Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Presiden Jokowi Awasi Pembangunan Listrik 35.000 MW di Seluruh Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2015
  • print Cetak

 

JAKARTA (Mandailing Online)  – Presiden Jokowi mengatakan akan mengawasi pembangunan proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt di seluruh Indonesia agar dapat terrealisasi tepat waktu.

Presiden juga menghimbau gubernur, bupati/walikota  yang wilayahnya dijadikan lokasi proyek untuk  membantu mempermudah perizinan dan membantu proses pembebasan lahan.

Proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt senilai 1.100 triliun ini diharapkan selesai pada 2019. Demikian dikatakan Presiden Jokowi dalam pidato sambutan pada acara peluncuran Program 35.000 megawaat untuk Indonesia, Senin (4/50) di Bantul, Yogyakarta.

 “Akan saya awasi dan pantau proyek ini. Apabila ada masalah segera selesaikan saat itu juga di lapangan,” katanya.

Jokowi menambahan, proyek 35.000 megawatt membuka peluang besar bagi industri komponen di dalam negeri. Ia meminta swasta berperan aktif membangun industri komponen pendukung ketenagalistrikan dan berharap serapan komponen lokal mencapi 60 persen.

Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (Persero) Sofyan Basir, Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono  X dan Bupati Bantul Sri Surya Widati.

Jokowi juga meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan mengawasi pelaksanaan proyek dari hari ke hari dan dari bulan ke bulan. Dengan cara itu, setiap ada masalah akan segera diketahui.

Sementara itu, Sudirman Said menyatakan, proyek senilai 1.100 triliun ini akan menyerap tenaga kerja langsung 650.000 orang dan tenaga kerja tak langsung satu juta orang. Selain itu, proyek ini memerlukan 301.500 kilometer konduktor aluminium, 2.600 set trafo, dan 3,5 juta ton baja.     

Direktur Eksekutif Institute for Essential  Servise Reform Fabby Tumiwa  mengatakan, proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt akan menghadapi sejumlah tantangan, antara lain pendanaan dan pembebasan lahan.

“Masalah pendanaan pada investor swasta menjadi masalah tersendiri,” katanya.

Program pembangunan  pembangkit listrik 35.000 megawatt terdiri atas 109 proyek. PLN mengambil peran pembangunan 1.000 megawatt (35 proyek) dan sisanya 25.000 megawatt (74 proyek) akan dibangun pihak swasta. Proyek itu tersebar di 210 lokasi di seluruh Indonesia.

Dari prioyek 35.000 megawatt itu, sebanyak 20.000 megawatt berupa pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), 13.000 megawatt bertenaga gas, dan sisanya 2.000 megawatt dari energi baru terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Secara terpisah, peluncuran proyek pembangkit 35.000 megawatt dibarengi dengan peletakan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Air Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, berkapasitas 2 kali 55 megawatt, PLTU Pangkalan Susu Unit III dan IV di Sumatera Utara berkapasitas 2 kali 220 megawatt, dan PLTU Takalar, Sulawesi Selatan, berkapasitas 2 kali 100 megawatt.

 

Tenaga Angin

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Pantai Samas, Kabupaten Bantul, DI Yogyaarta merupakan PLTB yang pertama kali di Indonesia berkapasitas 50 megawatt. Umumnya, skala PLTB yang dikembangkan di Indonesia berkapasitas 1 sampai 10 megawatt.

PLTB Samas diharapkan menjadi proyek pemicu pemanfaatan tenaga angin untuk listrik dalam skala besar. PLTB Samas menurut rencana dibangunan mulai tahun 2016. PLTB samas akan memiliki 25 kincir angin yang masing-masing berkapasitas 2 megawatt. Panjang jari-jari kincir 60 meter dan tinggi kincir 180 meter. Investasi yang dibutuhkan untuk PLTB Samas Rp. 1,7 triliun.

Sumber: Kompas
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MQK Madina Diikuti 367 Santri

    MQK Madina Diikuti 367 Santri

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) antar pesantren tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dimulai di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa (18/10/2022). Musabaqah ini berlangsung selama tiga hari, 18 Oktober hingga 20 Oktober 2022, dan diikuti seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Madina. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat […]

  • Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penyerahan hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS dari honorer kategori dua (K2) kepada seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi, batal dilakukan kemarin. Pasalnya, hasil rapat jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dengan seluruh kepala BKD provinsi dan seluruh sekdaprov, menyepakati pengumuman kelulusan honorer K2 yang dijadwalkan 5 Februari 2014, […]

  • Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Ternyata selain  gaji aparat desa, insentif BPD, Guru Magrib mengaji, Kepala MDA, Bilal Mayit, serta insentif petugas Kesehatan desa yang diduga digelapkan Rahmad Parmonangan selaku Kepala Desa Hutajara Panyabungan Selatan, Madina. Uang kegiatan Program Keagamaan serta Kebudayaan juga di diduga diembat. Ratusan Juta Anggaran Dana Desa dan Dana Desa Tahun […]

  • Dispen Akan Bina Pelajar Konsumsi Narkoba

    Dispen Akan Bina Pelajar Konsumsi Narkoba

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) Imron Lubis, S.Pd, MM menyatakan pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap pelajar yang terdeteksi mengkonsumsi narkoba. Itu diungkapkan Imron menjawab wartawan, Senin (19/11) terkait sekitar 3-4 dari 20 siswa mengkonsumsi narkoba berdasar hasil test urin oleh BNNK Madina baru-baru ini di sejumlah sekolah di Madina. “Untuk […]

  • Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian I)

    Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian I)

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Falah Nasution Guru Sejarah SMAN 2 Plus Panyabungan/Alumni Pend. Sejarah FIS UNIMED Sungai dalam perjalanan sejarah telah menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, dari manusia awal dibumi sampai kehidupan manusia modern sekarang ini. Sebagian sejarah peradaban dunia berawal dari sungai-sungai. Manusia telah banyak mengukir peradaban di atas sungai dan berawal dari […]

  • Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Gelombang pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air terus mengalir. Hingga tadi malam puluhan WNI terus berdatangan baik dengan penerbangan reguler dari Jepang. Sebagian ikut dalam rombongan evakuasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) namun ada juga yang pulang dengan biaya pribadi. Salah seorang WNI bernama Susi misalnya, dia mengatakan bahwa banyak WNI yang panik […]

expand_less