Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan.
Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak luput dari kesalahan. Namun kalau kita lihat dari 37.000 pelanggan kita, hanya sekian persen yang terdapat kesalahan,” ujarnya.

Rahman menjelaskan, pihaknya memberikan waktu kepada setiap pelanggan yang komplain tentang pelayanan. “Kita menyediakan tempat bagi siapa saja yang komplain terkait pelayan, baik itu tentang rekening maupun lainnya. Dan dalam pembicaraan dengan pelanggan kita akan ambil solusi, apakah itu dibayar sekarang kelebihan tagihannya atau dikurangkan untuk bulan berikutnya,” terangnya.

Rahman mempersilakan kepada pelanggan untuk mengakses di website PLN, di mana di situ tertera berapa tagihan yang dibebankan kepada masing-masing pelanggan.

“Di website semua apa yang menjadi kewajiban pelanggan itu diuraikan semua, baik itu abonemen, biaya pamakaian listrik pelanggan,” paparnya.

Gardu Induk
Tentang sering padamnya listrik di daerah Panyabungan dan sekitarnya, Rahman, didampingi Tompul, Bagian Pelanggan menjelaskan, saat ini pasokan listrik untuk Madina masih disuplay dari Padang Sidimpuan, sehingga makin ke ujung dayanya makin berkurang. Ditambah lagi gangguan lain, baik itu kayu yang tumbang maupun penyebab lainnya.

“Dari informasi yang kita peroleh, pada 2012, di daerah ini akan dibangun gardu induk untuk menyuplai energi listrik di Madina secara keseluruhan. Kalau ini sudah berjalan, kemungkinan poltase untuk pelanggan akan terpenuhi,” tambah Tompul.

Terkait pengumuman penambahan daya gratis, Tompul menjelaskan, program itu untuk perubahan dari 450 watt ke 1.300 watt atau 2.200 watt. Sedangkan untuk 450 watt ke 900 watt ada beban biaya pemasangan.

”Kalau ada pelangan yang mau menambah daya kita persilakan datang dan kita berharap ke depannya segala keluhan tentang pelayanan kita selalu siap untuk menjelaskannya,” jelas Tompul.
(zamharir rangkuti)
Sumber : Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunggu Lemang

    Menunggu Lemang

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution   Selasa, 12 Agustus 1980. Pagi-pagi pancuran sudah ramai. Anak-anak berebut delapan bilah pancuran di sebelah mesjid. Semua membawa bambu untuk memasak lemang. Sudah dipotong-potong setiap ruasnya, lalu diikat dengan tali dari kulit batang pisang. Kami menyebutnya “sarisir”, dan tentu cukup kuat untuk mengikat 6-10 ruas bambu. Anak-anak riuh. Ada yang […]

  • Bagian Kesra Madina, Belanja Dulu Baru Umumkan RUP

    Bagian Kesra Madina, Belanja Dulu Baru Umumkan RUP

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mandailing Natal akhirnya mengumumkan Rencana Umum Pengadaannya pekan ini, meski beberapa paket belanja sudah dilaksanakan. Demikian rilis Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) yang disiarkan di akun facebook-nya, Jum’at (6/5/2016). “Pemkab Madina, tampaknya tidak peduli dengan Undang-Undang dan aturan pengadaan barang dan jasa lagi,” kata Ardian N, jubir […]

  • Tiap malam geng motor harus diberantas

    Tiap malam geng motor harus diberantas

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap […]

  • Akhirnya Guru di Madina Terima Dana Sertifikasi

    Akhirnya Guru di Madina Terima Dana Sertifikasi

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Guru di Mandailing Nata (Madina) sedikit bernafas lega. Akhirnya, mereka menerima dana tunjangan sertifikasi sejak Senin (1/11). Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) baru mencairkan dana itu untuk 6 bulan, sedangkan 6 bulan lagi dijanjikan segera dibayarkan. “Sesuai petunjuk dan dana yang kita terima baru mencukupi untuk pembayaran 6 bulan. Sisanya akan segera dibayarkan,” kata Sekretaris […]

  • Gempa Sumatera, 8,9 SR di Depan Mata

    Gempa Sumatera, 8,9 SR di Depan Mata

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gempa berkekuatan 6,0 skala richter mengguncang Bengkulu dini hari tadi. Getarannya dirasakan hingga Padang, sehingga masyarakat di sana ikut panik. Ahli gempa dari LIPI, Prof Danny Hilman, menegaskan, teror gempa di wilayah Sumatera belum akan berakhir. Sumatera, khususnya di wilayah Mentawai menyimpan energi yang memicu gempa 8,9 SR . Zona subduksi yang menyimpan energi besar […]

  • 12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

      ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Hingga Sabtu, korban yang ditemuakan wafat sebanyak 12 orang akibat banjir bandang di Desa Muara Saladi, Ulupungkut, Mandailing Natal. Seluruh korban wafat dimakamkan hari ini di pemakaman umum di desa itu, hari ini. Mereka tak dapat menyelamatkan diri saat banjir bandang tiba-tiba menerjang gedung madrasah tempat mereka sedang belajar. Berdasar […]

expand_less