Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Inovasi Baru Seorang Petani di Huraba, Produksi Padi 118 Kaleng Per Bun-Bun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2015
  • print Cetak

 

SIABU (Mandailing Online) – Seorang petani bernama Edi Ibrahim di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) berhasil memperoleh hasil produksi padi sebesar 118 kaleng per bun-bun untuk varietas Inpari Sidenuk dan 150 kaleng untuk varietas Siganteng.

Perolehan ini berkat inovasi perlakuan pola baru pada tanaman padi yang diterapkan Edi Ibrahim.

Satu bun-bun setara dengan 1/6 hektar. Sedangkan 1 kaleng setara dengan sekitar 10 hingga 12 kilo gram gabah basah.

Angka produksi ini terbilang bagus, sebab, selama ini dengan perlakuan biasa hanya mampu memproduksi sekitar 60 kaleng per bun-bun di kawasan itu untuk varietas Inpari Sidenuk.

Demikian dipaparkan Edi Ibrahim dalam acara Rembug Ke-2 Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Madina di lokasi pembibitan KTNA, Desa Simaninggir, Kecamatan Siabu, Selasa (4/8).

Rembug KTNA ini merupakan pertemuan rutin organisasi KTNA dari semua tingkatan dalam mengumpulkan seluruh inovasi dan temuan-temuan baru para petani serta kendala-kendala di sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Edi Ibrahim mengungkapkan, inovasi yang dilakukannya sejauh ini sudah diterapkan pada dua varietas padi, yakni varietas Inpari Sidenuk dan varietas Siganteng. Untuk varietas Siganteng tingkat produksinya malah lebih tinggi yakni 150 kaleng per bun-bun.

Dipaparkannya, perlakuan pada tanaman padi ini mulai dari metode umur persemaian, pola pengolahan dan pengeringan lahan, jadwal pemupukan dan jenis pupuk.

Untuk pengolahan lahan dilakukan dengan pola cangkul memakai hand traktor dengan kedalaman cangkul standar. Sementara umur bibit dipersemaian hanya 8 hari sebelum ditanam. Jumlah bibit yang ditanam hanya 1 hingga 2 batang per rumpun dengan pola tanam sistem legowo. Sehingga dalam 1 bun-bun hanya membutuhkan bibit sebanyak 6 kg.

Umur bibit yang hanya 8 hari ini masih sulit dijumpai di kawasan Mandailing Godang, karena umumnya para petani selama ini menunggu umur bibit di persemaian sekitar 3 minggu sebelum ditanam.

Begitu juga dengan jumlah batang yang ditanam per rumpun, selama ini petani menerapkan jumlah bibit antara 4 hingga 6 batang bibit per rumpun.

Yang tak kalah menarik dari inovasi ala Edi Ibrahim ini adalah pola pengeringan lahan. Ibrahim melakukan pengeringan lahan pasca tanam hingga tanah pecah atau retak-retak.

Pola pengeringan ini berbeda dengan pola selama ini dimana lahan dikeringkan hanya dalam rentang sebelum tanah pecah. Petani selama ini menghindari pengeringan hingga tanah pecah karena kekhawatiran pada kematian bibit yang baru ditanam.

Pupuk organik butiran ditaburkan 1 hari sebelum air dialirkan. Kebutuhan pupuk organik butiran sebanyak 6 karung untuk 1 bunbun. Pemupukan dilakukan 3 kali, yakni setelah tanah pecah pasca tanam, 25 hari setelah tanam dan 55 hari setelah tanam.

Rembug KTNA ini dipimpin Ketua KTAN Madina, Rosmala Dewi dan dimediasi Ahli Andalan KTNA Madina, Ponimin serta dihadiri fungsionarsi KTNA Kabupaten Madina dan pengurus KTNA Kecamatan se-Madina.

Dari Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Madina hadir Sekretaris, Miswar dan Kabid Kelembagaan, Sahminan Nasution. Dari Dinas Pertanian Peternakan Madina hadir Kabid PLA, Ahmad Husin Siregar. Dari Bagian Perekonomian Pemkab Madina hadir Kasubbag Produksi Pertanian, Zoro.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemagaran TPU Belum Selesai

    Pemagaran TPU Belum Selesai

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) dari Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hingga sampai sekarang ini masih banyak yang belum selesai. Padahal, diduga proyek tersebut sudah habis masa kontraknya.(MB)

  • Harimau Sumatera di Madina Tewas Kana Jerat Binatang

    Harimau Sumatera di Madina Tewas Kana Jerat Binatang

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seekor harimau sumatera jenis betina ditemukan mati di perkebunan warga Desa Hutarimbaru, Kecamatan Kota Nopan, Madina. Dugaan sementara harimau usia 1- 3 tahun tersebut mati lantaran kena alat jerat hewan milik warga. Saat ini harimau itu telah di serahkan ke Balai Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG) Madina. Rabu 11/9/2024 Refdi […]

  • Paslon SAHATA Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Siabu

    Paslon SAHATA Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Siabu

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) memberikan bantuan kepada para korban kebakaran di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Madina, Rabu (20/11/2024). Bantuan berupa sambako itu diserahkan oleh Ketua Tim Pemenangan SAHATA Khoiruddin Faslah Siregar.  Dia mengatakan bantuan ini […]

  • Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya pergeseran cara hidup masyarakat. Bukan saja terjadi pada sektor kesehatan, tapi juga pada penentuan tempat sekolah anak-anak. Tingginya kasus Covid-19 pada 2020 lalu membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah. Namun, awal tahun ini pemerintah membuaka sekolah untuk jenis pesantren. Hal ini memeengaruhi para orang […]

  • Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pagi ini sejumlah penyidik KPK menggeledah ruang Sekretariat Badan Anggaran DPR. Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung mengaku tidak tahu bahwa KPK menggeledah ruang kerja pimpinan Banggar hari ini, Jumat 10 Februari 2012. “Kami nggak tahu. Penggeledahan semacam itu memang nggak harus kasih informasi,” kata Tamsil saat dihubungi wartawan. Namun Tamsil tidak mempermasalahkan penggeledahan […]

  • Toge Panyabungan Ditetapkan Sebagai Makanan Khas Mandailing

    Toge Panyabungan Ditetapkan Sebagai Makanan Khas Mandailing

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Toge Panyabungan ditetapkan sebagai makanan khas etnis Mandailing. Penetapan itu disahkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2017 yang berlangsung pada tanggal 21 hingga 24 Agustus 2017 lalu di Jakarta oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud RI. Dalam website http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbaceh/2017/08/24/sidang-penetapan-warisan-budaya-takbenda-indonesia-2017/ dijelaskan bahwa penetapan […]

expand_less