawa tertimbun material longsor di areal pertambangan. ” pak ini ada korban longsor di lokasi tambang emas. Dia ditemukan sudah meninggal tertimbum material […]

  • Kejagung Geledah Kantor PLN Sumbagut

    Kejagung Geledah Kantor PLN Sumbagut

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pembangkit Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jalan Titi Kuning, Kilometer 5,5 Nomor 30 Medan, Selasa (24/9). Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, penggeledahan dilakukan tim penyidik sebagai tindaklanjut pengembangan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Life Time Extension (LTE) Major Overhauls […]

expand_less