Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan. Akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari ini membuat sejumlah nelayan di kabupaten itu takut melaut. Beberapa petani juga bingung untuk menaman padi karena hujan deras terus mengguyur. Warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Jasmudin Siregar, kepada MedanBisnis, Rabu (3/11), mengatakan, akibat masih tingginya curah hujan dan disertai angin kencang, sebagian nelayan tidak berani melaut.
“Akibat kondisi cuaca yang sebagian melanda wilayah pantai barat Madina, banyak nelayan tidak beraktivitas ke laut,” ujar nelayan di Tabuyung. Cuaca esktrim juga berpotensi terjadinya bencana longsor di Kecamatan Batang Natal , Kotanopan, serta wilayah Panyabungan Timur.

”Bila masih terus terjadi hujan terus-menerus, kita sangat khawatir akan terjadi longsor, sehingga arus transportasi ke wilayah pantai barat Madina akan terganggu,” aku Halim Nasution, warga Batang Natal.

Cuaca yang tidak menentu ini juga mengakibatkan akan menurunkan produksi pertanian dan perkebunan di Madina.”Bila hujan masih terus berlanjut, petani tidak tahu kapan mulai tanam padi, karena jika dipaksa akan berisiko tanaman jadi rusak terkena banjir,” kata Khoir, petani di Saba Palas, Panyabungan.

Menurutnya lagi, hujan yang terus terjadi juga mengancam tanaman terkena hama seperti wereng yang berujung menurunkan produksi. Harga karet juga jadi turun, karena masih tingginya kadar air. “Harusnya karet saat ini dengan harga Rp.15.000/Kg, namun toke terpaksa menurunkan harga karena kadar airnya tinggi,” imbuh Kholik. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Seekor harimau terjerat perangkap babi hutan. Itu terjadi di Desa Batu Madinding Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tali jerat itu dipasang petani untuk menangkap hama babi yang sering merusak tanaman kebun. Panogu, pemilik perangkap terperangah melihat perangkapnya sudah menjerat seekor harimau, Kamis (26/11). Belum diketahui pasti umur dan […]

  • Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

    Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Tyimpanum Novem Film’s, Askolani Nasution akhirnya angkat bicara menyikapi pembentukan Asosiasi Produser Tabagsel (APTA) yang terbentuk pekan lalu di Panyabungan. Dikatakannya, Tympanum dengan tegas tidak akan ikut masuk ke organisasi APTA tersebut karena organisasi ini tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangan Tympanum. Meski begitu Askolani tetap menghargai orang untuk […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

  • Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Demokrat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta dilakukan pencoblosan ulang di Kecamatan Muara Batang Gadis karena diduga terjadi kejanggalan dan kecurangan oleh penyelenggara pemilu. Surat yang ditujukan kepada KPU dan Panwaslu Madina tertanggal 13 April 2014 yang ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Syafaruddin Ansyari dan Sekretaris dan Harminsyah Batubara itu […]

  • Mendagri targetkan qanun bendera Aceh selesai 90 hari lagi

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menargetkan pembahasan antara pemerintah dengan Gubernur terkait Qanun (perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Provinsi Aceh akan selesai dalam waktu 90 hari ke depan terhitung sejak pertemuan terakhir yang dilaksanakan pada Kamis (23/5) lalu. “Ini kan diagendakan terus sampai 90 hari ke depan. Jadi, […]

  • Menciptakan Pemilu yang Berintegritas dan Damai

    Menciptakan Pemilu yang Berintegritas dan Damai

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Tak terasa Pemilu 2014 tinggal menghitung hari, karena tak lebih dari satu bulan lagi, atau hanya 24 hari lagi kita akan memasuki momentum terpenting dalam penyelenggaraan pemilu 2014, yaitu hari pemungutan dan penghitungan suara yang akan kita laksanakan pada tanggal 9 April tahun 2014. Sebagaimana telah kita maklumi bersama bahwa sebelum-sebelum ini kita telah melalui […]

expand_less