Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Sininjom MBG Terus Beroperasi. Sulitnya Akses Lokasi Diduga Disengaja Pelaku Untuk Menghindari Petugas

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
  • print Cetak

Photo ini diambil warga saat alat berat milik penambang emas ilegal beroperasi bebas di sungai siulang aling kawasan Sininjom Desa Ranto Panjang.( photo warga )

Muara Batang Gadis ( Mandailing Online) : Aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat dikawasan hutan taman nasional batang gadis tepatnya di siulangaling sininjom, Desa Ranto Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi. Sulitnya jangkauan kelokasi mungkin menjadi salah satu cara pelaku melakukan aktifitas penambangan di lokasi secara bebas.

Sumber Mandailing Online di warga desa lubuk kapundung II yang merupakan desa tetangga lokasi aktifitas tambang beroperasi menyebutkan. Perjalanan kaki dari desa ranto panjang ke lokasi sejauh 10 jam dengan menelusuri hutan.

” Kalau alat berat itu diduga masuknya dari desa saleh baru. Untuk ke lokasi memang butuh 3 hari alat berat itu sampai ke lokasi, ” Kata warga desa lubuk kapundung II yang enggan disebut namanya.

Kalau petugas ingin masuk keloksi kata warga disarankan untuk membawa senjata, karena menuju lokasi dipastikan akan bertemu dengan binatang buas seperti harimau.

Dugaan sementara ada dua pelaku utama tambang emas ilegal ini. Mereka sebagai pemodal. Keduanya bahkan bersetatus sebagai aparat desa.

Kapolsek Muara Batang Gadis Iptu Akmaluddin Nasution yang dikonfirmasi mengaku telah membuat Lapsus dan laporan informasi ke pimpinan terkait informasi aktifitas tambang emas ilegal tersebut.

Seperti diketahui, aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat tersebut sudah sebulan terakhir beroperasi. Alat berat itu melakukan aktifitas pencarian emas di sungai siulangaling sininjom.

Ada satu unit alat berat yang kedapatan warga beroperaai dilokasi. Akibatnya warga yang berda di sepanjang aliran sungai siulang aling merasa kuwatir terhadap aktifitas pertambangan memakai alat berat tersebut. Warga mengaku takut akan banjir bandang kembali menghantam desa desa di daerah itu seperti desa Hutaimbaru, Desa lubuk kapundung dan Lubuk Kapundung II serta desa ranto panjang.( fikri)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan PLN Belum Ada ke Sopo Batu

    Jaringan PLN Belum Ada ke Sopo Batu

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak pemerintah daerah segera memperioritaskan peningatan jalan dan membuka jaringan PLN ke Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan. Desaan itu dicuatan Sahriwan alias Kocu pada sidang paripurna DPRD Madina dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD Madina, Rabu, (13/5). “ Sejak Indonesia merdeka sampai sekarang, desa […]

  • Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

    Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

    • calendar_month Selasa, 14 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan Idul Fitri atau 1 Syawal pada Sabtu sore (18/8) mendatang, kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, hari ini. Pernyataan Menag itu disampaikan seusai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jalan Medan Merdeka […]

  • Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) masih banyak perkebunan yang diduga dengan sengaja melalaikan tanggungjawab membangun plasma untuk masyarakat sekitar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Itu diungkapkan Ali Mutiara Rangkuty, tokoh masyarakat Pantai Barat Madina yang juga mantan anggota DPRD Madina kepada wartawan,Rabu (22/10/2014) di Panyabungan. “Terdapat beberapa agenda yang masih jalan ditempat […]

  • Poldasu tinjau lokasi PT SRL

    Poldasu tinjau lokasi PT SRL

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS, (MO) – Kedatangan Komisaris Polisi Khairul dari Reskrim Polda Sumut, didamping oleh Kapolsek Aek Nabara (Barumun AKP. S. Siregar), Kanit Reskrim Polsek Aek Nabara Barumun (IPDA. Lubis) dan empat anggota kepolisian berpakaian preman mendatangi Masyarakat Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun, kabupaten Padang Lawas. Informasi diterima hari ini, kedatangan Kompol Khairul ingin […]

  • Rakyatlah Yang Selalu Salah

    Rakyatlah Yang Selalu Salah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing Pemerintah mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang sebesar Rp87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus positif Covid-19 saat ini semakin banyak dengan jumlah penambahan rata-rata per hari di atas 1000 kasus. Melalui Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan kasus positif saat […]

  • Gemmpar Desak Bupati Copot 4 Pejabat Terlibat Spanduk Narkoba Bupati

    Gemmpar Desak Bupati Copot 4 Pejabat Terlibat Spanduk Narkoba Bupati

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PABYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Madina didesak menonaktifkan 4 pejabat yang terindikasi terlibat dalam kasus spanduk sabu-sabu Bupati Hidayat Batubara. Demikian ditegaskan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Aparatur Negara (Gemmpar), Ramlan T Daulay, S.Sos, Kamis (3/7/2014) di Panyabungan. Spanduk itu berisi tulisan tuduhan terhadap bupati Madina pemakai narkoba jenis sabu-sabu yang terpampang di […]

expand_less