Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
  • print Cetak

Oleh: Radayu Irawan, S.Pt
Penulis, tinggal di Padangsidimpuan

Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) merupakan penyakit yang lebih parah daripada hewan. Pasalnya, hewan saja tak ingin mendekati sesama jenis, untuk melampiaskan nafsunya, namun mengapa manusia mau? Sungguh, maksiat yang lebih parah daripada hewan yang tak berakal.

Manusia diberikan akal oleh Allah agar dapat membedakan yang batil dan yang haq. Namun sayangnya akal tersebut tidak dipergunakan dengan cemerlang. Buktinya sehewan-hewannya hewan, enggan melakukan tindakan ini, tapi saat ini, telah banyak negara yang melegalkan tindakan maksiat ini. Bahkan baru-baru ini, di beberapa negara yang posisinya tidak terlalu jauh dengan Indonesia, telah melegalkannya.

Dilansir dari Republika (22/08/2022) sebagian negara yang masuk dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bersiap melegalkan hubungan sesama jenis. Singapura, misalnya, kini bersiap melegalkan hubungan sesama jenis. Jika terwujud, mereka bakal menyusul Thailand dan Vietnam yang sudah sudah resmi melegalkan pernikahan sesama jenis.

Kita sangat berharap penuh kepada pemerintah, agar Indonesia jangan sampai ikut-ikutan melegalkan tindakan maksiat ini. Jangan sampai karena telah mengakarnya arus liberal dan sekuler (pemisahan agama dengan kehidupan) di negeri ini, menjadi dalih untuk Indonesia untuk melegalkan LGBT pula.

Karena Allah telah melarang tindakan LGBT, di dalam firman-Nya, “…..
“Mengapa kalian mengerjakan perbuatan yang sangat hina itu, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampaui batas” (QS. al-A’raaf/7: 80-81).

Pelarangan LGBT ini, jika tetap dilegalkan berarti melegalkan adzab Allah. Dalilnya adalah “…..”Sungguh, kami akan membinasakan penduduk kota (Sodom) ini karena penduduknya sungguh orang-orang zalim.” (Qs. Al-Ankabut 31)

“Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.” (Q.S Al-Ankabut: 34)

”Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu), maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat dosa itu” (QS. al-A’raaf: 84).

Sebagaimana yang telah terjadi pada kaum nabi Luth, Allah menurunkan azab terhadap mereka. Maka, jangan sampai negeri ini, negeri mayoritas muslim ikut-ikutan melegalkan LGBT yang jelas diharamkan Allah. Oleh karena itu, mari kita dakwahkan Islam kaffah (sempurna) di tengah-tengah masyarakat, mendakwahkan bahwa LGBT harus benar-benar ditolak! Jangan berikan celah sedikitpun untuk kalangan LGBT, merusakkan generasi kita. Serta menolak segala kebijakan pemerintah yang melegalkan LGBT.

Suara kita, masyarakat umum, jangan merasa tidak didengar, yang terpenting adalah keberpihakan kita terhadap kebenaran Islam. Dengan terus mengopinikan bahwa Islam adalah solusi dari seluruh problema kehidupan serta menolak segala kebijakan legalisasi LGBT. Yakinlah, sedikit banyaknya akan dipertimbangkan oleh pemerintah. Sehingga akan memengaruhi kebijakan yang diambil. Jika dengan perantara kita, ikut untuk berkontribusi menyadarkan masyarakat akan bahaya LGBT, ingat, di akhirat kelak akan ada ganjaran di hadapan Allah, atas upaya kita untuk mencegah kemaksiatan di negeri ini. Wallahu A’lam Bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Kecamatan Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara sampai era […]

  • Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Lambannya penanganan dugaan korupsi desa digital atau Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat Generasi Muda (GM) Grib Jaya Madina berunjuk rasa di kantor  Kejaksaan Negeri Madina, Rabu (24/09/2025). pengunjuk rasa meminta kejaksaan profesional dan tidak tebang pilih terhadap siapa saja yang terduga menikmati aliran dana proyek desa digital […]

  • Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya. Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari […]

  • Alhamdulillah, Inilah Kabar Baik untuk Bidan Desa PTT

    Alhamdulillah, Inilah Kabar Baik untuk Bidan Desa PTT

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA -‎‎ Asisten Deputi Perencanaan dan Sistem Informasi SDM Aparatur, pada Kedeputian SDM Aparatur, KemenPAN-RB Subowo Djoko Widodo mengungkapkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan agar seluruh bidan desa PTT diangkatmenjadi CPNS. Mengingat, kebutuhan masyarakat akan tenaga kesehatan sangat tinggi. “Instruksi Wapres memang disuruh angkat semua. Tapi ada kendalanya terutama untuk bidan desa yang berusia di […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Festival Gordang Sambilan, MAN 1 Panyabungan Juara 1

    Festival Gordang Sambilan, MAN 1 Panyabungan Juara 1

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – MAN 1 Panyabungan meraih Juara I di Festival Gordang Sambilan. Festival yang berlangsung dari 28 hingga 29 November 2019 di Panyabungan, Mandailing Natal itu diikuti Madrasah Aliah se Sumut. Group Gordang Sambilan MAN 1 Panyabungan yang dikomandoi Maulana Ari Sahputra Lubis, merasa terharu dan gembira ketika menerima trofy tersebut. […]

expand_less