Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Berharap Tetap di Jalan Lurus, Tapi Maksiat Jalan Terus?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh : Ummu Taqiyya
Aktivis Dakwah dan Mompreneur

 

Kita sadar bahwa kita hanyalah makhluk yang diciptakan. Tidak mungkin kita ada, kalau tidak ada yang menciptakan. Siapa yang menciptakan kita? Tentu saja Allah azza wa jalla, Tuhan yang Maha Menciptakan. Allah bukan saja menciptakan tapi juga memberikan aturan untuk kita.

Selama ini kita sudah berusaha menjalankan perintah Allah, sholat lima waktu, berpuasa, zakat. Setiap sholat kita selalu membaca Surah Al Fatihah, dimana pada ayat ke-6 berbunyi

اِهْدِنَا الصِّرَا طَ الْمُسْتَقِيْمَ

yang berarti sebuah harapan agar Allah menunjuki kita kepada jalan yang lurus.

Makna jalan yang lurus juga dijelaskan pada ayat selanjutnya yang berarti jalan orang-orang yang telah Allah beri nikmat, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat.

Tentu kita sangat berharap Allah selalu menunjukkan kita jalan yang lurus tetapi mengapa maksiat tetap jalan terus?

Sholat dilaksanakan, tetapi jimat dari dukun tetap dipergunakan.

Puasa dilaksanakan, tetapi ghibah tetap diamalkan. Zakat dilaksanakan, tetapi transaksi riba tidak juga ditinggalkan.

Saudaraku, ketahuilah bahwa Allah bukan hanya menyuruh kita untuk melaksanakan apa yang Allah perintahkan, tetapi Allah juga menyuruh kita untuk meninggalkan larangan-Nya. Laksanakan yang wajib, dan tinggalkan yang haram.

Seorang muslim harus memahami, mengamalkan dan mendakwahkan seluruh ajaran Islam yang telah Allah berikan melalui Kitabullah dan Sunnah Rasulullah. Tidak boleh mengamalkan ajarannya setengah-setengah, seakan memilih ayat yang mudah untuk dilaksanakan tapi menolak ayat yang dianggap berat untuk dilaksanakan.

Padahal Allah telah menyuruh kita untuk masuk dalam islam secara kaffah, sebagaimana dalam QS. Al Baqarah ayat 208:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ کَآ فَّةً ۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗ اِنَّهٗ لَـکُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.”

Oleh sebab itu, jika kita ingin tergolong kepada orang-orang yang beriman dan berharap agar Allah selalu menempatkan kita pada jalan yang lurus, maka laksanakan perintah-Nya secara menyeluruh, dan tinggalkan larangan-Nya secara menyeluruh juga.

Jangan lagi mencampuradukkan yang haq dengan yang bathil. Tidakkah kita merasa malu tatkala ketaatan dan kemaksiatan sama-sama kita laksanakan?

Pahala dari ketaatan yang kita lakukan belum tentu didapat, tapi dosa dari kemaksiatan sudah pasti dicatat. Takutlah jika nyawa kita dicabut saat kita ternyata lagi asyik melakukan kemaksiatan. Na’udzubillahi min dzalik.

Semoga kita bersegera meninggalkan kemaksiatan dan bersegara melaksanakan ketaatan. Taat tanpa tapi, tanpa nanti. Wallahu a’lam bis showwab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partai Gerindra Hari ini Buka Penjaringan Cakada Madina. Ivan Iskandar Batubara Pendaftar ke Dua

    Partai Gerindra Hari ini Buka Penjaringan Cakada Madina. Ivan Iskandar Batubara Pendaftar ke Dua

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dengan akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) buka pendaftaran dan penjaringan bakal calon kepala daerah (Cakada) dan Wakil Calon Kepala Daerah (Wacakada) Kabupaten Mandailing Natal periode 2024 – 2029. Yusuf Selaku Ketua Tim Penjaringan mengatakan, sejak hari ini Jum’at (10/05) sampai Jum’at depan (17/05) […]

  • Bupati Teken Fakta Integritas Netralitas ASN pada Pemilu 2024

    Bupati Teken Fakta Integritas Netralitas ASN pada Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution bersama Bupati dan Walikota se-Sumut menandatangani fakta Integritas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Senin (5/12). Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kembali mengingatkan tentang larangan ASN terlibat […]

  • Puluhan Pelamar CPNS Minta Kepastian Jadwal Pengumuman

    Puluhan Pelamar CPNS Minta Kepastian Jadwal Pengumuman

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan Pelamar CPNS Formasi Umum mendatangi kantor Bupati Madina, Senin (10/02). mempertanyakan kapan kepastian pengumuman hasil seleksi CPNS formasi 2013. Juru bicara rombongan, Saiful mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk memastikan kapan dan kepada siapa saja mereka seharusnya mempertanyakan hasil seleksi CPNS. “Apa kendala sehingga ada keterlambatan pengumuman CPNS di Madina. Mengapa […]

  • THR PNS Lebih Besar dari Tahun Lalu, Cair H-10 Lebaran

    THR PNS Lebih Besar dari Tahun Lalu, Cair H-10 Lebaran

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun ini Pemerintah menambah pagu THR PNS, nilainya lebih besar dari tahun lalu. Pemerintah juga menetapkan jawal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara (PNS) dan pensiunan, yakni H-10 Idulfitri 2022, atau mulai 22 April 2022. “Pencairan THR direncanakan mulai periode H-10 Idulfitri. Jika terjadi beberapa kasus jika […]

  • Aparat hukum gampang dibeli?

    Aparat hukum gampang dibeli?

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kasus plesiran terdakwa kasus mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan ke Bali, merupakan sebuah aib bagi institusi kepolisian yang tak akan terlupakan. Pasalnya Gayus sedang menjalani masa penahanan di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari kepolisian. Namun karena pundi-pundi rupiah yang dimilikinya, Gayus berhasil ‘membeli’ beberapa […]

  • Kepribadian Anak Tergantung Sistem yang Diterapkan

    Kepribadian Anak Tergantung Sistem yang Diterapkan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Kisah Malin Kundang kembali terjadi. Seorang remaja  yang berinisial MAS 14 tahun tega menikam ayah, ibu, dan neneknya. Dikabarkan, ayah dan neneknya meninggal dunia, sedangkan ibunya mengalami luka tusuk dan telah mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (30-11-24), di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah melakukan penyelidikan, Pelaksana Harian […]

expand_less