Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan.
Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak luput dari kesalahan. Namun kalau kita lihat dari 37.000 pelanggan kita, hanya sekian persen yang terdapat kesalahan,” ujarnya.

Rahman menjelaskan, pihaknya memberikan waktu kepada setiap pelanggan yang komplain tentang pelayanan. “Kita menyediakan tempat bagi siapa saja yang komplain terkait pelayan, baik itu tentang rekening maupun lainnya. Dan dalam pembicaraan dengan pelanggan kita akan ambil solusi, apakah itu dibayar sekarang kelebihan tagihannya atau dikurangkan untuk bulan berikutnya,” terangnya.

Rahman mempersilakan kepada pelanggan untuk mengakses di website PLN, di mana di situ tertera berapa tagihan yang dibebankan kepada masing-masing pelanggan.

“Di website semua apa yang menjadi kewajiban pelanggan itu diuraikan semua, baik itu abonemen, biaya pamakaian listrik pelanggan,” paparnya.

Gardu Induk
Tentang sering padamnya listrik di daerah Panyabungan dan sekitarnya, Rahman, didampingi Tompul, Bagian Pelanggan menjelaskan, saat ini pasokan listrik untuk Madina masih disuplay dari Padang Sidimpuan, sehingga makin ke ujung dayanya makin berkurang. Ditambah lagi gangguan lain, baik itu kayu yang tumbang maupun penyebab lainnya.

“Dari informasi yang kita peroleh, pada 2012, di daerah ini akan dibangun gardu induk untuk menyuplai energi listrik di Madina secara keseluruhan. Kalau ini sudah berjalan, kemungkinan poltase untuk pelanggan akan terpenuhi,” tambah Tompul.

Terkait pengumuman penambahan daya gratis, Tompul menjelaskan, program itu untuk perubahan dari 450 watt ke 1.300 watt atau 2.200 watt. Sedangkan untuk 450 watt ke 900 watt ada beban biaya pemasangan.

”Kalau ada pelangan yang mau menambah daya kita persilakan datang dan kita berharap ke depannya segala keluhan tentang pelayanan kita selalu siap untuk menjelaskannya,” jelas Tompul.
(zamharir rangkuti)
Sumber : Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapangan Kerja Madina Masih Didominasi Sektor Pertanian

    Lapangan Kerja Madina Masih Didominasi Sektor Pertanian

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sektor Pertanian masih menjadi sektor dominan dalam penyerapan tenaga kerja di Mandailing Natal (Madina), Sumut, dengan penyerapan sebesar 42,50 persen. Sektor jasa di urutan kedua, sebesar 41,20 persen disusul manufaktur sebesar 16,31 persen. Pola lapangan pekerjaan dalam menyerap tenaga kerja ini masih sama dengan Agustus 2023. Walau di urutan kedua, […]

  • Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – “Semua ini karena ekonomi Bang. Bapakku sudah tidak ada lagi. Ibuku hanya tukang jahit. Aku ini anak paling besar. Jadi, aku yang menanggung semua biaya kehidupan kami sekeluarga,” ucap WS, cewek 17 tahun yang dijual seharga Rp2 juta. Pengakuan ini disampaikan WS dengan linangan air mata, kepada wartawan Jumat (18/10). WS […]

  • Asap Datang Lagi

    Asap Datang Lagi

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sekitar sepekan hilang, kini asap kembali menyelimuti Panyabungan dan kawasan lain di Mandailing Natal. Pantauan di Panyabungan, Rabu (30/9), asap mulai menyelimuti langit sejak pagi, dan terus menebal hingga sore. “Padahal, dalam sepekan terakhir, asap ini telah hilang digerus oleh hujan yang turun,” kata Hollad Lubis kepada Mandailing Online di […]

  • 7 Tersangka Penambang Ilegal di Kotanopan Dituntut Pasal UU Minerba

    7 Tersangka Penambang Ilegal di Kotanopan Dituntut Pasal UU Minerba

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) menerima pelimpahan tahap II kasus Penambangan Tanpa Izin (PETI) Kecamatan Kotanopan. Pelimpahan ini diterima oleh Kepala Seksi Pidana Umum, Sintong Purba, Kamis (25/07/2024) sore dari Penyidik Reskrim Polres Madina. Sintong menyebut 7 tersangka dituntut dengan tuntutan primer Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 […]

  • Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musim tanam padi sawah di Sipirok, Tapsel telah tiba, dan masyarakat petani masih memprimadonakan (cenderung) menggunakan bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam raya. Alasan mereka, hasilnya lebih menjanjikan. Keunggulan lainnya dari bibit lokal ini adalah rasanya lebih enak, harganya lebih mahal serta perawatannya lebih mudah. Kecendrungan petani ini untuk menggunakan bibit lokal, tidak mempengaruhi […]

  • Kepsek SKB: Drs. Lauddin Lubis

    Kepsek SKB: Drs. Lauddin Lubis

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SKB Tidak Mempunyai Program Tutor dan Operasional PANYABUNGAN ( Berita ) : Ada-ada saja kepala sanggar kegiatan Belajar ( SKB ) yang katanya bahwa kegiatan program Honor Tutor paket A, tutor Operasional Paket C dan Paket B serta biaya Operasional Paket A,B dan C tidak ada di tampung di SKB, hal tersebut di sampaikanya dalam […]

expand_less