Senin, 27 Jul 2026
light_mode

Pelaku Penganiayaan di Hutabaringin Julu Niat Damai, Keluarga Korban Belum Buka Pintu

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
  • print Cetak

Sahirbani Rangkuti (34) warga Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina)

MADINA- Mandailing Online : Kasus penganiayaan oleh Oloan Rangkuti warga desan Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang saat ini kasusnya sedang bergulir di Polres Madina ternyata sudah berupaya damai dengan korban.

Terlapor Oloan Rangkuti mengaku telah mengutus sejumlah tokoh masyarakat desa ke rumah korban Sahirbani Rangkuti di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan Kota pada minggu malam 18/8/2024.namun upaya itu tidak berhasil.

” Ia saya sudah utus BPD ( badan permusyawaratan desa) dan sejumlah tokoh adat ke rumah keluarga Sahirbani untuk membicarakan perdamaian agar persoalan diselesaiakan secara kekeluargaan. Namun pintu masih tertutup kayak nya ” Kata Oloan Rangkuti senin 19/8/2024.

Ia mengaku saat utusan ke rumah korban, korban memang sedang tidak ada di rumah, hanya ada istrinya.

Upaya damai ini juga dibenarkan oleh Darman Rangkuti Kepdes Hutabaringin Julu. Ia mengaku beberapa kali sudah memediasi jalan damai dengan korban namun belum berhasil.

Kasus penganiayaan sebagai terlapor Oloan Rangkuti yang juga merupakan perangkat desa Hutabaringin Julu ini sendiri saat ini sudah tahap pemeriksaan saksi di Polres Madina pasca korban Sahirbani Rangkuti melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Madina.

Kepala Desa Hutabaringin Julu Darman Rangkuti juga telah dimintai keterangannya oleh penyidik Polres Madina pada Jum’at 16/8 lewat. Hal ini dibenarkan oleh Plt Humasy Polres Madina Ipda Bagus Seto saat dikonfirnasi.

Kepala Desa Darman Rangkuti sendiri saat dikonfirmasi membenarkan pemanggilannya ke Polres, namun ia tidak merinci apa saja poin pemeriksaan terhadap dirinya kemaren.

“Iya saya dipanggil ke Polres, jadi saksi dan diwawancara. Saya tidak ingat lagi apa wawancaranya,” Kata Darman Melalui Sambungan telepon Whatsapp senin 19/8.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan Sahirbani Rangkuti terjadi pada sabtu 10 agustus sekitar pukul 18.40 di depan rumah oknum perangkat desa Oloan Rangkuti.

Sahirbani sendiri melaporkan kasus penganiayaan terhadap dirinya pada sabtu 10 Agustus 2024 di Polres Madina. Terlapor sendiri atas nama Oloan Rangkuti

Dalam surat tanpa penerimaan laporan polisi diuraikan bahwa terlapor atas nama Oloan Rangkuti melakukan tindak penganiayaan terhapa Pelapor atas nama Sahirbani dengan cara terlapor menggunakan satu buah bilah parang pendek yang mengenai wajah atau pipi sebelah kiri korban yang mengakibatkan luka robek dibagian wajah atau pipi sebelah kiri.

Sementara itu, Oloan Rangkuti sendiri sebagai terlapor pada Mandailing Online membantah bahwa Ia melakukan penganiayaan pada Sahirbani (Korban). Ia mengaku hanya melakukan pembelaan diri sebab baku hantam dengan korban.

“Tidak bang, itu berita bohong. Saya hanya membela diri karena korban saat itu emosi. Banyak saksinya bang, dan si korban ini juga yang datang ke pekarangan rumah saya,” Ucap Oloan Rangkuti terduga pelaku melalui sambungan Seluler pada Jum’at lewat 16/ 8/2024. ( red/ fikri)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai banyaknya proyek yang bermasalah di Dinas Pekerjaan Umum diakibatkan oleh keterlambatan proses lelang paket proyek. Selain itu, ditemukan juga dugaan keterlambatan pelaksanaan beberapa proyek yang tidak mendapatkan punishment sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Dan, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat beberapa […]

  • Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu memberikan estimasi 56 hektar lahan untuk ubi kayu. Penyiapan lahan seluas 56 hektar itu dalam rangka mendukung pendirian pabrik tapioka di Mandailing Natal (Madina). Tiga investor Sumut dalam pertemuan dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di Panyabungan, Jum’at (1/11/2019) menyatakan bersedia menanamkan modal pendirian pabrik tapioka di Madina […]

  • Imron Lubis  Terpilih Jadi Ketua Partai Hanura Madina

    Imron Lubis Terpilih Jadi Ketua Partai Hanura Madina

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  H.Imron Lubis resmi menjadi ketua DPC partai hanura Kabupaten Mandailing Natal priode 2016 – 2021. Imron Lubis yang masih menjabat wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) ini, terpilih untik memimpn Hanura Madina pada Musyawarah Cabang Partai Hanura ke II, Sabtu (25/6) di Hotel Rindang Panyabungan dihadiri pengurus DPD Hanura Sumut, Pimpinan Anak […]

  • OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M. Daud Batubara Pencinta Adat Mandailing     Setiap bangsa memiliki sumber patron dalam kehidupannya. NKRI menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukumnya, sehingga apapun aturan yang dijadikan landasan berpijak dalam berbuat di Nusantara, tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Para Ahli Filsafat, lebih mendasari sumber hukum berfokus pada apa yang […]

  • Foto Pasar Panyabungan Tahun 1926

    Foto Pasar Panyabungan Tahun 1926

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Foto ini dicopy Mandailing Online dari https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Straatgezicht_bij_de_markt_en_het_busstation_in_Panjaboengan.jpg Dari sumber Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen Diberi judul “Straatgezicht bij de markt en het busstation in Panjaboengan” Berdasar keterangan yang tertera di website tersbut foto ini diabadikan pada tahun 1926. Dalam keterangan yang disertakan, dijelaskan bahwa yang ada di dalam foto itu adalah stasiun bus di […]

  • Tugu Perjuangan Beralih Fungsi

    Tugu Perjuangan Beralih Fungsi

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Beberapa bulan menjelang Pemilihan Umum 2014, berbagai upaya akan dilakukan untuk mensosialisasikan Partai Politik terhadap masyarakat. Seperti Tugu Perjuangan yang beralih fungsi menjadi tempat pemasangan tiang bendera Parpol, padahal salah satu ikon kota yang dapat menambah keindahan Kota Psp ialah Tugu Perjuangan. “Heran, kata pertama yang cocok dikatakan ketika melihat Tugu Perjuangan yang […]

expand_less