Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
  • print Cetak

Oleh: Radayu Irawan, S.Pt
Penulis, tinggal di Padangsidimpuan

Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) merupakan penyakit yang lebih parah daripada hewan. Pasalnya, hewan saja tak ingin mendekati sesama jenis, untuk melampiaskan nafsunya, namun mengapa manusia mau? Sungguh, maksiat yang lebih parah daripada hewan yang tak berakal.

Manusia diberikan akal oleh Allah agar dapat membedakan yang batil dan yang haq. Namun sayangnya akal tersebut tidak dipergunakan dengan cemerlang. Buktinya sehewan-hewannya hewan, enggan melakukan tindakan ini, tapi saat ini, telah banyak negara yang melegalkan tindakan maksiat ini. Bahkan baru-baru ini, di beberapa negara yang posisinya tidak terlalu jauh dengan Indonesia, telah melegalkannya.

Dilansir dari Republika (22/08/2022) sebagian negara yang masuk dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bersiap melegalkan hubungan sesama jenis. Singapura, misalnya, kini bersiap melegalkan hubungan sesama jenis. Jika terwujud, mereka bakal menyusul Thailand dan Vietnam yang sudah sudah resmi melegalkan pernikahan sesama jenis.

Kita sangat berharap penuh kepada pemerintah, agar Indonesia jangan sampai ikut-ikutan melegalkan tindakan maksiat ini. Jangan sampai karena telah mengakarnya arus liberal dan sekuler (pemisahan agama dengan kehidupan) di negeri ini, menjadi dalih untuk Indonesia untuk melegalkan LGBT pula.

Karena Allah telah melarang tindakan LGBT, di dalam firman-Nya, “…..
“Mengapa kalian mengerjakan perbuatan yang sangat hina itu, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampaui batas” (QS. al-A’raaf/7: 80-81).

Pelarangan LGBT ini, jika tetap dilegalkan berarti melegalkan adzab Allah. Dalilnya adalah “…..”Sungguh, kami akan membinasakan penduduk kota (Sodom) ini karena penduduknya sungguh orang-orang zalim.” (Qs. Al-Ankabut 31)

“Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.” (Q.S Al-Ankabut: 34)

”Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu), maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat dosa itu” (QS. al-A’raaf: 84).

Sebagaimana yang telah terjadi pada kaum nabi Luth, Allah menurunkan azab terhadap mereka. Maka, jangan sampai negeri ini, negeri mayoritas muslim ikut-ikutan melegalkan LGBT yang jelas diharamkan Allah. Oleh karena itu, mari kita dakwahkan Islam kaffah (sempurna) di tengah-tengah masyarakat, mendakwahkan bahwa LGBT harus benar-benar ditolak! Jangan berikan celah sedikitpun untuk kalangan LGBT, merusakkan generasi kita. Serta menolak segala kebijakan pemerintah yang melegalkan LGBT.

Suara kita, masyarakat umum, jangan merasa tidak didengar, yang terpenting adalah keberpihakan kita terhadap kebenaran Islam. Dengan terus mengopinikan bahwa Islam adalah solusi dari seluruh problema kehidupan serta menolak segala kebijakan legalisasi LGBT. Yakinlah, sedikit banyaknya akan dipertimbangkan oleh pemerintah. Sehingga akan memengaruhi kebijakan yang diambil. Jika dengan perantara kita, ikut untuk berkontribusi menyadarkan masyarakat akan bahaya LGBT, ingat, di akhirat kelak akan ada ganjaran di hadapan Allah, atas upaya kita untuk mencegah kemaksiatan di negeri ini. Wallahu A’lam Bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Hukum Cabup Madina Harun Mustafa Akan Melaporkan Henri Husein Nasution

    Tim Hukum Cabup Madina Harun Mustafa Akan Melaporkan Henri Husein Nasution

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Ridwan Rangkuti selaku tim kuasa hukum calon Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun -Ichwan menilai manuver Henri Husein Nasution yang melaporkan Cabup Madina Harun Mustafa Nasution ( HMN) ke Gakkumdu dan Poldasu dengan tuduhan penggunaan keterangan palsu adalah sesuatu yang tidak benar, fitnah dan pencemaran nama […]

  • Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Adanya Oknum Ketua KPPS di Kabupaten Mandailing Natal menyunat gaji KPPS dengan dalih pajak, Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dengan tegas mengatakan, anggota KPPS yang menerima gaji tidak dibebani pajak. Kalaupun ada Ketua KPPS yang memotong gaji anggota KPPS, itu diluar perintah KPU. […]

  • Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Jumlah sementara peserta Ujian Nasional (UN) TA 2011 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 10.475 orang. SLTP 4.467 orang dan SLTA 6.008 orang. Rincian peserta UN SLTA, SMA sebanyak 1.885 orang, SMK 1.715 orang dan Madrasah Aliyah 2.408 orang. Sementara untuk SLTP, MTs 3.515 orang dan SMP 9.56 peserta. Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan […]

  • Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Yayasan Mataniari Sian Madina yang berbasis di Mandailing Natal (Madina) terus bergerak mengkampanyekan sekaligus menggenjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat. Program ini merupakan upaya Yayasan Mataniari melestarikan hutan dalam sumbangsihnya bagi mitigasi emisi karbon global yang juga sekaligus memperkuat posisi kesejahteraan masyarakat yang bermukim di zona penyagga hutan. Sebab, hutan adalah asset sumber daya […]

  • ULAMA POLITIK DAN POLITIK ULAMA

    ULAMA POLITIK DAN POLITIK ULAMA

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution Ulama dan pesantren kerap jadi sasaran para politisi dalam membangun basis dukungan politik. Pada setiap pemilu, maka suara tokoh dan santri selalu diperebutkan, bukan saja oleh partai-partai politik berbasis Islam saja, melainkan juga partai-partai politik yang berbasis nasionalis. Kunjungan elit partai kepesantren menjadi wajib dengan harapan bisa mendulang suara. Pesantren […]

  • Dengan Dana 400 juta Pembangunan MCK Masjid di Hutatinggi Tak Kelar.Kades ngaku Kekurangan Dana

    Dengan Dana 400 juta Pembangunan MCK Masjid di Hutatinggi Tak Kelar.Kades ngaku Kekurangan Dana

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): dengan dana Rp.400.000.000 pembangunan mandi cuci kakus (MCK) di masjid nurul iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terbengkalai. Alasan pihak desa kekurangan dana. “Dan Rp.400.000.000 itu sudah habis dipergunakan untuk pembangunan MCK masjid. awal itu sudah di perbesar dari sebelumnya, namun masih ada niat […]

expand_less