Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Hasil Lab, Air Sisa Proses Tambang Martabe Aman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

TAPSEL (Mandailing Online) – Sesuai dengan hasil uji Laboratorium, kandungan logam dari air sisa proses PT G-Resources Martabe, yang beroperasi di wilayah Desa Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel, masih berada di bawah baku mutu. Hal ini terungkap pada pembukaan sekaligus penyampaian hasil uji laboratorium sisa air proses Tambang Martabe, di Rechall Pelangi Camp, Senin (4/11).

Manajer Enviro Tambang Emas Martabe Candra Nugraha menjelaskan, perusahaan akan selalu mendukung upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam hal pemantauan lingkungan hidup yang bekerja sama dengan Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah Tambang Martabe dalam menjalankan tugas mengambil sampel air sisa proses dan air sungai Batangtoru.

“Sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk selalu memantau dan menjaga lingkungan hidup. Sebelum dialirkan ke Sungai Batangtoru, perusahaan selalu memastikan air sisa proses yang dialirkan sudah memenuhi baku mutu air limbah yang ditetapkan dalam KepMenLH no 202/2004,” sebutnya.

Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses (limbah) Tambang Martabe yang juga merupakan wakil Bupati Tapsel Ir Aldinz Rapolo Siregar mengatakan, sesuai hasil uji laboratorium Intertek Bogor menyebutkan, masih berada di bawah baku mutu. “Pengertiannya, air sungai batangtoru tidak mengandung logam berat atau tidak berbahaya,” katanya.

Dikatakannya, tim indevendent pemantau air sisa proses atau air limbah Tambang Emas Martabe yang berjumlah 13 orang akan terus melaksanakan tugasnya secara rutin guna memastikan Sungai Batangtoru aman dan tidak menebar ancaman bagi warga sekalipun telah bercampur dengan air sisa proses Tambang.

“Sesuai dengan fungsinya, kami sebagai tim indevendent akan melakukan pengambilan contoh (sampel) air untuk diuji kandungan logamnya sebelum dilepas ke sungai Batangtoru. Ini akan dilakukan secara rutin sebulan sekali dan selanjutnya sekali tiga bulan akan di uji ke laboratorium independen dan hasilnya akan kita buka bersama,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, tim yang terdiri dari masyarakat Batangtoru dan Muara Batangtoru tentunya akan berupaya bekerja semaksimal mungkin secara independen dan memberikan laporan yang akurat karena hasilnya menyangkut kelangusngan kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.

“Perkembangan air sisa proses akan dilakukan penelitian secara periodik. Laporannya akan saya terima setiap bulan sehingga apabila ada kejanggalan maka akan kita laporkan pada pemerintah agar melakukan evaluasi terhadap air sisa proses tersebut,” tegasnya. Disampaikannya, masyarakat tidak perlu merasa takut atau mengkhawatirkan jika sungai saat ini tidak aman lagi. Pasalnya, tim terpadu pemantau air limbah yang akan dibuang ke sungai itu akan terus menjalankan tugasnya secara independen.

“Memang untuk menyakinkan masyarakat sangat membutuhkan sosialisasi, dan langkah itu akan kita lakukan agar tidak terjadi lagi kesalahfahaman di tengah masyarakat kita,” ucapnya. Amatan METRO, pelaksanaan pembacaan hasil uji Lab tersebut dihadiri BLH Sumut, Tim Terpadu Pemantau Air Limbah, BLH Tapsel, Pertambangan dan Energi Tapsel, Dinas Perkebunan Tapsel, Unsur Muspika. dan pihak Tambang Martabe. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PARIS – Prancis mulai penasaran dengan musibah AirAsia QZ8501, pesawat penerbangan Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember 2014.  Terlebih lagi, dalam laporan awal Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terungkap bahwa pesawat nahas itu jatuh saat dikendalikan oleh co-pilot yang kebetulan berkebangsaan Prancis, Remi Immanuel Plesel. Prancis tak tinggal diam. Seperti dilansir […]

  • Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Pulang dati tanah rantau, Abdul Hamid berhasil dalam budidaya cabe di Desa Tanjung Larangan Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal. Saat ini panen awal kebun cabe seluas ¼ hektar itu menghasilkan panen yang sangat memuaskan serta harga yang masih tinggi. “Memang pada pertanaman cabe kita pada saat ini alhamdulilah masih bagus, hasilnya […]

  • Warga Madina dukung kebun sawit USU

    Warga Madina dukung kebun sawit USU

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara semakin berharap bisa kembali menjalankan usaha kebun sawitnya di Mandailing Natal (Madina), menyusul adanya dukungan masyarakat dari tiga desa di kabupaten itu. “Dukungan dari masyarakat Desa Suka Makmur, Desa Singkuang dan Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis, di Madina (Mandailing Natal) yang berdekatan dengan kebun agar KP […]

  • Viral, Foto Remaja Berpelukan di Puncak Muhasabah?

    Viral, Foto Remaja Berpelukan di Puncak Muhasabah?

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu foto menunjukkan sepasang manusia berpelukan viral di facebook. Lokasi dalam foto itu disebut-sebut di puncak Muhasabah. Belum diperoleh kebenaran apakah lokasi di dalam foto ini berada di puncak Bukit Muhasabah atau tidak. Sejauh ini belum ada pihak yang memastikannya. Juga tidak ada penyebutan apakah puncak Muhasabah yang dimaksud itu puncak […]

  • Rehab Penahan Arus Sungai di Panyabungan Timur Diharap Selesai Tepat Waktu

    Rehab Penahan Arus Sungai di Panyabungan Timur Diharap Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Rehabilitasi bangunan dek penahan arus sungai di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sedang berlangsung. Diharapkan pekerjaannya selesai tepat waktu. Dek ini urgen karena sejumlah titik jalan raya di Panyabungan Timur selalu rawan diterjang arus Sungai Aek Pohon. Jalur jalan raya di Panyabungan Timur relatif mengikuti alur tepian sungai […]

  • Pemkab Sergai Terima 350 CPNS

    Pemkab Sergai Terima 350 CPNS

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menerima 350 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang terdiri dari 130 tenaga guru, 95 tenaga kesehatan dan 125 tenaga teknis. Demikian Kepala BKD Pemkab Sergai Drs H Ahmad Zaki MAP melalui Plt.Kabag Humasy Sergai Drs Rachmad Karo-Karo kepada wartawan, Senin (15/11) di ruang kerjanya. Jumlah tenaga guru yang diterima meliputi guru […]

expand_less