Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
  • print Cetak

Kompolnas Tunggu Permintaan SBY

JAKARTA, – Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan diganti bulan ini. Namun, hingga empat hari jelang upacara HUT Kemerdekaan RI, belum ada pengumuman nama calon orang nomor satu di kepolisian Indonesia.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memilih tiga orang terbaik dari sembilan nama jenderal. “Tinggal tunggu permintaan Bapak Presiden,” ujar anggota Kompolnas Edi Saputra Hasibuan di kantornya kemarin (12/8).

Timur pernah menyatakan bahwa penggantinya sudah siap diumumkan pada 1 Agustus lalu. Namun, sehari setelahnya, pada 2 Agustus, Timur menyatakan belum bisa memastikan apakah pensiunnya dipercepat atau tetap pada Januari 2014.

Menurut Edi, semua bintang tiga yang sudah menyetorkan daftar laporan kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan masuk bursa Kapolri. “Namun, siapa yang hendak dipilih Presiden, itu sepenuhnya di meja beliau,” katanya.

Edi menjelaskan, kepemimpinan Polri yang kuat sangat dibutuhkan. Apalagi, polisi masih menjadi sasaran penembakan yang diduga kuat dilakukan oleh teroris. Seperti yang terjadi di Ciputat sehari sebelum lebaran lalu.

“Jangan sampai penembakan itu menimbulkan keresahan masyarakat dan anggota Polri. Ini harus segera diungkap,” katanya.

Sembilan calon Kapolri sudah menyerahkan laporan kekayaan di KPK pekan lalu. Dari data LHKPN yang dirilis KPK, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Saud Usman Nasution memiliki harta kekayaan melebihi calon-calon lainnya. Total kekayaan Rp 12.661.901.503 dan USD 100 ribu.

Saud terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 10 Januari 2013. Saat itu jenderal bintang dua itu menjabat wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Peringkat dua ditempati Kabaharkam Komjen Badrodin Haiti. Badrodin memiliki total harta Rp 5.826.509.933 dan USD 4.000. Badrodin kali terakhir melaporkan kekayaan pada 10 Oktober 2012 saat menjabat Asisten Operasi Kapolri.

Di peringkat ketiga ada Kepala Bareskrim Polri Komjen Sutarman dengan kekayaan Rp 5.346.714.200 dan USD 24.194. Urutan berikutnya adalah Kepala Lembaga Diklat Polri Komjen Budi Gunawan dengan kekayaan Rp 4.684.153.542. Jumlah itu adalah yang dilaporkan Budi ke KPK saat menjabat Kapolda Jambi pada 19 Agustus 2008.

Peringkat kelima dihuni Kapolda Bali Irjen Arif Wachjunadi dengan kekayaan Rp 4.524.601.851 per 3 September 2012. Harta tersebut dimilikinya saat menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB). Peringkat enam diduduki Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar dengan kekayaan Rp 2.405.457.543 per 12 Januari 2010.

Kepala Divisi IT Mabes Polri Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya berada di peringkat berikutnya dengan total kekayaan Rp 1,84 miliar. Di peringkat delapan ada Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno dengan kekayaan 482.466.620 per 2002. Sedangkan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Irjen Anas Yusuf belum diketahui jumlah kekayaannya.(jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN,-Staf peneliti Balai Bahasa Medan Anharuddin Hutasuhut mengatakan, hingga kini belum ada bahasa ibu atau yang lebih dikenal dengan bahasa daerah di wilayah Sumatera Utara yang punah. “Jangankan punah, yang terancam punah saja belum ada. Ini tidak terlepas dari konsistennya masyarakat di Sumut menjaga nilai-nilai budaya leluhurnya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang harus […]

  • Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat, mengalami intimidasi dari oknum kepolisian. Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim mengatakan, intimidasi itu terkait video yang dipunyai oleh Komnas HAM mengenai kasus kekerasan yang dilakukan kepolisian saat membubarkan paksa pengunjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, pada 24 Desember 2011. “Situasi yang berkembang sekarang menimpa rekan-rekan wartawan. […]

  • Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum
    Tak Berkategori

    Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Pemerintah Kab. Mandailing Natal diharapkan jangan membedakan pendidikan Pesantren dan Umum. Sebab, Pesantren juga di akui sebagai pendidikan formal yang ijazahnya bisa dipergunakan untuk lapangan kerja di Indonesia. Hal itu dikatakan Kepala Aliyah Pondok Pesantren Subulussalam Kotanopan, Esmin Pulungan,S.Ag terkait tidak dapatnya Santri Pondok Pesantren jatah pendidikan gratis di Madina untuk tahun […]

  • Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal mulai normalisasi sungai aek singolot di Panyabungan Selatan pasca meluapnya air sungai dua pekan lewat. Batuan dan kayu yang sempat membuat aliran sungai terhalang dibersihkan dengan menggunakan alat berat. Normalisasi sungai aek singolot tepatnya di Tanobato itu diperkirakan kelar selama 3 hari kedepan. Erwin Kepala Bidang […]

  • API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

    API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KETIKA KEJAHATAN MENJADI BAGIAN DOMINAN EKOSISTEM EKONOMI   Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Masyarakat sering melihat narkotika dan rokok ilegal sebagai kasus yang berdiri sendiri. Padahal keduanya bisa menjadi bagian dari satu ekosistem ekonomi gelap yang sedang menguasai denyut kehidupan warga. Ketika ekonomi legal melemah, logikanya, ekonomi ilegal mulai tumbuh. Ketika lapangan kerja menyempit, jalur […]

  • Mandailing Pasaman

    Mandailing Pasaman

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya : Mustopa Kamal Batubara   Tutur kita persis pinang dibelah dua Ritual kita tak ada beda Batin kita bak akar dengan pohonnya   Tapi kita beda, kawan Aku diayun onang-onang moyang, sedang kau oleh dendang Pasaman Aku dibesarkan gule bolgang, sedang kau gule rendang   Kita beda, tapi kita sama Dilahirkan dari moyang Mandailing […]

expand_less