Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Rapat Terkait PETI, Dandim 0212/TS Minta Polisi Terbuka, Wakil Bupati Bantah Terima Hasil PETI

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
  • print Cetak

Rapat Unsur Forkopimda dan Masyarakat Penambang Emas Ilegal Kota Nopan di Aula Kantor Bupati Madina Kamis 4/4/2024 ( fikri )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Letkol Inf Amrizal Nasution Dandim 0212/TS meminta penertipan tambang emas ilegal tidak hanya di aliran sungai batang gadis di kota nopan saja, tetapi harus dilakukan secara merata di Kabupaten Mandailing Natal.

” rapat kita ini bukan rapat Forkopincam ( Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, tetapi rapat melibatkan Forkopimda ( Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ). Jadi pembahasan harusnya tidak fokus pada pelaku tambang emas ilegal di kota nopan saja, tetapi harus semua daerah di Madina yang ada praktek tambang emas ilegal seperti Batang Natal, Muara Sipongi dan lainnya. Jadi tidak ada tebang pilih,” jelas Letkol Inf Amrizal Nasution saat rapat dengar pendapat mencari solusi permasalahan tambang emas ilegal yang terjadi di kota nopan yabg dilaksanakan di aula kantor bupati Kamis 4/4/2024.

Dihadapan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP Ari Sofandi Paloh, Sekda Madina dan sejumlah intansi terkait serta tokoh adat, agama dan pelaku tambang yang hadir pada rapat tersebut, Dandim 0212/TS juga meminta agar Polisi terbuka atas tudingan adanya oknum TNI yang menjadi beking ilegal mining di Kota Nopan.

” saya juga meminta pada aparat kepolisian agar terbuka siapa yang dikatakan oknum TNI yang menjadi beking tambang emas ilegal tersebut seperti pernyataannya pada rapat penanganan penambang emas tanpa izin yang dilaksanakan di aula Polres Madina Rabu 3/4/2024 kemaren,” tegas Letkol Inf Amrizal Nasution dengan disambut tepuk tangan wartawan yang hadir pada rapat itu.

Senada dengan itu. Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution pada rapat itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima apapun dari hasil tambang emas illegal yang beroperasi di Kecamatan Kota Nopan.

“saya dari kecil sampai dewasa baru ini melihat kondisi sungai di Kota Nopan seberantak ini karena tambang emas ilegal dan saya pastikan saya juga tidak pernah menerima apapun dari hasil tambang tersebut seperti yang di isukan,” kata Atika.

Atika berharap dengan pertemuan yang dipasilitasi Pemkab Madina dapat mencari solusi bagai mana pelaku tambang emas ilegal bisa ditertipkan tanpa harus adu fisik.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP.Ari Sofandi Paloh pada rapat itu menegaskan, pihaknya telah melakukan tindakan persuasip pada pelaku tambang dan telah mengamankan dua alat berat milik pelaku tambang emas ilegal.

” kami tidak mau dibenturkan dengan masyarakat, kalau masih bisa melakukan penertipan secara baik baik kenapa tidak. Rapat ini kami harapkan menghasilkan putusan yang baik,” kata Kapolres.

Ia menjelaskan, tindakan kepolisian dalam menertipkan pelaku tambang emas ilegal di kota nopan sudah dilakukan, namun masyarakat dan toke tetap saja mengulangi praktek itu. Untuk itu penertipan harus memang melibatkan semua pihak, jangan selalu polisi yang disalahkan dan dibenturkan.

Lainhalnya dengan juru bicara utusan warga dari berbagai desa justru menyatakan mendukung tambang ilegal tersebut dengan alasan faktor ekonomi. Mereka menyebut banyak warga yang menggantungkan pendapatan dari tambang ilegal

Rapat yang berlangsung sekitar 3 jam itu pun akhirnya menghasilkan 3 rekomendasi. Pertama melarang aktivitas penambangan liar di kawasan itu.
Kedua, apabila pihak penambang tidak mengindahkan pelarangan maka akan menghadapi tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, pertambangan tradisional (sejenis mendulang tanpa mengerahkan alat berat) masih bisa dimaklumi.

Sebelumnya masih di pertemuan itu, pihak pemerintah daerah menyatakan bahwa peluang menjadi pertambangan legal masih memungkinkan berlaku di wilayah Kotanopan, yakni dengan pengajuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada pemerintah Indonesia di Jakarta.

Pihak kecamatan membeber fakta bahwa saat ini di kawasan Kotanopan saat ini terdapat 23 alat berat jenis beko yang melakukan pengerukan tanah dalam aktivitas penambangan emas. Lokasi umumnya berada di lahan-lahan pinggiran Sungai Batang Gadis.

Peliput : Hanapi Lubis

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021). Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir. Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 […]

  • Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama ini para kontraktor mengabarkan bahwa salah satu oknum yang terlibat menjual proyek pemerintah daerah adalah Asisten III Pemkab Mandailing Natal (Madina), Samad Lubis, SE. Selain Samad Lubis, ada juga onum anggota DPRD Madina berinisial JS yang disebut-sebut orang dekat bupati terlibat dalam bisnis kongkalikong penjualan proyek tersebut. Ketika persoalan pengarahan […]

  • PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

    PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      Oleh : Irwan H Daulay | Pemerhati Ekonomi Menurut pemberitaan Mandailing Online, telah terjadi musibah di lokasi PETI Dompeng, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (18/3/2026). Laporan yang diterima menyebutkan tiga orang tertimbun material tambang. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat. Hingga saat ini, identitas […]

  • Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mendapat alokasi dana sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan pasar di Madina pada Tahun 2013 mendatang. Dari tiga usulan pembangunan pasar tradisional, yang disetujui hanya pembangunan pasar di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu. Hal ini mengingat pasar tersebut adalah pasar yang tercipta alami dan telah […]

  • Tim Teknis Telusuri Batas Tapsel-Madina

    Tim Teknis Telusuri Batas Tapsel-Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim teknis mulai melakukan penelusuran area perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan ini menindaklanjuti MoU (Memorandum Of Understanding) yang ditandatangani bupati kedua kabupaten. Tapal batas antar kabupaten bertetangga ini menjadi polemik selema beberapa tahun terakhir terutama polemik di tingkat warga desa di perbatasan. Tim teknis dipimpin Kabag Tapem […]

  • Ngada Di Ambang

    Ngada Di Ambang

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya Sutan Kabidun TARSONGGOT Nipupu na mardalan, mamota-mota harangan, manopi-nopi aek Batang gadis. Tarbege sora ni halak na bahang kotu isa, rupana madung donok halahi tu huta Sirambas. Ngada sadia honok tarpaida ma palito maraolnolan, sumonang ma pangarohai saotik. Nabulus binoto ni Manjalak do nian rare ni banjaran ni bagas ni pareban nia i. Dipabulus […]

expand_less