Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Foto Mesum Istri Beredar, Suami Bunuh Diri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
  • print Cetak


TAPSEL- Diduga tidak kuat menahan malu karena fotokopi foto mesum dan perselingkuhan istrinya beredar di masyarakat, Mari Eli Harefa (35), berbuat nekat. Pekerja di sawmill di Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan ini bunuh diri dengan minum racun rumput merek Roundup, Rabu (1/12) sekira pukul 16.00 WIB. Empat jam kemudian, ayah dari tiga anak ini pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Informasi dihimpun METRO di lapangan menyebutkan, beberapa saat setelah menenggak racun Roundup ukuran satu liter di kantor tempatnya bekerja atau hanya sekitar 10 meter dari rumahnya, Mari Eli Harefa ditemukan sekarat pertama kali oleh anak pertamanya, Putra (13), sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban pun sempat diberikan pertolongan medis oleh bidan setempat dengan diinfus. Namun, korban tidak mau dibawa dan dirawat ke RSUD, melainkan ingin dibawa ke rumahnya. Mari akhirnya meninggal di rumahnya setelah sekitar 4,5 jam dirawat di rumahnya sendiri.

Anak sulung korban, Putra, kepada wartawan dan petugas Polres Tapsel menceritakan, saat kejadian tersebut, dirinya melihat ayahnya dalam keadaan sekarat dengan muka serta mata memerah. Putra pun langsung berteriak dan meminta tolong kepada warga dan familinya.

“Ayah (Mari, red), saya temukan tergeletak di rumah yang biasa digunakan sebagai kantor di sawmill tempat ayah bekerja. Saya melihat satu botol Roundup yang sudah kosong ukuran 1 liter di sampingnya. Dan saya lihat mata dan mukanya memerah. Kemudian saya berteriak minta tolong, selanjutnya ayah saya dibawa ke rumah dan ditolong bidan setempat,” ujar Putra sambil menunjukkan lokasi ayahnya ditemukan atau tepatnya di belakang rumah mereka.

Diutarakan Putra, ayahnya nekad bunuh diri menurut sepengetahuannya dan apa yang dilihatnya, serta apa yang diceritakan ayahnya kepadanya, ayanya diduga kuat stres dan malu memikirkan persoalan kasus dugaan perselingkuhan antara ibunya Ya (30) dengan Y (40) atau F, warga Angkola Selatan, yang pekerjaannya sehari-hari berdagang di pekan-pekan atau sama dengan pekerjaan yang dilakoni ibunya.

Selain dugaan masalah perselingkuhan itu, kata Putra, sehari sebelum ayahnya menenggak Roundup tersebut, F bersama istrinya mendatangi rumah mereka untuk menagih utang ibunya kepada ayahnya sebesar Rp1 juta. Lalu, beberapa saat kemudian, masih banyak lagi orang yang berdatangan ke rumah mereka untuk menagih utang ibunya yang ada di mana-mana.

Sementara itu, cerita Putra lagi, ibunya sejak Senin (30/11) pagi lalu, sambil membawa adik perempuannya yang berusia tujuh tahun, pergi tidak tahu entah ke mana setelah diusir ayahnya dari rumah.

“Bapak stres karena memikirkan masalah perselingkuhan ibu, apalagi foto (fotokopi foto perselingkuhan, red) mesum ibu dan selingkuhannya ada yang menyebarkannya di kampung ini dua minggu lalu hingga menambah malu ayah dan juga kami anak-anaknya. Yang menyebarkannya kami tak tahu karena disebarkan pada malam hari. Kalau fotonya saya temukan di depan rumah kami, dan hampir di setiap rumah juga ada,” ucap siswa kelas I SMP ini.

“Selama ini sepengetahuan saya, ayah dan ibu tak pernah bertengkar. Hanya setelah foto-foto porno ibu beredar, baru kita tahu ayah dan ibu sedang bermasalah. Tapi kami tak pernah melihat atau mendengar mereka bertengkar,” tambahnya.

Putra dan saudara-saudaranya tahu jika ibunya diduga berselingkuh setelah melihat fotokopi foto dugaan mesum ibunya tersebut.

Saat itu, pihak keluarga korban memperlihatkan dua lembar kertas HVS ukuran folio fotokopi foto dugaan perselingkuhan Ya. Di mana satu berlatar diduga seperti di sebuah hotel dengan wanita hanya terlihat punggungnya yang juga diduga tanpa busana. Sedangkan foto satunya lagi terlihat perempuan sambil memalingkan muka, di mana tangan kirinya diduga memegang kelamin pria, yang diakui pihak keluarga korban benar adalah wajah dari Ya. Sementara wajah pria tidak terlihat.

Namun, diakui keluarga korban bahwa persoalan itu sudah diselesaikan dengan perdamaian oleh kedua belah pihak pada tanggal 24 November lalu. Di mana Ya sudah membuat pernyataan tertulis yang intinya dirinya mengakui bahwa orang dalam lembar-lembar fotokopi foto yang beredar memang benar adalah dirinya dan memang benar-benar terjadi. Akan tetapi, pada saat kejadian dalam foto itu, dirinya mengaku tidak dalam keadaan sadar. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 4 Oktober 2010 lalu diduga di salah satu hotel di Kota Padangsidimpuan bersama dengan seorang pria yang diduga F. Surat pernyataan tertulis itu diketahui Kepala Dusun (Kadus) Siondop, Berton Pasaribu dan beberapa saksi-saksi.

Kadus Siondop, Berton Pasaribu kepada wartawan membenarkan bahwa sudah ada dibuat surat pernyataan dan perjanjian perdamaian antara dua belah pihak atas kejadian itu sesuai dengan fotokopi foto yang tersebar tersebut.

“Untuk masalah foto-foto mesum itu sudah diselesaikan dengan perdamaian antara kedua belah pihak,” ujarnya.

Sementara itu, visum yang dilakukan Puskesmas Simarpinggan mengatakan, korban murni bunuh diri dengan meminum racun serangga jenis Roundup.

Kapolres Tapsel AKBP Subandiya SH MH ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Waiman, kemarin (2/12), membenarkan adanya peristiwa bunuh diri dengan meminum racun rumput jenis Roundup. Namun, kata Waiman, dirinya masih belum mendapatkan laporan resmi dan lengkap dari anggotanya. Pihaknya akan melihat terlebih dahulu bagaimana kasus ini untuk menetapkan langkah selanjutnya.

“Belum bisa kita berikan keterangan lengkap, karena anggota belum pulang dari lokasi. Tapi laporan sementara ada warga yang tewas karena bunuh diri minum racun serangga jenis Roundup,” sebutnya.

Warga setempat yang ditanyakan seputar kebiasaan korban mengatakan, korban bermasyarakat dengan baik. Selama ini, menurut warga, mereka tidak pernah mengetahui ada pertengkaran antara Mari dan Ya.

“Istrinya juga baik dan bermasyarakat. Kami juga terkejut begitu tahu kalau ternyata selama berjualan berpekan-pekan, istrinya (Ya, red) itu selingkuh. Memang kita sudah sering dengar isunya tapi setelah foto-foto itu disebarkan baru tahu kita kebenarannya,” ujar ibu-ibu yang datang mengunjungi rumah korban. “Selamat Tinggal Nak, Jaga Adik-adikmu, Ayah akan Mati”

Kesedihan sangat jelas terlihat dari wajah Putra. Anak sulung dari tiga bersaudara ini melihat jelas saat ayahnya Mari Eli Harefa, sedang sekarat usai menenggak racun rumput jenis roundup ukuran satu liter, Rabu (1/12) sore sekira pukul 16.00 WIB.

Disebutkan Putra, selain melihat ayahnya sekarat, dirinya juga sempat berbicara dengan pria yang dicintainya tersebut. Bahkan, ayahnya masih sempat mengucapkan kata perpisahan dan pesan kepada dirinya saat akan menghembuskan nafas terakhirnya.

“Selamat tinggal nak dan jaga adik-adikmu, ayah akan mati,” cerita Putra menirukan pesan ayahnya kepada dirinya.

Diutarakan Putra, ayahnya nekad bunuh diri diduga stres dan malu memikirkan persoalan kasus dugaan perselingkuhan antara ibunya Ya dengan Y atau F. (phn)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Marapi kembali semburkan abu vulkanik

    Gunung Marapi kembali semburkan abu vulkanik

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Bukittinggi, – Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali terlihat menyemburkan abu vulkanik pada Senin pagi sekitar pukul 08.33 WIB. Berdasarkan pengamatan di Kota Bukittinggi, semburan kedua abu vulkanik tersebut terlihat sedikit lebih tebal dari semburan pertama pada pukul 07.30 WIB. Semburan abu vulkanik tersebut sangat jelas terlihat dari kejauhan di […]

  • Audisi Calon Bintang “Biola Na Mabugang 2” dan Album Musik Asli Mandailing

    Audisi Calon Bintang “Biola Na Mabugang 2” dan Album Musik Asli Mandailing

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Sanggar Amaloan resmi melaksanakan audisi terhadap pelajar dalam rangka menjaring bakat untuk bermain di film “Bioala Na Mabugang 2” dan produksi album musik asli Mandailing. Audisi berlangsung di aula KPU, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (10/2) untuk pelajar dari MAN Siabu, SMA 1 Panyabungan, SMA Plus Madina dan SMK Armina. Audisi juga akan dilanjutkan pada […]

  • MoU Pembangunan Bandara Malintang Diteken

    MoU Pembangunan Bandara Malintang Diteken

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Perhubungan dan Pemkab Mandailing Natal menandatangani MoU pembangunan bandara Bukit Malintang, hari ini di Jakarta. Penandatanganan Memorandum of Understanding itu berlangsug di kantor Kementerian Perhubungan, Rabu (15/1/2020) oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Polana Banguningsih Pramesti dengan Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution. Sejauh ini belum diketahui […]

  • Seram, Harimau Kembali Datangi  Bangkai Sapi Yang Sempat Tak Habis di Lahap

    Seram, Harimau Kembali Datangi Bangkai Sapi Yang Sempat Tak Habis di Lahap

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPA ( Mandailing Online ) Sapi yang sempat tidak habis di makan harimau di Desa Gunung Tua MS, Kecamatan Kota Nopan pada Jum’at 27/7/2023 kemaren, tadi malam diduga harimau itu kembali datangi bangkai sapi yang sengaja tidak di kubur pemilik nya. Alhasil, setengah nya badan bangkai sapi itu telah dilalap. ” warga baru datang […]

  • Wakil Bupati Kembali Minta Dikoresi

    Wakil Bupati Kembali Minta Dikoresi

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution meminta kepada masyarakat terutama para ulama untuk tidak segan-segan menegur dan memperingati dirinya dalam menjalankan roda pemerintahan. Permintaan itu merupakan kesekian kalinya disampiakan wakil bupati kepada masyarakat dalam acara-acara pidato sambutan di sejumlah acara di Madina. Pernyataan kali ini diutarakan Dahlan Hasan dalam […]

  • First Impression Kapolres Reza: Religius

    First Impression Kapolres Reza: Religius

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – First impression atau kesan pertama merupakan satu langkah penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pribadi seseorang. Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K, S.H, M.H memberikan kesan pertama yang positif kepada masyarakat. Kapolres yang baru menjabat beberapa minggu ini memberikan kesan religius dalam kepemimpinannya. Hal itu […]

expand_less