Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


SIDIMPUAN- Yuliani, siswi SMPN 1 Padangsidimpuan (Psp) kelas 8-7, warga Gang Sado, Kelurahan Wek V, Kecamatan Psp Selatan, Kota Psp, yang diduga kesurupan di sekolahnya, kondisinya sudah mulai membaik, Minggu (12/12). Saat kejadian itu, Sabtu (11/12) siang, Yuliani mengaku tidak ingat apa-apa.

“Saya sudah bisa sekolah, dan Senin (13/12), saya akan masuk sekolah karena sudah sehat. Waktu itu saya tidak ingat apa-apa,” ujarnya tersenyum malu-malu.

Ibu Yuliani, Hotmasari (40) menjelaskan, saat dibawa berobat ke paranormal di Kampung Marancar sekitar setengah jam lamanya, putrinya sudah sadar. Namun, kondisi fisik Yuliani masih lemah. Pagi harinya, Yuliani sudah segar kembali.

Ketika ditanyakan apakah pihak sekolah sudah ada datang melihat kondisi putrinya, Hotmasari menjawab, guru putrinya tersebut sudah ada yang datang, Minggu (12/12).

“Gurunya sudah datang satu orang dan menyampaikan permintaan maaf Kepala SMPN 1 Psp, hanya itu saja,” terangnya.

Kepala SMPN 1 Psp, Syamsu Rijal yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (12/12), untuk menanyakan perihal kondisi siswinya yang diduga kesurupan, hanya berkomentar singkat.

“Saya sudah lihat, terima kasih,” kata Syamsu. Saat METRO ingin menanyakan hal yang lainnya, telepon selulernya langsung dimatikan.

Kemudian METRO mencoba menelepon lagi dengan pertanyaan sudah bagaimana kondisi siswinya tersebut, dan bagaimana tindakan yang dilakukan sekolah, Kasek menjawab, “Saya sudah suruh guru untuk melihat ke rumahnya, namun saya belum tahu kabarnya.” Ketika METRO ingin menanyakan hal lainnya, Syamsu langsung mematikan ponselnya.

Sementara itu, pengamat politik dan sosial, Arman Badrisah Hasibuan kepada METRO, Minggu (12/12), sangat menyayangkan sikap pihak sekolah yang kurang merespon terhadap kejadian yang dialami siswa didiknya saat kejadian itu. Padahal, SMPN 1 Psp merupakan sekolah standar nasional (SSN) yang menjadi panutan buat sekolah lainnya.

Hal senada dikatakan Ketua Pekerja Sosial (Peksos) Tabagsel, Baun Aritonang. “Pasti akan ada sorotan dari masyarakat, bagaimana kalau kejadian itu menimpa kita atau saudara kita, dan pastinya gejolak ini akan menimbulkan pandangan buruk terhadap sistem dunia pendidikan di Psp apalagi SMPN 1 adalah SSN. Wajar jika masyarakat berharap besar terhadap sekolah ini,” ujarnya.

Dirinya juga menyayangkan sikap kepala sekolah yang tidak respon terhadap permasalahan siswanya sendiri. Padahal, menurutnya selama siswa masih di dalam sekolah dan pada jam belajar menjadi tanggung jawab pihak sekolah.

Ketua Komisi I DPRD Psp, Khoiruddin Rambe menuturkan, dirinya sangat menyayangkan minimnya tanggung jawab yang bisa ditunjukkan oleh pihak sekolah dalam hal ini khususnya kepala sekolah sebagai penanggung jawab.

Dirinya mengharapkan ketegasan dari Kadisdik Psp dan juga Wali Kota Psp dalam menyikapi hal ini agar kejadian yang sama tidak terulang lagi ke depannya di dunia pendidikan Kota Psp.

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Psp, H Khoiruddin Nasution menegaskan, apapun kejadian yang terjadi di dalam lingkungan sekolah adalah tanggung jawab pihak sekolah.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum, Rahuddin Harahap mengatakan, dirinya belum mengetahui hal tersebut. Namun, dirinya akan menyampaikannya kepada Wali Kota Psp dan akan meminta penjelasan secara langsung dari Kadisdik Psp.

Sementara itu salah satu anggota Baperjakat Psp, Drs Khairul Alamsyah yang juga Asisten III Pemko Psp menambahkan, dalam hal penempatan pejabat biasanya diawali dari usulan dari SKPD bersangkutan untuk kemudian diserahkan ke Baperjakat untuk digodok mengenai kelayakan calon yang hendak diangkat.

“Biasanya kita lihat dulu latar belakangnya selama ini sebagai PNS. Jadi di Baperjakat itu hanya melihat layak atau tidak layaknya. Kalau dasarnya ya usulan dari SKPD bersangkutan, kita hanya melihat layak atau tidak layaknya saja,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yuliani diduga kesurupan di sekolahnya, Sabtu (11/12) sekira pukul 11.00 WIB. Namun, hampir selama 20 menit, siswi yang tinggal di Kelurahan Wek V, Kecamatan Psp Selatan tersebut tidak ditemani pihak sekolah dan guru melainkan hanya bersama ortunya di musholla sekolah. (phn)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PIDOLI DOLOK (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur untuk menambah penghasilan keluarga. Hal itu disampaikan Bupati saat mengikuti panen perdana tanaman jagung milik kelompok tani Serangkai di Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (19/1). “Manfaatkan lahan yang kosong untuk menambah penghasilan rumah tangga,” katanya. Bupati […]

  • PKB Madina Kangkangi Rekom Rakorwil LPP PKB Sumut

    PKB Madina Kangkangi Rekom Rakorwil LPP PKB Sumut

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu hasil Rakorwil LPP PKB Sumut belum lama ini di Medan merekomendasikan setiap anggota DPRD wajib untuk mendaftar kembali sebagai Bacaleg dan mendapat prioritas pada Pileg 2019. Akan tetapi, hasil Rakorwil yang dihadiri Ketua dan Sekretaris DPC PKB Madina beserta Anggota Fraksi PKB DPRD Madina Muhammad Ludfan Nasution, ternyata […]

  • Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta untuk memberdayakan objek wisata atau lokasi yang memiliki nilai historis terhadap moral anak bangsa yang ada di Madina, dan menjadikannya sebagai tempat rekreasi pengganti kafe malam. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan cabang Angkatan Muda Ka’bah (PC AMK) Kabupaten Madina, Mukmin Alfarizi SPdI, saat ditemui METRO usai melakukan rapat […]

  • 2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang […]

  • QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam upaya meningkatkan capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya terus mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini sebagaimana hasil dalam rapat evaluasi Roadmap dan rencana aksi ETPD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021-2025 berlangsung di aula kantor bupati Madina, Jumat (4/10/2024). Rapat […]

  • TGSC : Polisi Sedang Menyiapkan Jadwal Klarifikasi Terhadap Saipullah Nasution Terkait Dugaan Pemerasan dan Pencemaran Nama Baik

    TGSC : Polisi Sedang Menyiapkan Jadwal Klarifikasi Terhadap Saipullah Nasution Terkait Dugaan Pemerasan dan Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Selasa sore 7/4/2026 Tim Gordang Sambilan Center ( TGSC ) datangi Unit Reskrim Polres Madina. Mereka hendak mempertanyakan kelanjutan laporan LP/ B/9/1/2026/ SPKT/ POLRES MANDAILING NATAL / POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 5 Januari 2026 tentang laporan dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik oleh Saipullah Nasution yang dilaporkan Miswar Daulay selaku Ketua TGSC ” […]

expand_less