Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Inovasi Baru Seorang Petani di Huraba, Produksi Padi 118 Kaleng Per Bun-Bun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2015
  • print Cetak

 

SIABU (Mandailing Online) – Seorang petani bernama Edi Ibrahim di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) berhasil memperoleh hasil produksi padi sebesar 118 kaleng per bun-bun untuk varietas Inpari Sidenuk dan 150 kaleng untuk varietas Siganteng.

Perolehan ini berkat inovasi perlakuan pola baru pada tanaman padi yang diterapkan Edi Ibrahim.

Satu bun-bun setara dengan 1/6 hektar. Sedangkan 1 kaleng setara dengan sekitar 10 hingga 12 kilo gram gabah basah.

Angka produksi ini terbilang bagus, sebab, selama ini dengan perlakuan biasa hanya mampu memproduksi sekitar 60 kaleng per bun-bun di kawasan itu untuk varietas Inpari Sidenuk.

Demikian dipaparkan Edi Ibrahim dalam acara Rembug Ke-2 Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Madina di lokasi pembibitan KTNA, Desa Simaninggir, Kecamatan Siabu, Selasa (4/8).

Rembug KTNA ini merupakan pertemuan rutin organisasi KTNA dari semua tingkatan dalam mengumpulkan seluruh inovasi dan temuan-temuan baru para petani serta kendala-kendala di sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Edi Ibrahim mengungkapkan, inovasi yang dilakukannya sejauh ini sudah diterapkan pada dua varietas padi, yakni varietas Inpari Sidenuk dan varietas Siganteng. Untuk varietas Siganteng tingkat produksinya malah lebih tinggi yakni 150 kaleng per bun-bun.

Dipaparkannya, perlakuan pada tanaman padi ini mulai dari metode umur persemaian, pola pengolahan dan pengeringan lahan, jadwal pemupukan dan jenis pupuk.

Untuk pengolahan lahan dilakukan dengan pola cangkul memakai hand traktor dengan kedalaman cangkul standar. Sementara umur bibit dipersemaian hanya 8 hari sebelum ditanam. Jumlah bibit yang ditanam hanya 1 hingga 2 batang per rumpun dengan pola tanam sistem legowo. Sehingga dalam 1 bun-bun hanya membutuhkan bibit sebanyak 6 kg.

Umur bibit yang hanya 8 hari ini masih sulit dijumpai di kawasan Mandailing Godang, karena umumnya para petani selama ini menunggu umur bibit di persemaian sekitar 3 minggu sebelum ditanam.

Begitu juga dengan jumlah batang yang ditanam per rumpun, selama ini petani menerapkan jumlah bibit antara 4 hingga 6 batang bibit per rumpun.

Yang tak kalah menarik dari inovasi ala Edi Ibrahim ini adalah pola pengeringan lahan. Ibrahim melakukan pengeringan lahan pasca tanam hingga tanah pecah atau retak-retak.

Pola pengeringan ini berbeda dengan pola selama ini dimana lahan dikeringkan hanya dalam rentang sebelum tanah pecah. Petani selama ini menghindari pengeringan hingga tanah pecah karena kekhawatiran pada kematian bibit yang baru ditanam.

Pupuk organik butiran ditaburkan 1 hari sebelum air dialirkan. Kebutuhan pupuk organik butiran sebanyak 6 karung untuk 1 bunbun. Pemupukan dilakukan 3 kali, yakni setelah tanah pecah pasca tanam, 25 hari setelah tanam dan 55 hari setelah tanam.

Rembug KTNA ini dipimpin Ketua KTAN Madina, Rosmala Dewi dan dimediasi Ahli Andalan KTNA Madina, Ponimin serta dihadiri fungsionarsi KTNA Kabupaten Madina dan pengurus KTNA Kecamatan se-Madina.

Dari Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Madina hadir Sekretaris, Miswar dan Kabid Kelembagaan, Sahminan Nasution. Dari Dinas Pertanian Peternakan Madina hadir Kabid PLA, Ahmad Husin Siregar. Dari Bagian Perekonomian Pemkab Madina hadir Kasubbag Produksi Pertanian, Zoro.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alokasi Biaya Gaji Pegawai Tembus Rp 547,1 Triliun
    Tak Berkategori

    Alokasi Biaya Gaji Pegawai Tembus Rp 547,1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gaji PNS Disarankan Tidak Naik Tiap Tahun Anggaram Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 tidak pro poor. Terbukti, pemerintah lebih senang menutupi jebolnya APBN dengan cara mengurangi subsidi BBM ketimbang melakukan efisiensi dan mengurangi ongkos yang sangat layak untuk dipotong. “Anggaran yang paling layak untuk dipotong adalah gaji pegawai negeri sipil (PNS),” kata Koordinator […]

  • Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Huta Puli Kecamatan Siabu merasa kesal kepada manajemen CV Reza Ratu Contraktor yang mengerjakan pekerjaan Rehabilitasi Normalisasi Saluran di Desa Huta Puli Kecamatan Siabu Madina, pasalnya pihak Kontraktor melewati jalan sentra Produksi mereka dan lahan pertanian mereka sehingga menyebabkan hancurnya jalan dan lahan persawahan masyarakat di Desa tersebut. Kekecewaan […]

  • Diperkuat Hanura, Pengusung Saifullah-Atika Total 7 Parpol

    Diperkuat Hanura, Pengusung Saifullah-Atika Total 7 Parpol

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyusul penyerahan rekom dari Partai Hanura, kini jumlah partai politik yang mengusung pasangan Saifullah Nasution- Atika Azmi Utammi Nasution bertotal 7 partai politik. Penyerahan dokumen Model B Persetujuan KWK dari Hanura diserahkan langsung oleh pasangan bakal calon bupati Madina/bakal calon wakil bupati Madina Saifullah Nasution- Atika Azmi Utammi Nasution dan Ketua […]

  • Panyabungan-Natal Rusak Parah

    Panyabungan-Natal Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dinas Jalan dan Jembatan Provinsi Sumtera Utara diminta supaya mengalokasikan anggaran Tahun 2011 untuk peningkatan jalan penghubung mulai dari Panyabungan Selatan hingga Pantai Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar Wildan kepada wartawan di Panyabungan, Ahad (02/01/2011). Dikatakannya, jalan provinsi tersebut sudah seharusnya diperbaiki sebab kondisi jalan […]

  • KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

    KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina yang baru dilantik didesak memperjuangkan kembalinya program beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi. Desakan itu disampaikan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Madina, Tan Gozali kepada Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (3/9/2019). Gozali mengungkapkan bahwa beasiswa miskin berprestasi sudah beberapa tahun terakhir ditiadakan Pemkab Mandailing Natal (Madina). Sebelumnya, […]

expand_less