Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
  • print Cetak

Pengrajin tahu di kawasan aek galoga, Kelurahan Pidoli, Mandailing Natal ( Fikri)

MADINA-Mandailing Online : Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS mulai diwanti-wanti para pengrajin tahu dan tempe yang bahan bakunya kacang kedelai impor karena akan membuat harga komoditas tersebut naik.

Mandailing Online menyambangi sejumlah pengrajin tempe di kawasan Kota Sianta Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), Sabtu (29/6). Menurut mereka harga kedelai masih terpantau stabil dan normal.

Jailani pengrajin tempe ini mengaku harga kedelai masih berkisar Rp. 650.000/ karung nya. Untuk penjualan produksi sendiri setelah di potong dengan ukuran 10×12 cm ia menjual tempe pada pengecer diharga Rp 1800 saja, sementara pengecer menjual Rp. 2000.

” Sejauh ini belum ada pengaruh ke produksi meski harga nilai tukar rupiah ke dolla AS melemah. Harga Kedalai sendiri masih normal, namun kalau harga kedelai impor naik, otomatis saya mengikuti saja ” Jelas Jailani.

Sementara itu Adi pengrajin tahu di kawasan aek galoga, Kelurahan Pidoli Panyabungan memberi keterangan serupa. Harga tahu dari hasil produksi pabriknya masih normal. Ia menjual ke pengecer Rp. 900/ potong dengan ukuran 6×6 cm. Pengecer sendiri menjualnya Rp. 1000/ potong nya.

Saat harga kedelai naik, Adi mengaku terpaksa menyiasatinya dengan mengurangi ukuran potongan tahu, namun harga tetap normal. Hanya saja keuntungan yang diperoleh berkurang dari yang biasa.

” Kalau pengalaman ketika harga kedelai naik, keuntungannya hanya dikisaran 20 persen saja, tetapi kalau harga kedelai normal, keuntungan bisa mencapai 50 persen, ” Jelas Adi.

Daya beli sendiri diakui Adi yang sudah membuka usaha produksi tahu sejak 2008 lalu terus menurun. Penurunan drastis itu sejak covid 19 terjadi. Ia memperkirakan penurunan omset mencpai 30 persen.

“Sampai 30% turun. Kedepannya mungkin juga semakin menurun karena tahu juga sudah mulai kurang peminatnya ditambah harga bahan baku yang tidak menentu” Tutur Adi.

Penelusuran Mandailing Online dari sejumlah pengrajin tahu dan tempe mengaku sempat menggunaka bahan baku kedelai lokal. Selain harga lebih murah dari barang kedelai impor kualitas nya juga lebih bagus. Namun hanya bertahan beberapa waktu saja karena produksi kedelai lokal terus tergerus oleh kedelai impor.

Para pengrajin tahu tempe menilai, kondisi ini terjadi akibat tidak adanya kepedulian Pemerintah terhadap petani kedelai, sehingga petani memilih tidak nanam kedelai yang pada akhirnya berdampak pada pengrajin tahu tempe.

Kondisi itulah yang membuat pengrajin tahu dan tempe terpaksa bergantung pada kedelai impor yang harganya lebih mahal. ( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Caleg Main Uang, Silahkan “Gondang Takar”

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal mengingatkan rakyat agar pandai memilih calon DPRD pada Pemilu tahun depan. Bahkan rakyat perlu melakukan “gondang takar” mengusir caleg (calon legislatif) yang datang menawarkan uang agar dia dipilih. Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik […]

  • Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sulitnya pasokan bawang dan cabai menjadi penyebab naiknya harga 2 bahan poko ini di Mandailing Natal( Madina ). Pantauan pasar sendiri, harga cabai merah naik hingga Rp.25.000 / kg nya. Sedangkan harga bawang merah naik Rp.8000/ kg. ” cabai merah Rp. 70.000 /kg, sebelumnya hanya Ro.45.000 saja. Untuk harga bawang merah […]

  • Pendukung Sofwat-Zubeir Kian Bertambah

    Pendukung Sofwat-Zubeir Kian Bertambah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGABAYU (Mandailing Online) — Peta dukungan kepada pasangan Sofwat-Zubaeir terus mengalir di berbagai wilayah Mandailing Natal (Madina). Termasuk di kawasan Pantai Barat Madina, sejumlah komponen menyatakan mendukung H.M. Sofwat Nasution-Ir. H. Zubeir Lubis sebagai kandidat bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina. Tim Trabas Sinunukan melakukan silaturrahmi dengan Ir. H. Zubeir Lubis, Minggu malam (17/5-2020). Pada […]

  • Tiap tahun ratusan polisi dipecat

    Tiap tahun ratusan polisi dipecat

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDUNG, (MO) – Sepanjang tahun 2012, seratusan anggota Polri dipecat dari keanggotaan karena melanggar kode etik kepolisian. Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Nanan Sukarna menjelaskan, setiap tahunnya, 300-500 anggota Polri di Indonesia dipecat dengan tidak hormat. “Untuk tahun ini atau saat ini sudah seratusan lebih yang dipecat,” jelas Nanan saat ditemui di Hotel Royal Panghegar, hari […]

  • Harga Buah Impor di Madina Turun

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua minggu terakhir ini harga buah impor di tingkat agen mengalami penurunan di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) setelah sempat naik yang mencapai 100 persen. Rusdi Nasution, seorang pedagang buah di pasar Panyabungan menjawab wartawan, Jum’at (31/5) mengungkapkan penurunan harga sejumlah buah impor mencapai 30 persen. Buah apel misalnya, dua […]

  • Nomor Ujian CPNS Dibagikan Kantor Pos

    Nomor Ujian CPNS Dibagikan Kantor Pos

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Onine) – Terkait tahapan proses penyaringan CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pihak Kantor Pos tengah mengirim nomor ujian peserta kepada masing-masing pelamar. “Saat ini sudah membagikan nomor peserta ujian CPNS ke alamat masing-masing pelamar, disesuaikan dengan alamat pada lamaran peserta,” kata Kepala Kantor Pos Panyabungan, Ramli Siregar menjawab wartawan, Senin (28/10/2013). Dijelaskannya, ada […]

expand_less