Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Nasional Partai Aceh Bertekad Menangkan Pemilukada

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
  • print Cetak

Partai yang berisi eks kombatan GAM itu pun unjuk kekuatan dengan mengerahkan ribuan massa

Hari ini, Minggu 12 Februari 2012, Partai Aceh menggelar deklarasi kandidat kepala daerah yang mereka usung dalam Pemilukada Aceh April 2012 mendantang. Deklarasi itu digelar di di Stadion H. Dimuthala Lampineung Banda Aceh.

Partai Aceh yang didirikan oleh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka itu mengerahkan ribuan massa dari seluruh wilayah di Aceh. Kota Banda Aceh pun disesaki massa simpatisan Partai Aceh yang datang untuk menghadiri deklarasi itu, bahkan sejak Sabtu kemarin.

Iring-iringan truk yang membawa massa simpatisan itu dipenuhi atribut Partai Aceh meski kampanye terbuka Pemilukada Aceh belum resmi dibuka.

Deklarasi kandidat kepala daerah Partai Aceh yang dimulai pukul 10.00 WIB diisi dengan pidato politik bakal calon gubernur dari Partai Aceh, Zaini Abdullah, dan pasangannya bakal calon Wakil Gubernur Muzakir Manaf.

Zaini Abdullah dalam pidatonya menegaskan, Partai Aceh harus memenangkan pemilukada kali ini. “Lima tahun lalu kita sudah memberikan kesempatan kepada orang lain. Kali ini kita harus memenangkannya untuk memajukan rakyat Aceh,” ujar Zaini disambut meriah pendukungnya.

Sementara Muzakir Manaf dalam pidato politiknya meminta rakyat Aceh untuk tetap berkomitmen menjaga perdamaian di tanah rencong itu. Muzakir juga berkilas balik mengenai lahirnya Partai Aceh sebagai partai lokal pasca perjanjian damai di Helsinki.

“Partai lokal di Indonesia hanya ada di Aceh. Itu harus kita manfaatkan dengan baik karena merupakan mukjizat bagi Aceh,” ujar Muzakir.

Selain dihadiri para tokoh Partai Aceh, deklarasi itu juga dihadiri oleh koalisi pendukung kandidat Partai Aceh. Tampak juga beberapa tokoh Aceh di Jakarta seperti anggota DPR asal Aceh dari Fraksi PKS, Nasir Djamil.

Deklarasi kandidat kepala daerah Partai Aceh itu dilakukan sekaligus untuk menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Deklarasi itu diisi dengan prosesi pesijuek atau pemberian tepung tawar terhadap 15 pasang kandidat bupati-wakil bupati dan walikota/wakil walikota.

Para petinggi GAM seperti Malik Mahmud, Zakaria Saman, dan beberapa ulama pendukung partai Aceh juga ikut menepungtawari para kandidat.
• VIVAnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magnitute Wacana Balon Bupati Madina, (Bikin Kriteria atau Cari Tokoh?)

    Magnitute Wacana Balon Bupati Madina, (Bikin Kriteria atau Cari Tokoh?)

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tanpa harus menyoal kenapa harus Pilkada Langsung dan serentak di 2015 ini, bicara tentang bakal calon (Balon) Bupati Madina tetap menantang, bahkan bisa-bisa bikin frustrasi. Kita mengenal Madina sedemikian rupa. Ada problem besar. Butuh resolusi tuntas. Ada perspektif sejarah yang adiluhung. Harus mencapai target-target besar yang terkesan mustahil. Itu satu […]

  • Aktif Sebagai Honorer, Kades Batang Gadis Madina Diduga Langgar Prinsip Tata Kelola Pemerintahan

    Aktif Sebagai Honorer, Kades Batang Gadis Madina Diduga Langgar Prinsip Tata Kelola Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Erwinsyah Pasaribu Kades Batang Gadis di Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal ternyata aktif sebagai tenaga honor di kantor Camat Panyabungan Utara. Hasan Basri selaku camat saat dikonfirmasi pun membenarkannya. “Ya benar, tapi untuk tahun ini sudah tidak saya usulkan lagi,” Kata Hasan Basri melalui sambungan telepon yang dikonfirmasi pada Rabu, […]

  • Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2012 lalu saya dikontrak satu lembaga, menyurvey kebutuhan daging di Mandailing Natal (Madina), hasilnya : dalam sepekan Madina membutuhkan 25 ekor lembu. Lembu itu didatangkan dari Sumbar atau Bengkulu (beberapa tahun sebelumnya didatangkan dari kawasan Padang Lawas, tetapi karena tambah mahal akhirnya pedagang beralih ke Sumbar dan Bengkulu). Itu bukan sapi impor, melainkan sapi […]

  • KUPT Panyabungan Timur : Kepsek SD Sirangkap Sudah Sering Dinasehati

    KUPT Panyabungan Timur : Kepsek SD Sirangkap Sudah Sering Dinasehati

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Kepala Unit Pelaksana Teknis Cabdis Pendidikan Kecamatan Panyabungan Timur, Rahim Lubis,S.Pd menyatakan salah satu pemberhentian Dorima, S.Pd dari jabatan Kepala Sekolah Dasar Negeri 128 Desa Sirangkap karena yang bersangkutan jarang hadir dalam rapat yang diadakan UPT Panyabungan Timur. Itu dikatakan Rahim Lubis menjawab Mandailing Online, Selasa (7/4/2015) terkait terkait […]

  • Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

    Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Unit Pembuatan Regional Pembangunan Jalan Jembatan (UPRPJJ) Padangsidimpuan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah – Simpang Gambir Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masuk dalam klas III B dengan demikian ruas jalan ini hanya bisa dilewati kendaraan berat maksimal 8,16 Ton. Demikian disampaikan Kadis Perhubungan Madina Drs. Parulian […]

  • Ketua Komisi I: Pemegang Mandat Penanganan Keuangan Daerah Perlu Berbenah

    Ketua Komisi I: Pemegang Mandat Penanganan Keuangan Daerah Perlu Berbenah

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Zubaidah Nasution mengatakan pemegang mandat dalam penanganan keuangan daerah atau anggaran perlu berbenah. Hal itu menanggapi opini wajar dengan pengecualian (WDP) yang diterima Pemkab Madina untuk pengelolaan keuangan tahun 2021. “Berdasarkan laporan keuangan daerah yang kita terima, yang memegang mandat dalam penanganan keuangan atau […]

expand_less