Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Instansi Rawan Korupsi di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
  • print Cetak


JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk lebih fokus memantau instansi-instansi pemerintah yang sangat rawan dengan tindakan korupsi.

Pernyataan Presiden itu disampaikan Wakil Ketua KPK M Jasin dalam keterangan pers seusai diterima oleh Presiden di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (30/11/2010). Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah menteri terkait, Jasin menyampaikan surat undangan kepada Presiden untuk membuka konferensi nasional mengenai pemberantasan korupsi yang diadakan oleh KPK, Rabu (1/12/2010).

Konferensi ini untuk memantau perkembangan laporan setiap instansi pemerintah dan lembaga pemerintah nondepartemen, bahkan BUMN, sejauh mana upaya mereka dalam pencegahan korupsi.

”Presiden menyampaikan agar sedapat mungkin dapat ditingkatkan pemberantasan korupsi di instansi-instansi yang paling rawan korupsinya, seperti di perpajakan, Bea dan Cukai, serta pengadaan barang dan jasa. Bahkan, termasuk pengadaan barang dan jasa yang dilakukan TNI pun diharapkan bisa dipantau,” ujar Jasin.

Ditanya pers, Jasin mengakui, KPK belum secara mendalam melakukan pemantauan terhadap proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan TNI. ”Kelihatannya belum. TNI juga memang belum menggunakan sistem pengadaan barang dan jasa melalui elektronik,” tambahnya, saat ditanya mengenai sistem elektronik untuk pengadaan barang dan jasa.

Jasin mengakui, sampai saat ini tercatat baru 193 instansi yang menggunakan sistem elektronik dalam pengadaan barang dan jasa. Hingga kini indikasi penyimpangan dana dalam pengadaan barang dan jasa mencapai 30-40 persen.

”Jika—katakanlah—pengadaan barang dan jasa dananya di APBN sampai Rp 400 triliun, dengan penyimpangan sampai 30 persen saja itu berarti sepertiganya dari Rp 400 triliun atau Rp 100 triliun lebih disalahgunakan. Jika hal itu bisa dicegah, akan banyak sekali dana yang bisa diselamatkan dan bisa dialokasikan untuk program kesejahteraan rakyat,” papar Jasin.

Terhadap aspek perekonomian, seperti proses perizinan dan perdagangan serta investasi, Jasin mengatakan, Presiden juga meminta KPK ikut mencegah terjadinya tindakan korupsi. ”Jika ada korupsi, hal itu akan menghambat perekonomian itu sendiri. Jadi, jangan sampai ada korupsi agar terjadi kondisi perekonomian yang sehat,” tuturnya.

Mengenai sistem penerimaan negara, Jasin menyebutkan, Presiden Yudhoyono juga meminta KPK untuk memerhatikannya. ”Mekanisme penerimaan negara yang menghasilkan APBN atau yang menghasilkan penerimaan negara ini harus dipantau dan jangan sampai bocor,” demikian dikatakan Jasin. Jasin menambahkan, dari 22 kepala daerah yang tengah diperiksa KPK, indikasi pelanggaran yang dilakukannya adalah pengadaan barang dan jasa, selain penyalahgunaan anggaran. (*)
Sumber : Tribun News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Pembunuhan di Muara Sipongi, Satu Rumah Dibakar Massa

    Buntut Pembunuhan di Muara Sipongi, Satu Rumah Dibakar Massa

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Pembunuhan sadis terhadap Abdullah (22) di Muara Sipongi, Mandailing Natal Senin lalu, berbuntut panjang. Satu rumah dibakar massa pada Selasa (2/2) malam. Rumah yang dibakar adalah milik Yadni di Dusun Ai Molili Desa Ranjau Batu. Yadni merupakan orangtua kandung H, pria yang diduga warga sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap Abdullah. Informasi yang […]

  • Dana Desa Bobol Melalui Harga Material

    Dana Desa Bobol Melalui Harga Material

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh desa di Kabupaten Madina menerapkan Harga Satuan Kabupaten dalam penetapan harga material untuk pembangunan fisik yang didanai Dana Desa. “Penerapan HSK itu jelas-jelas merugikan keuangan negara,” kata Ketua DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Madina, Henri Husein kepada Mandailing Online di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (25/10/2019). Contoh kerugian keuangan […]

  • Koperasi Mitra Manindo Kian Energik, Buka Kantor di Kotanopan dan Siabu

    Koperasi Mitra Manindo Kian Energik, Buka Kantor di Kotanopan dan Siabu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Setelah enam tahun menapak dan menggeliat berjuang melawan bank rentenir yang mencekik pelaku usaha, Koperasi Mitra Manindo yang berbasis syariah makin energik dengan mengelola dana senilai Rp 5 milyar. Selain sudah membuka dua kantor kas di Panyabungan, jasa keuangan syariah ini juga sudah membuka kantor di Siabu dan Kotanopan. Dalam […]

  • Bupati Madina Serahkan Urusan Penonaktifan ke Menteri

    Bupati Madina Serahkan Urusan Penonaktifan ke Menteri

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Bupati Mandailing Natal Muhammad Hidayat Batubara menyerahkan urusan penonaktifannya sebagai kepala daerah pada pemerintah pusat. Pernyataan ini disampaikan Hidayat usai menjadi saksi kasus suap dengan terdakwa PT Bumi Lestari Surung Panjaitan di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (25/9/2013). Selama kurang lebih tiga jam. Namun ia tetap kukuh menyatakan, uang Rp 1 miliar dari Surung […]

  • Korupsi Rp18 Juta, Eks Kepala SD Divonis 3 Tahun Penjara

    Korupsi Rp18 Juta, Eks Kepala SD Divonis 3 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Mantan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 101730 Muara Upu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Ali Imron Siregar, hanya bisa tertunduk lesu saat dijatuhi vonis tiga tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan Ahmad Guntur SH, Selasa (03/01/2012). Selain kurangan badan, terdakwa juga dikenakan denda Rp50 juta subsider 2 bulan dan membayar […]

  • Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 23Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) Warga merusak sebagian fisik kantor Mapolsek. Kaca penyekat ruangan di bagian pos pecah. Sementara kantor Unit Lantas Panyabungan yang berjarak sekira 200 meter dari mapolsek juga kena sasaran amuk massa. Saat massa melewati unit lantas ini […]

expand_less