Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Dana Desa Dinilai Gagal, Bupati Diminta Evaluasi PMD Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Mei 2019
  • print Cetak

Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dana Desa di Mandailing Natal dinilai gagal mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Kucuran Dana Desa yang mencapai ratusan milyar per tahun per desa pun dinilai mubazir alias tak menghasilkan apa-apa bagi ekonomi masyarakat desa.

Kondisi ini dinilai akibat lemahnya visi pemerintahan desa sehingga tak mampu mensinergiskan pertumbuhan ekonomi ditengah kucuran Dana Desa saban tahun.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mandailing Natal selaku OPD yang mengurusi Dana Desa pun dinilai mantul alias impoten untuk mencerdaskan pemerintahan desa.

“PMD Madina kita nilai mandul, sehingga Dana Desa tak memberikan banyak manfaat bagi desa, terutama mendorong ekonomi masyarakatnya,” kata Ketua PDI Pejuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada wartawan di Panyabungan, Jum’at (24/5/2019).

Menurutnya, jika PMD mampu memberikan pencerdasan kepada para kepala desa, maka Dana Desa tak akan sayang begitu saja.

Tetapi, karena kurangnya dorongan dan motivasi dari PMD mengakibatkan desa berjalan sendiri tanpa arah yang jelas dalam penganggaran Dana Desa.

“Bupati sudah sering mengungkapkan harapan agar Dana Desa mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, tetapi di bawah atau di OPD-nya malah terlihat memiliki gerakan untuk mewujudkan harapan itu,” kata Iskandar.

“Oleh karena itu, kita minta kepada bupati untuk mengevaluasi PMD dan Kepala Dinas-nya kembali,” ujarnya.

Jangan hanya gara-gara tidak mampu menjalankan tugas menyebabkan Dana Desa tak memiliki dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi desa, pungkas Iskandar.

Bahkan, selain dinilai gagal mendorong pertumbuhan ekonomi desa, para kepala desa pun bahkan sudah banyak yang diadukan masyarakatnya akibat dugaan korupsi.

Terseretnya para kepala desa dalam dugaan korupsi itu menjadi carut marut perwajahan Dana Desa di Mandailing Natal.

“Bahkan kebakaran gedung perkantoran PMD Madina beberapa waktu lalu patut diduga memiliki mata rantai dengan carut marut Dana Desa,” ungkap Iskandar.

Oleh karenanya, dia menilai bahwa bupati sudah saatnya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan Dana Desa.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kios Pasar Baru Panyabungan

    Kios Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kosong : Kios Pasar Baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal banyak yang kosong/tutup. Hal in i dikarenakan minimnya pembeli di Pasar ini. (MOL)

  • Alami Gizi Buruk, Balita di Sipolu-Polu Butuh Perhatian

    Alami Gizi Buruk, Balita di Sipolu-Polu Butuh Perhatian

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)-Muhammad Erkhan (10 bulan) balita pasangan dari Edi Sunardi dan Nurma Julia warga Jalan Abdul Malik Batang Gadis Vll, Kelurahan Sipolu polu, Mandailing Natal (Madina) hanya terbaring lemas akibat gizi buruk yang dideritanya. Kondisi bocah malang ini sendiri cukup memperihatinkan, sesekali balita terdengar menangis. karena kondisi gizi buruk yang dideritanya. ia hanya bisa […]

  • Dua Bocah di Rantobi Madina Tewas Tenggelam Dibekas Galian Tambang

    Dua Bocah di Rantobi Madina Tewas Tenggelam Dibekas Galian Tambang

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): dua bocah di Desa Rantibi Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tewas tengelam di bekas galian tambang emas ilegal Kamis 29/5/2025. Dari keterangan warga yang diperoleh kedua bocah tersebut tenggelam dikolam bekas galian penambangan emas ilegal yang tidak ditutup kembali oleh pelaku tambang. ” bekas galian tambang itu […]

  • Atika dan Rasionalitas Kebangkitan Ekonomi

    Atika dan Rasionalitas Kebangkitan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Roy Samsuri Lubis Editor / Pegiat Literasi Satu bulan jelang Pilkada Madina 2020 riuh politik semakin terasa. Cara-cara kampanye semakin beragam. Mulai dari yang sesuai aturan sampai kampanye hitam. Tentu saja menyerang pribadi para calon tak lepas dari terjangan netizen atau simpatisan lawan politik. Pilihan, katanya, masih menunggu arahan dari Bung Karno dan […]

  • merebut kursi wakil bupati

    merebut kursi wakil bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    panjat pinang hadiah ke-2 kursi wakil bupati

  • Tiap tahun ratusan polisi dipecat

    Tiap tahun ratusan polisi dipecat

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDUNG, (MO) – Sepanjang tahun 2012, seratusan anggota Polri dipecat dari keanggotaan karena melanggar kode etik kepolisian. Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Nanan Sukarna menjelaskan, setiap tahunnya, 300-500 anggota Polri di Indonesia dipecat dengan tidak hormat. “Untuk tahun ini atau saat ini sudah seratusan lebih yang dipecat,” jelas Nanan saat ditemui di Hotel Royal Panghegar, hari […]

expand_less