Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Silangit Koi: Wisata 3 Dimensi di Kotasiantar Panyabungan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
  • print Cetak

KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Keinginan Pemerintah Daerah Mandailing Natal (Madina) menjadikan Bumi Gordang Sambilan sebagai kota wisata tidak akan tercapai tanpa dukungan masyarakat. Spot-spot wisata dengan pengelolaan secara individual sangat dibutuhkan kehadirannya. Terlebih potensi wisata Madina sangat luar biasa.

Dukungan para pengusaha atau badan-badan usaha desa dalam membentuk spot wisata baru akan memberikan dampak positif tidak hanya untuk terwujudnya Madina Kota Wisata. Namun, juga akan membantu terbukanya lapangan kerja dan munculnya pelaku ekonomi kreatif.

Wisata sawah berbasis ekonomi kreatif dan bina padi dengan mengedepankan kearifan lokal di Kotasiantar Panyabungan bisa menjadi contoh. Wisata dengan konsep tiga dimensi ini sangat layak dikunjungi oleh wisawatan lokal. Tempat wisata yang terletak di Banjar Silangit Kotasiantar ini menawarkan tempat yang nyaman, tenang dan jauh dari kebisingan kota.

Tempat yang dikenal dengan Silangit Koi ini pilihan tepat buat Anda yang ingin menikmati waktu bersama keluarga. Silangit Koi juga sangat cocok menjadi pilihan untuk tempat rapat bersama rekan satu kantor, kolega, rekan bisnis atau sekadar nongkrong.

Para pengunjung akan dimanjakan dengan menu makanan khas Mandailing seperti daun ubi tumbuk, lupis, pecal giling dan aneka masakan ikan air tawar. Beberapa jenis ikan bahkan bisa langsung ditangkap di tempat.

Selain itu, pengunjung juga bisa memberi pakan ikan secara langsung sembari menyentuh ikan mas koi di kolam yang disediakan. Di samping kolam ikan ada satu petak sawah sebagai sarana bina padi. Kemudian ada juga budidaya ikan koi dan ikan mera (jurung). Tempat wisata yang hanya berjarak sekitar 2 Km dari pusat Kota Panyabungan ini memiliki Kampung Tenun sehingga pengunjung bisa secara langsung melihat proses penenunan.

Untuk remaja yang gemar upload foto di media sosial, Silangit Koi menawarkan banyak spot foto bagus. Kombinasi bunga, kolam, pondok beratap ijuk, dan desain modern akan sangat menunjang hasil foto yang instagramable.

Kehadiran Silangit Koi bukan hanya sebagai tempat wisata tetapi juga turut memberi kontribusi bagi pergerakan ekonomi masyarakat dan terbukanya lapangan kerja. Jadi, buat yang ingin melepas penat dari rutinitas atau ingin menikmati suasana yang tenang dan nyaman, Silangit Koi adalah pilihan yang direkomendasikan.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Belum Tuntaskan Batas Kecamatan Bermasalah

    Pemkab Madina Belum Tuntaskan Batas Kecamatan Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejauh ini belum menetapkan tata batas yang bersifat final, baik tata batas antar kecamatan maupun antar desa. Tata batas berpolemik di Madina sebagai dampak rangkaian pemekaran kecamatan maupun pemekaran desa di masa pemerintahan Bupati Amru Daulay. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Madina, Hasan Basri Rangkuty kepada […]

  • Musrenbang Madina Sinkronkan Program Usulan Pembangunan

    Musrenbang Madina Sinkronkan Program Usulan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Untuk melahirkan sebuah percepatan dan perluasan pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal melalui Badan Perencanaan Daerah selenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten. Musrenbang Kabupaten Mandailing Natal tahun 2016 ini mengangkat tema Percepatan Pengentasan Desa Tertinggal dan Terpencil Dengan Didukung Pembangunan Infrastruktur Ekonomi dan Sosial Budaya […]

  • Galundung Kian Mencemaskan

    Galundung Kian Mencemaskan

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Unit-unit gelondong batuan emas (galundung dalam bahasa Mandailing-red) kian mengkhawatirkan kerena sudah lama menyebar di pemukiman padat penduduk di Mandailing Natal. Sejauh ini pemerintah daerah terkesan diam membisu. Bahaya mercuri dari limbah gelondongan sangat luar biasa bagi generasi yang akan datang. “Ini dampak negatif dari tambang-tambang liar di Huta Bargot dan […]

  • Bertemu, Delegasi Riau-Sumut Selalu Ribut

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Upaya mencari kesepakatan terkait sengketa tapal batas antara Sumut dengan Riau, lumayan panas. Setiap kali dipertemukan, delegasi kedua pihak selalu ribut. Ini untuk sengketa batas antara Labuhanbatu Selatan dengan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut. Nah, daripada ribut terus jika dipertemukan, untuk […]

  • IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

    IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 17 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan etnis Mandailing Malaysia tahun ini akan kembali menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing, Sumatera Utara, Indonesia. Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI). Jumlah rombongan “Mulak Tu Huta” tahun 2018 ini sebanyak sekitar 80 orang, hampir menyamai jumlah […]

  • Tahanan Lapas II B Sidempuan kabur

    Tahanan Lapas II B Sidempuan kabur

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG SIDEMPUAN, (MO) – Seorang tahanan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Salambue, Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara, Senin, 8 April malam. Tahanan yang diketahu bernama Agustinus Arefa itu kabur setelah menjebol asbes penjara. Pemuda yang ditahan pada 26 Maret lalu kemudian memanjat tembok dengan mengunakan tali. Agustinus kabur saat petugas Lapas minim pengawasan, karena […]

expand_less