Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Inovasi Baru Seorang Petani di Huraba, Produksi Padi 118 Kaleng Per Bun-Bun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2015
  • print Cetak

 

SIABU (Mandailing Online) – Seorang petani bernama Edi Ibrahim di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) berhasil memperoleh hasil produksi padi sebesar 118 kaleng per bun-bun untuk varietas Inpari Sidenuk dan 150 kaleng untuk varietas Siganteng.

Perolehan ini berkat inovasi perlakuan pola baru pada tanaman padi yang diterapkan Edi Ibrahim.

Satu bun-bun setara dengan 1/6 hektar. Sedangkan 1 kaleng setara dengan sekitar 10 hingga 12 kilo gram gabah basah.

Angka produksi ini terbilang bagus, sebab, selama ini dengan perlakuan biasa hanya mampu memproduksi sekitar 60 kaleng per bun-bun di kawasan itu untuk varietas Inpari Sidenuk.

Demikian dipaparkan Edi Ibrahim dalam acara Rembug Ke-2 Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Madina di lokasi pembibitan KTNA, Desa Simaninggir, Kecamatan Siabu, Selasa (4/8).

Rembug KTNA ini merupakan pertemuan rutin organisasi KTNA dari semua tingkatan dalam mengumpulkan seluruh inovasi dan temuan-temuan baru para petani serta kendala-kendala di sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Edi Ibrahim mengungkapkan, inovasi yang dilakukannya sejauh ini sudah diterapkan pada dua varietas padi, yakni varietas Inpari Sidenuk dan varietas Siganteng. Untuk varietas Siganteng tingkat produksinya malah lebih tinggi yakni 150 kaleng per bun-bun.

Dipaparkannya, perlakuan pada tanaman padi ini mulai dari metode umur persemaian, pola pengolahan dan pengeringan lahan, jadwal pemupukan dan jenis pupuk.

Untuk pengolahan lahan dilakukan dengan pola cangkul memakai hand traktor dengan kedalaman cangkul standar. Sementara umur bibit dipersemaian hanya 8 hari sebelum ditanam. Jumlah bibit yang ditanam hanya 1 hingga 2 batang per rumpun dengan pola tanam sistem legowo. Sehingga dalam 1 bun-bun hanya membutuhkan bibit sebanyak 6 kg.

Umur bibit yang hanya 8 hari ini masih sulit dijumpai di kawasan Mandailing Godang, karena umumnya para petani selama ini menunggu umur bibit di persemaian sekitar 3 minggu sebelum ditanam.

Begitu juga dengan jumlah batang yang ditanam per rumpun, selama ini petani menerapkan jumlah bibit antara 4 hingga 6 batang bibit per rumpun.

Yang tak kalah menarik dari inovasi ala Edi Ibrahim ini adalah pola pengeringan lahan. Ibrahim melakukan pengeringan lahan pasca tanam hingga tanah pecah atau retak-retak.

Pola pengeringan ini berbeda dengan pola selama ini dimana lahan dikeringkan hanya dalam rentang sebelum tanah pecah. Petani selama ini menghindari pengeringan hingga tanah pecah karena kekhawatiran pada kematian bibit yang baru ditanam.

Pupuk organik butiran ditaburkan 1 hari sebelum air dialirkan. Kebutuhan pupuk organik butiran sebanyak 6 karung untuk 1 bunbun. Pemupukan dilakukan 3 kali, yakni setelah tanah pecah pasca tanam, 25 hari setelah tanam dan 55 hari setelah tanam.

Rembug KTNA ini dipimpin Ketua KTAN Madina, Rosmala Dewi dan dimediasi Ahli Andalan KTNA Madina, Ponimin serta dihadiri fungsionarsi KTNA Kabupaten Madina dan pengurus KTNA Kecamatan se-Madina.

Dari Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Madina hadir Sekretaris, Miswar dan Kabid Kelembagaan, Sahminan Nasution. Dari Dinas Pertanian Peternakan Madina hadir Kabid PLA, Ahmad Husin Siregar. Dari Bagian Perekonomian Pemkab Madina hadir Kasubbag Produksi Pertanian, Zoro.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Horrific! Barbaric! Itulah kata yang pasti muncul dibenak manusia modern hari ini  jika mendengar kata “perang”. Kenapa tidak? Karena perang yang telah terjadi, baik perang dunia pertama dan kedua telah menyisakan luka mendalam dan ketakutan yang mendarah daging bagi korban yang masih hidup atau keluarga yang telah […]

  • Ical: Golkar siap menang pemilu 2014

    Ical: Golkar siap menang pemilu 2014

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar menyatakan komitmennya bahwa akan mengantarkan Partai berlambang Beringin ini memenangi Pemilu 2014. Komitmen ini disampaikan Ical, saat menghadiri peringatan ulang tahun Partai Golkar di Lapangan Benteng, Medan. “Semangat kader Golkar yang telah memenangi wilayah Medan sebaiknya diikuti kader lain, sehingga dapat memenangi pilkada lainnya, lalu memenangi Pemilu […]

  • Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng. Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani […]

  • Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampoeng Kaos Madina (KKM) sebagai industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis produk khas Mandailing, terus mengembangkan inovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama kain bermotif khas Mandailing. Saat ini KKM telah menambah produknya, berupa produk kain yang diproduksi dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kain-kain yang diproduksi tersebut memiliki corak dan motif Mandailing. […]

  • Wanita Tak Dikenal Diamankan

    Wanita Tak Dikenal Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Isu penculikan anak semakin merebak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Apalagi setelah Polsek Panyabungan Kota mengamankan seorang wanita tak dikenal di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Rabu (24/11/2010). Informasi yang diperoleh dari warga, wanita yang diduga angota sindikat penculik anak ini awalnya mau masuk ke rumah warga di Jalan Bakti ABRI, […]

  • BNN Dibentuk di Sidimpuan

    BNN Dibentuk di Sidimpuan

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN-Direncanakan tahun ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan dibentuk di Kota Psp. Sekarang tinggal menunggu petunjuk dari BNN Pusat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) mengatakan, direncanakan tahun 2012, BNN dibentuk di Kota Psp. Nantinya pimpinan BNN ini bisa dari kepolisian atau PNS aktif di Kota Psp yang […]

expand_less