Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Fraksi PDIP Minta Pengusutan Pemberi Izin PT TBS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
  • print Cetak

 

Syahrul Efendi Siregar

MEDAN – Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Syahrul Efendi Siregar meminta Kapolda Sumut dan Kejatisu yang baru menindak tegas oknum pemberi izin PT TBS.

Penegasan itu disampaikan Syahrul kepada wartawan, Kamis (19/12/2019) di Medan.

Syahrul menegaskan dirinya sudah melihat langsung areal perkebunan sawit milik PT Tri Bakhtera Srikandi (TBS) di Desa Sikara-Kara, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara(Sumut) pada 17 Desember 2019 lalu.

Dari kunjungan lapangan tersebut sebutnya, telah ditemukan beberapa temuan yang mengejutkan.

“Setidaknya ada lima temuan yaitu, pertama PT TBS membuat timbunan di sepanjang bibir atau pinggir pantai dengan tanah korekan parit agar air laut tidak masuk ke areal perusahaan perkebunan sawit milik PT TBS”, katanya.

Kedua, penanaman pohon kelapa di areal bibir pantai diduga hanya merupakan siasat dari pihak PT TBS untuk melindungi tanaman kelapa sawit yang sudah dipanen. Penanaman pohon kelapa ini didahului dengan memusnahkan beberapa pohon kelapa sawit yang kemudian diganti menjadi pohon kelapa.

Ketiga, galian parit di antara pohon kelapa sawit terdapat terumbu karang, dan pohon kelapa sawit ditanam di atas tanah yang berisikan terumbu karang.

Keempat, balok yang terbuat dari beton untuk penyeberangan di parit buatan tersebut terlihat juga sebagian jembatan terbuat dari batang kayu yang berasal dari lahan itu sendiri, diduga adalah kayu mangrove.

“Kelima, di dalam areal perkebunan dan perusahaan PT TBS juga masih terdapat pohon mangrove yang hidup. Oleh kerena itu kuat dugaan sebagian areal perkebunan sawit milik PT TBS telah dikelola dengan merusak lingkungan hidup,” ungkapnya sebagaimana dikutip Orbitdigitaldaily.com.

Anggota Komisi D itu menegaskan hutan mangrove telah berubah fungsi menjadi lahan perkebunan sawit dan tingkat kesuburan dan pertumbuhan perkebunan sawit milik PT TBS cukup bagus. Tandan buah segar bisa mencapai 15 Kg / jenjang. Tanaman pohon kelapa sawit dari temuan dilapangan diperhitungkan telah berusia lebih kurang 7 tahun.

Kehilangan dan pemusnahan hutan mangrove telah menyebabkan berbagai dampak negatif ekologi, ekonomi dan sosial. Padahal mangrove telah terbukti  melindungi pantai, termasuk manusia yang menghuninya dari hempasan tsunami dan angin badai.

Hutan Mangrove  juga merupakan habitat yang penting bagi ikan, udang, kepiting dan burung laut. Sekarang ini nelayan Pantai Barat semakin melarat  karena hasil tangkapan ikan sudah jauh berkurang. Karena hilangnya hutan mangrove.

“Diduga PT. TBS sudah melanggar UU 39 tahun 2014 Tentang Perkebunan pasal 105,  atau pasal 109 UU No 32 thn 2009 tentang Perlindungan pengelolaan lingkungan hidup. UU No 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Pemusnahan Hutan Mangrove disinyalir sudah berlangsung sejak tahun 2014 sampai 2016. Sementara Izin pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit baru terbit  setelah Sawit Berbuah. Izin lokasi terbit bulan Mei 2018. IUP Terbit Nopember 2018, dan Amdal terbit Maret 2019,” demikian Syahrul.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mandailing Natal, Parlin Lubis menjawab Mandailing Online menyatakan bahwa seluruh rangkaian proses penerbitan izin PT Tri Bakhtera Srikandi (TBS) sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Kuasa Hukum PT Tri Bakhtera Srikandi, Ridwan Rangkuti, SH.MH dalam temu pers beberapa bulan lalu menyatakan bahwa peruaahaan itu tak melanggar peraturan yang berlaku.

Sumber : Orbit Digital Dayli/cr-03
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahirnya Generasi Stres

    Lahirnya Generasi Stres

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, ketidaktahuan orang tua dalam mendidik anak sering menyebabkan lahirnya “generasi stres”. “Karena melupakan hak anak, tanpa sadar kita melahirkan `generasi stres`,” katanya dalam seminar “Anakku Masa Depanku” yang diselenggarakan Blessing Community dan Dinas Pendidikan Kota Medan di di Medan, Sabtu 27 November 2010. Sebenarnya, kata dia, […]

  • Muscam Golkar Panyabungan, Rifai Terpilih Secara Aklamasi

    Muscam Golkar Panyabungan, Rifai Terpilih Secara Aklamasi

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golongan Karya (Golkar) Panyabungan yang diselenggarakan di Wisata 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan pada Jumat (21/1) menetapkan Muhammad Rifai Nasution sebagai ketua terpilih. Rifai yang terpilih secara aklamasi akan memimpin kepengurusan Golkar Panyabungan periode 2020-2025. Rifai akan didampingi Muslih Nasution sebagai sekretaris dan Suaidah Nasution (Bendahara). Sesuai […]

  • Jalan Sirambas Rusak Parah

    Jalan Sirambas Rusak Parah

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Peningkatan ekonomi di Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang meliputi sepuluh desa di dalamnya, terhambat akibat jalan kabupaten sepanjang 6 km menuju wilayah tersebut rusak parah. Selain peningkatan biaya angkutan juga menjadi penghalang bagi pedagang untuk membawa hasil buminya. “Dalam lima tahun terakhir jalan Sirambas dari Mangga Dua hingga ibukota kecamatan yang […]

  • Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi tabuhan gordang sambilan akan mengumandang di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Perkembangan ini terkait sudah selesainya pihak IMAM menyediakan alat-alat gordang sambilan, berupa perkusi, suling, talempong, tali sasayat, gong dan saleot. IMAM (Ikatan Masyarakat Asal Mandailing) merupakan organisasi perkumpulan yang didirikan etnis Mandailing yang bermukim di Balikpapan, Kalimantan Timur […]

  • Siswi SMP Prostitusi Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

    Siswi SMP Prostitusi Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURABAYA – NA (15), siswi SMP di Surabaya yang berprofesi sebagai mucikari ternyata tidak hanya menjual rekannya sendiri sesama siswi SMP kepada lelaki hidung belang. Dia juga menjual kakak kandungnya sendiri yang usianya tidak beda jauh dengannya. Kakak kandung tersangka ternyata juga ditangkap bersama dua korban lainnya di sebuah hotel di Jalan Darmokali Surabaya, pekan […]

  • Kemewahan gedung DPR “Spa, Kolam Renang di DPR, Buat Apa?”

    Kemewahan gedung DPR “Spa, Kolam Renang di DPR, Buat Apa?”

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembangunan gedung baru DPR kembali disorot setelah pihak kesekjenan DPR menyatakan bahwa gedung baru tersebut akan dilengkapi oleh ruang rekreasi yang mencakup fasilitas fitness, spa, dan kolam renang. Seluruh sarana relaksasi itu rencananya akan ditempatkan di lantai 36 yang terletak paling atas. Namun ternyata rencana pembangunan fasilitas rekreasi itu belum diketahui oleh sebagian pimpinan DPR. […]

expand_less