Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
  • print Cetak

Peta sebaran KEK yang diupdate Dewan Nasional KEK RI tanggal 17 Februari 2020

 

Tiba-tiba nama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina) populer pasca debat Pilkada Madina 13 November 2020 lalu.

KEK Batahan pun menjadi santapan hangat publik di media sosial-Facebook dan WhatsApp.

Popularitas KEK Batahan itu melejit setelah calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin di debat itu menyatakan bahwa KEK di Pantai Barat Sumatera tidak strategis dan hanya akan menghamburkan dana triliunan dibanding manfaat ekonomi yang diperoleh.

Benarkah KEK Batahan tidak berada di titik strategis? Bisa jadi. Dan Atika tentu memiliki kajian akademis sesuai dengan kapasitas intlektual-nya selaku master finansial dari University of New South Wales, Australia.

Salah satu sisi argumen Atika adalah posisi Batahan yang berada di pantai laut barat Sumatera.

Jika diamati, posisi barat ini boleh jadi tidak strategis. Sebab jalur perdagangan internasional justru berada di pantai timur Sumatera yakni Selat Malaka. Selat ini termasuk jalur terpadat di dunia selain terusan Suez. Sebaliknya laut barat Sumatera sangat sepi.

Lima unit KEK di Sumatera yang sudah beropersi dan yang masih tahap pembangunan, semunaya berada di Pantai Timur. Tak ada di Pantai Barat.

Empat yang sudah beroperasi di Sumatera adalah KEK Arun (lokasi Aceh); KEK Sei Mangkei (Simalungun-Sumut); KEK Galang Batang (Bintan-Kepulauan Riau); KEK Tanjung Kelayang (Belitung-Bangka Belitung). Sedangkan KEK Tanjung Api-api yang berlokasi di Banyuasin-Sumatera Selatan sedang tahap pembangunan dan sudah menjelang siap beroperasi.

Semuanya di pantai timur, bukan di pantai barat.

Kenapa semua KEK berada di pantai timur Sumatera? Mengapa kawasan-kawasan pantai barat di Sumut dan Sumbar yang sudah memiliki pelabuhan dan potensi sumber daya alam yang mumpuni tak dijadikan KEK? Sebutlah Sibolga di Sumut, Teluk Bayur di Sumbar?

Bahkan pelabuhan Sibolga tak kunjung berkembang dari masa ke masa. Padahal pelabuhan ini memiliki dermaga multipurpose dengan panjang keseluruhan mencapai 153 meter dan lebar 31,5 meter dengan panjang tambatan 405 meter dan luas 400 meter persegi. Pelabuhan Sibolga dapat disandari oleh 4 kapal besar hingga berukuran 6.000 GT. Fasilitas lain yang ditambahkan yakni container yard dengan kapasitas 20.000 TEUs per tahun, perkuatan trestle dan breasting dolphine.

Lalu mengapa Batahan digembar-gemborkan menjadi KEK? Maukah Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Republik Indonesia menjadikan pelabuhan Palimbungan di Batahan menjadi KEK?

Pengajuan Batahan untuk KEK berlangsung semasa Darmin Nasution menjabat Menko Perekonomian. Dan Dewan Nasional KEK berada di bawah kordinasi Kemenko Perekonomian.

Pada Sabtu 24 Agustus 2019 Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Republik Indonesia, Enoh Suharto Pranoto mengunjungi Batahan melihat posisi kawasan dan kesiapan daerah untuk KEK. (AntaraSumut edisi 24 Agustus 2019).

Pada pertemuan pembahasan KEK Batahan di sekretariat Dewan Nasional KEK, Jakarta pusat pada Senin 10 Pebruari 2010, Ketua Umum Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara memaparkan bahwa Pantai Barat Madina bisa dijadikan KEK berdasar pengalaman sejarah pelayaran era kolonial (1850-an) melalui pantai barat Madina, yakni Pelabuhan Sikara-kara. Tetapi argumen Ivan Iskandar itu tidak menghadapi sanggahan kerena pakar dari LAPI Institut Pertanian Bogor yang selama ini menjadi mitra kaji Dewan Nasional KEK tidak jadi hadir di pertemuan itu. (Mandailing Online edisi 10/2/2020).

Pada Senin 24 Pebruari 2020 Kadin Sumut membahas progres dan peluang KEK Batahan di kantor Kadin Sumut, dihadiri Duta Besar Belgia, Stephane De Locker serta delegasinya dan para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Sumut. (Mandailing Online edisi 24/02/2020).

Pada tanggal 9 Maret 2020 dilakukan Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, sebagai bagian peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal. Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman. (Mandailing Online edisi 09/03/2020).

Pada 10 Juli 2020 Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Nongsa Digital Park (NDP) dan KEK MRO Batam Aero Technic (BAT). Kedua KEK tersebut berlokasi di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dan itu di pantai timur, bukan di pantai barat.

Lantas bagaimana nasib KEK Batahan? Apakah memang Dewan Nasional KEK telah membuat keputusan bahwa KEK Batahan tidak mungkin didirikan akibat berbagai alasan? Apakah para pakar LAPI Institut Pertanian Bogor yang selama ini menjadi mitra kaji Dewan Nasional KEK telah merekomendasikan bahwa Batahan tak layak jadi KEK? Jika begitu maka pandangan Atika serupa dengan hasil kajian LAPI.

Oleh karena itu, sambil menunggu sikap Dewan Nasional KEK Indonesia, sebaiknya pemerintah Kabupaten Madina memfokuskan program penguatan nelayan di Pantai Barat Madina dengan cara memodernisasi kapal tangkap, alat tangkap dan fasilitas pendukung darat lainnya agar rakyat nelayan yang terkonsentrasi di Batahan, Natal dan Muara Batang Gadis bisa sejajar dengan kaliber nelayan Australia seperti yang digagas Atika.

Penguatan nelayan itu jauh lebih realistis dan terukur memajukan rakyat di Pantai Barat ketimbang berretorika soal KEK yang belum jelas nasibnya. (Dahlan Batubara)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Tingkatkan Pengelolaan Pasar

    Pemkab Madina Tingkatkan Pengelolaan Pasar

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Agar mampu menyumbang pada pendapatan asli daerah (PAD), Pemkab Mandailing Natal (Madina) akan meningkatkan pengelolaan Pusat Pasar Panyabungan dan pasar-pasar tradisional lainnya di daerah itu. “Secara perlahan kita akan terus melakukan penataan dan meningkatkan pengelolaan pasar-pasar tradisional di Madina sehingga mampu menghasilkan PAD dari penerimaan retribusi yang ditetapkan. Sebab selama ini, karena kurang maksimalnya […]

  • Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang pasar lama yang dipindahkan ke lokasi bangunan pasar exs bioskop jum’at 01/8/2025  sambangi Kantor Bupati Madina di komplek perkantoran bukit payaloting aek godang parbangunan. Mereka hendak menyampaikan keluhan pada bupati terkait kondisi pasar yang baru mereka tempati Rata rata mereka yang datang kaum ibu. Mereka menilai Pemkab Madina tidak tegas […]

  • DCS Dapil 1 Gerindra Madina

    DCS Dapil 1 Gerindra Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Gerakan Indonesia Raya ( GERINDRA ) Dapil 1 Madina

  • Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

    Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guna menekan inflasi, 10 kelompok tani yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perhatian khusus dari Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni. Perhatian itu diwujudkan dengan pemberian bantuan bibit bawang merah, pupuk organik, dan pupuk cair. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Adri Nasution dari Dinas […]

  • Kantor Bupati Dairi Dirusak di Depan Mata Pejabat

    Kantor Bupati Dairi Dirusak di Depan Mata Pejabat

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sidikalang, Kantor Bupati Dairi di jalan Sisingamangaraja Sidikalang mendadak riuh. Suara ribut seorang pria membuat gedung pusat pemerintahan tersebut berubah jadi tontonan tak lazim. Kalimat sindiran terdengar nyaring hingga jarak lumayan jauh. Isinya juga relatif tendensius. Adalah FB oknum Ketua Himpi (Himpunan Mahasiswa Pakpak Indonesia) meneriakkan kata-kata hujatan dialamatkan kepada KRA JSA Bupati daerah otonom […]

  • Pemkab Madina Bangun 11 Ruas Jalan Tahun 2022

    Pemkab Madina Bangun 11 Ruas Jalan Tahun 2022

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membangun 11 ruas jalan Kabupaten tahun dengan total anggaran Rp44 milliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. Saat ini delapan titik ruas jalan sedang dalam tahap pengerjaan, sedangkan tiga lagi masih dalam tahap proses tender ulang. “Ada 11 […]

expand_less