Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Dana Desa Dinilai Gagal, Bupati Diminta Evaluasi PMD Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Mei 2019
  • print Cetak

Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dana Desa di Mandailing Natal dinilai gagal mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Kucuran Dana Desa yang mencapai ratusan milyar per tahun per desa pun dinilai mubazir alias tak menghasilkan apa-apa bagi ekonomi masyarakat desa.

Kondisi ini dinilai akibat lemahnya visi pemerintahan desa sehingga tak mampu mensinergiskan pertumbuhan ekonomi ditengah kucuran Dana Desa saban tahun.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mandailing Natal selaku OPD yang mengurusi Dana Desa pun dinilai mantul alias impoten untuk mencerdaskan pemerintahan desa.

“PMD Madina kita nilai mandul, sehingga Dana Desa tak memberikan banyak manfaat bagi desa, terutama mendorong ekonomi masyarakatnya,” kata Ketua PDI Pejuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada wartawan di Panyabungan, Jum’at (24/5/2019).

Menurutnya, jika PMD mampu memberikan pencerdasan kepada para kepala desa, maka Dana Desa tak akan sayang begitu saja.

Tetapi, karena kurangnya dorongan dan motivasi dari PMD mengakibatkan desa berjalan sendiri tanpa arah yang jelas dalam penganggaran Dana Desa.

“Bupati sudah sering mengungkapkan harapan agar Dana Desa mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, tetapi di bawah atau di OPD-nya malah terlihat memiliki gerakan untuk mewujudkan harapan itu,” kata Iskandar.

“Oleh karena itu, kita minta kepada bupati untuk mengevaluasi PMD dan Kepala Dinas-nya kembali,” ujarnya.

Jangan hanya gara-gara tidak mampu menjalankan tugas menyebabkan Dana Desa tak memiliki dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi desa, pungkas Iskandar.

Bahkan, selain dinilai gagal mendorong pertumbuhan ekonomi desa, para kepala desa pun bahkan sudah banyak yang diadukan masyarakatnya akibat dugaan korupsi.

Terseretnya para kepala desa dalam dugaan korupsi itu menjadi carut marut perwajahan Dana Desa di Mandailing Natal.

“Bahkan kebakaran gedung perkantoran PMD Madina beberapa waktu lalu patut diduga memiliki mata rantai dengan carut marut Dana Desa,” ungkap Iskandar.

Oleh karenanya, dia menilai bahwa bupati sudah saatnya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan Dana Desa.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pilkada putaran ke II, Belum ada aktifitas

    Jelang Pilkada putaran ke II, Belum ada aktifitas

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah kantor Pos pemenangan Pemilu kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal terlihat masih belum beraktifitas. Padahal rencana Pilkada diKabupaten Mandailing Natal akan digelar di tahun 2011.

  • Mayoritas kader Golkar 'main' di Pileg 2014

    Mayoritas kader Golkar 'main' di Pileg 2014

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Partai Golkar belum dapat memastikan jadwal penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU. Sekira 90 persen politikus Partai Golkar yang kini duduk di parlemen siap kembali bertarung pada Pileg 2014. “Sekitar 90 persen tetap dengan Dapil (daerah pemilihan) yang lama. Kurang dari lima yang tidak maju, saya lupa nama-namanya. Edwin Kawilarang dari […]

  • Cetak Sawah di Huraba Segera Dimulai

    Cetak Sawah di Huraba Segera Dimulai

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pencetakan sawah di Mandailing Natal kembali dilaksanakan. Tetapi, apakah masih akan berakhir ke ranah penyidik kepolisian karena dugaan penyelewengan dana seperti beberapa tahun lalu? Bisa iya, bisa tidak. Sebab, untuk tahun 2016 ini Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) tak lagi sendiri, karena yang melaksnakan pencetakan di lapangan adalah pihak TNI bekerjasama […]

  • DALIHAN NA TOLU

    DALIHAN NA TOLU

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Hubungan kekerabatan antar individu dalam masyarakat Mandailing tercermin dalam konsep Dalihan Na Tolu. Segala aktivitas sosial budaya indovidu tidak dapat dipisahkan dari ikatan kekerabatan ini. Konsep ini diyakini asli kreasi nenek moyang Mandailing karena tidak ditemukan padanannya dalam budaya manapun. Mereka meyakini bahwa konsep Dalihan na Tolu dapat membentuk […]

  • Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aneh bin ajaib, gaji Bidan PTT di Madina tak cair di bulan Maret hingga Agustus 2017, tetapi bulan September hingga Desember justru cair. Lalu raib kemana uang gaji selama 5 bulan itu? Puluhan Bidan PTT pun mengadukan nasib mereka ke DPRD Madina, Selasa (18/12/2018). Mereka diterima Ketua DPRD Madina H. Maraganti […]

  • Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 2-selesai)

    Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Asmaryadi Lubis, M.Pd Apa yang dimaksudkan berakhlah mulia? Tidak lain adalah kondisi masyarakat masyarakat memiliki peradaban, etika dan moral sesuai yang dianjurkan oleh agama, ditandai dengan hubungan antara sesama berjalan dengan bertindak adil, dilandasi sifat terpuji sehingga tercipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum dan kerukunan antar warga masyarakat maupun antar umat beragama […]

expand_less