Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Paripurna Pansus Palmaris Gagal Dijadwalkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
  • print Cetak

Pansus palmaris  200912Panyabungan (MO) – Hingga menjelang akhir September, laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Palmaris DPRD Mandailing Natal (Madina) belum juga masuk ke meja pimpinan dewan.

Akibatnya, laporan kerja Pansus Palmaris tidak masuk dalam daftar tunggu pada sejumlah item agenda sidang paripurna yang ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Madina.

“Pimpinan Pansus belum menyampaikan laporan kepada pimpinan DPRD, sehingga Bamus (Badan Musyawarah tak bisa menetapkan jadwal paripurna penyampaian laporan kerja pansus” ungkap anggota DPRD Madina, Binsar Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis (20/9).

Binsar juga heran kenapa laporan Pansus Palmaris itu belum sampai kepada pimpinan DPRD Madina. Padahal, jadwal kerja Pansus Palmaris sudah lama berakhir setelah memulai kerja pada Mei lalu.

“Pada rapat Bamus tanggal 10 September kemarin, sejumlah anggota Bamus sempat menanyakan prihal laporan Pansus Palmaris agar secepatnya dijadwalkan agenda paripurnanya,” ujar Binsar yang juga anggota Bamus.

Namun, Ketua DPRD Madina As Imran Khaytami yang memimpin rapat Bamus menyatakan bahwa pihak Pansus Palmaris belum menyampaikan laporannya kepada pimpinan dewan. Sayangnya, tidak ada penjelasan tentang kemandegan laporan pansus tersebut.

Sebelumnya, Ketua Pansus Palmaris, Bakhri Efendi kepada wartawan pekan lalu justru menyebutkan bahwa laporan pansus sudah rampung. Pihaknya hanya menunggu paripurna DPRD untuk menyampaikan laporan pansus tersebut.

Pansus Palmaris merupakan kegiatan kerja DPRD Madina dalam menangani tuntutan warga Kecamatan Batahan yang meminta pengembalian lahan yang diserobot PT. Palmaris. Palmaris adalah perusahaan perkebunan sawit di Batahan.

Sesuai mekanisme, lanjut Binsar, laporan pansus harus disampaikan kepada pimpinan DPRD, selanjutnya pimpinan DPRD mengajukannya kepada Bamus untuk ditetapkan jadwal rapat paripurna membahas dan menetapkan hasil kerja Pansus agar menjadi keputusan DPRD. Keputusan DPRD itu lah yang akan dijadikan landasan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait melakukan tindakan penuntasan sangketa lahan antara warga Batahan dengan PT. Palmaris. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setelah dikeluarkannya surat telegram Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan segera diganti. Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino akan digantikan oleh Irjen Pol Raden Budi Winarso. Secara resmi Kapolda Sumut Irjen Ngadino akan menyerahterimakan jabatannya kepada Budi Winarso  setelah serah terima jabatan (sertijab). Rencananya sertijab berlangsung, Kamis (10/3) pagi ini. “Sertijab […]

  • Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Divisi Humas Mabes Polri merilis kronologi bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Kampung Juata Permai, Tarakan, Kalimantan Timur, Selasa (28/9/2010). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas. Berikut konologi yang dirilis via jejaring sosial facebook oleh Divisi Humas Mabes Polri. Minggu tanggal 26 September 2010 sekitar pukul 22.30 WITA. Pada saat Abdul Rahmansyah, Warga Kel […]

  • Pertumbuhan Transportasi di Mandailing Masa Kolonial

    Pertumbuhan Transportasi di Mandailing Masa Kolonial

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan Tanggal 15 Desember 1847, Belanda menggalakkan kebijakan tanaman kopi di kawasan Mandailing Angkola. Asisten Residen A.P. Godon melibatkan pemerintahan raja-raja tradisional untuk memobilisasi budi daya kopi secara massal. Pemerintah kolonial memaksa setiap penduduk untuk menanam kopi dan hasilnya wajib dijual kepada Belanda dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Tetapi sampai […]

  • Proyek Fisik Dinilai Tak Berkualitas, Kepercayaan Masyarakat Kepada Pemkab Madina Menurun

    Proyek Fisik Dinilai Tak Berkualitas, Kepercayaan Masyarakat Kepada Pemkab Madina Menurun

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepercayaan masyarakat sangat menurun kepada Pemkab Mandailing Natal terkait mayoritas proyek fisik yang dinilai selalu berkualitas bobrok. Proyek-proyek fisik termasuk rabat beton, dek irigasi, dek jalan, pengaspalan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dinilai mutunya sangat amburadul. “Contohnya rabat beton, baru 10 bulan dibangun sudah pecah-pecah. Kualitas apa itu. Aspal juga tak […]

  • Moncak di Mandailing

    Moncak di Mandailing

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     LATAR BELAKANG Moncak adalah seni bela diri yang terdapat di dalam suku Mandailing. Baik di Mandailing Godang, Mandailing Julu dan Mandailing Angkola. Mocak ini mirip dengan seni bela diri Silat, juga hampir sama dengan Silek di Sumatera Barat. Di dalam suku Toba juga dinamakan Moncak (baca: Mossak). Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah penggiat budaya Mandailing, […]

  • Pelantikan Pengurus PMI Madina Periode 2021-2026

    Pelantikan Pengurus PMI Madina Periode 2021-2026

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dilantik sebagai Ketua PMI Madina. Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Parbangunan ini juga menetapkan Hj. Eli Maharani sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Acara dibuka dengan penampilan gordang sambilan Sinondang Nauli Panyabungan Julu.  

expand_less