Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

LABRN Nilai Tindakan Main Cekik Oknum Sipir LP Natal Pada Pelajar SD Tidak Manusiawi, Polisi Harus Beri Pasal Berat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
  • print Cetak

Ketua Lembaga Adat Budaya Ranah Natal ( LABRN )Ali Napiah SH

PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Kasus penganiayaan pelajar Sekolah Dasar yang dilakukan Sipir Tahanan LP Kelaa IIB Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pada senin siang 28/8/2023 kemaren, menjadi perhatian serius tidak hanya Pemda Madina. Lembaga Adat Budaya Ranah Natal ( LABRN ) juga ikut bersuara.

Ali Napiah selaku Ketua LABRN pada Mandailing Online Rabu 29/8/2023 mengaku, tindakan yang dilakukan oknum Sipir LP Kelas II Natal atas nama Taufik sungguh tidak manusiawi karena dilakukan pada anak yang masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar.

” NV ( inisial ) itu adalah anak kami, ini sudah kali ke dua terjadi dilakuka oleh oknum Sipir di LP Kelas IIB Natal, sebelumnya tahun 2021 lalu kejasian penganiayaan jg terjadi ” kata Ali Napiah.

Ia sangat menyesalkan atas terjadinya kejadian tersebut, sebab korban masih anak-anak dan si korban sesuai pengakuan nya telah menyampaikan kepada Sipir itu bukan dia/ korbam yang melakukan pelemparan rumah pelaku, namun tidak di indahkan dan justru melakukan kekerasan.

Sebagai Ketua Lembaga Adat Budaya Ranah Natal, Ali Napiah Meminta kepada Penegak hukum agar menuntut pelaku dengan pasal pemberatan sehingga pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya yang kurang manusiawi itu.

Kepada Kepolisian Polres Madina, Ali Napiah juga berterimakasih karena cepat memproses kasus ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasus penganiayaan yang dilakukan Taufik seorang Sipir LP Kelas IIB Natal terhadap Korban inisial NV pelajar kelas 4 Sekolah Dasar di Natal saat ini sedang bergulir di Polres Madina.

Penyidik dari Satreskrim Polres Madina  sampai siang ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Taufik selaku terlapor yang diduga melakukan penganiayaan. Pemeriksaan juga dilakukan kepada korban NV dan Ayah korban Irsan selaku pelapor.

Dari keterangan Irsan selaku Pelapor yang merupakan ayah kandung korban mengatakan, motif penganiayaan dilakukan oknum Sipir tersebut dari pengakuan anaknya karena dituduh melempari rumah kontrakan pelaku.

Meski anaknya kata Irsan sudah mengaku bukan pelaku pelemparan, namun si oknum Sipir tetap ngotot agar anak nya mengakuinya. saat itu anaknya di cekik pelaku karena dipaksa mengakui yang bukan dilakukannya.

Kakanwil kemenkumham Sumatera Utara Imam Suyudi yang dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp seputar hal ini belum memberi jawaban. ( red )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motivasi dan Disiplin Kerja PNS Madina Perlu Pembinaan

    Motivasi dan Disiplin Kerja PNS Madina Perlu Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : FAUZAN HELMI RANGKUTI, M.Si Sekretaris MD Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Madina  Sumber daya manusia dalam organisasi sangat penting karena sebagai motor penggerak dari seluruh kegiatan atau aktivitas dalam mencapai tujuan organisasi maupun untuk mempertahankan kelangsungan hidup organisasi. Berhasil tidaknya suatu organisasi dalam mempertahankan eksistensi organisasi diawali dari mengelola sumber daya manusia, khususnya […]

  • Saipullah Santuni Yatim di Hutabargot dan Dalan Lidang

    Saipullah Santuni Yatim di Hutabargot dan Dalan Lidang

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menyantuni anak yatim di lima desa di Kecamatan Hutabargot, Madina, Sabtu (26/10/2024). Lima desa itu: Desa Hutabargot Lombang, Desa Hutanaingkan, Desa Hutabargot Dolok, Desa Hutabargot Nauli, dan Desa Kumpulan Setia. Penyantunan yatim untuk Desa Hutabargot Lombang dan Desa Hutanaingkan […]

  • Integrasi Bisnis Ayam Kampung Harus Ada di Tiap Provinsi

    Integrasi Bisnis Ayam Kampung Harus Ada di Tiap Provinsi

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SULTRA – “Setiap provinsi perlu ada percontohan integrasi bisnis ayam kampung yang menggerakkan para peternak,” ujar Menteri Pertanian, Syahrul YL. Itu dikatakannya saat membuka peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39 Tahun 2019 di Konawe Selatan, Sulawesi Utara (2/11/2019). Teknologi pertanian di Indonesia sudah banyak tersedia.  Untuk memajukan pertanian, mandiri dan modern yang kurang adalah gebrakannya […]

  • Bupati Batubara Diadukan ke Mabes Polri

    Bupati Batubara Diadukan ke Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KISARAN- Persoalan dugaan manipulasi hasil seleksi CPNS Batubara tahun 2010 memasuki babak baru. Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen, secara resmi diadukan ke Mabes Polri, karena diduga mendalangi manipulasi data, dalam proses seleksi CPNS di daerah tersebut. Janto Dearmando Saragih, dari Gerakan Penyelamat Harta Negara (Gerphan) yang mengadukan OK Arya ke Mabes Polri, dalam laporan polisi […]

  • Partai Hanura Raih 2 Kursi di Dapil I

    Partai Hanura Raih 2 Kursi di Dapil I

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Dapil I (Daerah Pemilihan I) diprediksi Partai Hanura memperoleh 2 kursi. Dapil I meliputi Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Barat dan Panyabungan Timur. Dari kuota 10 kursi di Dapil I […]

  • Terkait Smart Village, 2 Pejabat Pemkab Madina Tak Hadiri Panggilan Jaksa

    Terkait Smart Village, 2 Pejabat Pemkab Madina Tak Hadiri Panggilan Jaksa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) telah melakukan pemanggilan pertama terhadap 2 pejabat pemkab Madina terkait “Smart Village”, namun tidak dihadiri. Demikian penjelasan Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal, SH, MH melalui Kasi Pidsus, Herianto, SH kepada wartawan, Kamis (12/06/2025). ”mereka belum datang, kemaren jadwalnya dan akan kita panggil ulang,”pungkas Kasi […]

expand_less