Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
  • print Cetak

Kompolnas Tunggu Permintaan SBY

JAKARTA, – Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan diganti bulan ini. Namun, hingga empat hari jelang upacara HUT Kemerdekaan RI, belum ada pengumuman nama calon orang nomor satu di kepolisian Indonesia.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memilih tiga orang terbaik dari sembilan nama jenderal. “Tinggal tunggu permintaan Bapak Presiden,” ujar anggota Kompolnas Edi Saputra Hasibuan di kantornya kemarin (12/8).

Timur pernah menyatakan bahwa penggantinya sudah siap diumumkan pada 1 Agustus lalu. Namun, sehari setelahnya, pada 2 Agustus, Timur menyatakan belum bisa memastikan apakah pensiunnya dipercepat atau tetap pada Januari 2014.

Menurut Edi, semua bintang tiga yang sudah menyetorkan daftar laporan kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan masuk bursa Kapolri. “Namun, siapa yang hendak dipilih Presiden, itu sepenuhnya di meja beliau,” katanya.

Edi menjelaskan, kepemimpinan Polri yang kuat sangat dibutuhkan. Apalagi, polisi masih menjadi sasaran penembakan yang diduga kuat dilakukan oleh teroris. Seperti yang terjadi di Ciputat sehari sebelum lebaran lalu.

“Jangan sampai penembakan itu menimbulkan keresahan masyarakat dan anggota Polri. Ini harus segera diungkap,” katanya.

Sembilan calon Kapolri sudah menyerahkan laporan kekayaan di KPK pekan lalu. Dari data LHKPN yang dirilis KPK, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Saud Usman Nasution memiliki harta kekayaan melebihi calon-calon lainnya. Total kekayaan Rp 12.661.901.503 dan USD 100 ribu.

Saud terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 10 Januari 2013. Saat itu jenderal bintang dua itu menjabat wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Peringkat dua ditempati Kabaharkam Komjen Badrodin Haiti. Badrodin memiliki total harta Rp 5.826.509.933 dan USD 4.000. Badrodin kali terakhir melaporkan kekayaan pada 10 Oktober 2012 saat menjabat Asisten Operasi Kapolri.

Di peringkat ketiga ada Kepala Bareskrim Polri Komjen Sutarman dengan kekayaan Rp 5.346.714.200 dan USD 24.194. Urutan berikutnya adalah Kepala Lembaga Diklat Polri Komjen Budi Gunawan dengan kekayaan Rp 4.684.153.542. Jumlah itu adalah yang dilaporkan Budi ke KPK saat menjabat Kapolda Jambi pada 19 Agustus 2008.

Peringkat kelima dihuni Kapolda Bali Irjen Arif Wachjunadi dengan kekayaan Rp 4.524.601.851 per 3 September 2012. Harta tersebut dimilikinya saat menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB). Peringkat enam diduduki Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar dengan kekayaan Rp 2.405.457.543 per 12 Januari 2010.

Kepala Divisi IT Mabes Polri Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya berada di peringkat berikutnya dengan total kekayaan Rp 1,84 miliar. Di peringkat delapan ada Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno dengan kekayaan 482.466.620 per 2002. Sedangkan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Irjen Anas Yusuf belum diketahui jumlah kekayaannya.(jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

    Sidang Perdana 13 Tersangka Teroris Medan 29 Maret

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengadilan Negeri (PN) Medan telah membentuk 6 majelis hakim untuk menangani dan memeriksa 13 tersangka teroris perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerangan Mapolresta Hamparan Perak. “Sidang perdana terhadap 13 tersangka teroris ini kita jadwalkan pada Selasa 29 Maret 2011,” ujar Humas PN Medan Jonny Sitohang di Medan, Rabu (22/03/2011). Jonny yang ditemui di […]

  • Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

    Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

  • Kemenag Tidak Terima Lowongan Pelamar Umum

    Kemenag Tidak Terima Lowongan Pelamar Umum

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Seluruhnya Diisi Oleh Tenaga Honorer JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak menerima pendaftaran CPNS baru dari pelamar umum. Seluruh kuota CPNS baru yang mereka terima, dipakai untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer kategori I maupun II. Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kemenag Zubaidi mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi tentang skema tes CPNS Kemenag langsung […]

  • Saparuddin-Miswaruddin Hadiri Kegiatan di Ponpes

    Saparuddin-Miswaruddin Hadiri Kegiatan di Ponpes

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay foto bersama dengan para santri Pondok Pesantren Darul Hadist Huta Baringin Kecamatan Siabu, Senin (26/10). Pasangan kandidat ini menhadiri undangan kegiatan penutupan perlombaan antar pelajar ponpes Darul Hadist dalam rangka penyambutan tahun baru Hijriah. Foto         : Sapaima Saparuddin Miswaruddin/Azanul Akbar Panjaitan Sumber   : KORANBOGOR.COM

  • Mustahil Sumut kuasai 58,88 persen Inalum

    Mustahil Sumut kuasai 58,88 persen Inalum

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Meski tahap nasionalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat pada PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) belum menemukan titik terang, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Tengku Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Privinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berencana untuk membeli saham PT Inalum hingga 58,88 persen. Menyikapi pernyataan Tengku Erry, Ketua Komisi D DPRD […]

  • Rakorprov TPID, Sumut Distribusi Barang Diperketat

    Rakorprov TPID, Sumut Distribusi Barang Diperketat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Pandan – inflasi Sumatera Utara (Sumut) pada bulan April 2015 tercatat 0,89% dan di atas capaian nasional yang hanya 0,36%. Hal ini pun membuat inflasi Sumut secara year on year (yoy) berada dikisaran 6,84%. Tidak ayal, hal ini pun dikhawatirkan bakal mengerek inflasi Sumut sehingga target inflasi 4-5% tahun 2015 bisa gagal. Karena itu, […]

expand_less