Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
  • print Cetak

Gordang Sambilan di Ulu Pungkut

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabarnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mulai menyusun kerangka pedoman pembangunan kebudayaan.

Kerangka itu selaras dengan Kabupaten Mandailing Natal yang dikenal sebagai “Bumi Gordang Sambilan”, kabupaten yang bersemboyan Negeri Beradat Taat Beribadat menuju masyarakat Madina Yang Madani sebagai motto.

Dan pedoman ini juga menyahuti Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah. Berdasar itu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal pun mengajak seluruh masyarakat membangun gerakan totalitas terhadap penguatan kebudayaan daerah dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat dalam perwujudan peradaban masyarakat Mandailing Natal yang berbudaya dan bermartabat serta menjadikan kebudayaan sebagai roh persatuan dan kesatuan masyarakat dalam membangun Mandailing Natal.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Zulkhairi Pulungan menjawab Mandailing Online, Kamis (17/1/2019) mengungkapkan Mandailing Natal terdiri dari empat kelompok wilayah kebudayaan, yakni Mandailing Godang, Mandailing Julu, Ulu dan Melayu Pesisir.

Berdasar itu, Zulkhairi menyatakan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sedang berupaya menerbitkan rekomendasi Pokok-Pikiran Pemajuan Kebudayaan Mandaiiling Natal, yaitu Tardisi Lisan sebanyak 4 macam, Manuskrif sebanyak 2 macam, Adat Istiadat sebanyak 13 macam, Ritus sebanyak 11 macam, Pengetahuan Tradisional sebangak 3 macam, Tekhnologi Tradisional sebanyak 12 macam, Seni sebanyak 28 macam, Bahasa sebanyak 4 macam, Permainan Rakyat sebanyak 2 macam, Olah Raga Tradisional sebanyak 2 macam, dan Cagar Budaya sebanyak 42 macam. Jumlah keseluruhan sebanyak 123 macam.

Dari 123 macam kebudayaan Mandailing Natal diatas telah dilakukan pengkajian-pengkajian dan analisis dalam kontek pembangunan pemajuan kebudayaan daerah jangka panjang yang disimpulkan dan dituangkan dalam Pokok Pikiran Kabudayaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal sebagai acuan dan pedoman pembangunan kebudayaan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan serta dunia usaha lainnya dengan rekomendasi sebagai berikut :

  1. Program pembangunan sarana prasarana serta penguatan kelembagaan dan pengembangan kapasitas adat budaya dan seni serta sejarah Mandailing Natal.
  2. Program peningkatan peranan kebudayaan sebagai ketahanan dan pemersatu bangsa.
  3. Program pendidikan karakter dan kwalitas sumber daya manusia yang berbudaya dan bermartabat serta religius.
  4. Program peningkatan pemeliharaan peninggalan adat budaya purbakala dan cagar budaya
  5. Program peningkatan apresiasi dan peran serta masyarakat dalam pengembangan serta pemajuan adat budaya,seni dan sejarah Mandaing Natal.
  6. Program peningkatan ekonomi dan daya saing prawisata melalui publikasi dan promosi adat budaya, seni serta sejarah Mandailing Natal.
  7. Program penyelarasan nilai-nilai kebudayaan dengan nilai nilai keagamaan.

Pokok Pikirian ini telah sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal jangka menengah dan jangka panjang yakni salah satu dari misi pembangunan melestarikan adat budaya daerah.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 2 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 2 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    AGENDA PARKIR, BIROKRASI LELET Oleh: Tim Peci Manajemen Dari Disposisi Bupati ke Meja yang Tak Kunjung Bergerak Jabatan Sekretaris Daerah sering kali dipahami sebagai jabatan administratif. Padahal, sesungguhnya tidak. Jika, Sekda adalah ruang mesin pemerintahan, maka Bupati yang menentukan arahnya. Selajutnya, Sekda mestinya segera memastikan arah itu berubah menjadi gerakan. Ukuran keberhasilan seorang Sekda bukan […]

  • Harga Karet Turun Rp2.000 per Kg

    Harga Karet Turun Rp2.000 per Kg

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, – Masyarakat Desa Saba Balik dan Desa Simartolu Perbatasan Kabupaten Palas dan Paluta mengeluh harga karet yang turun sejak dua bulan terakhir. Harga yang sebelumnya berkisar Rp8.000 per kilogram (kg) turun Rp2000 menjadi Rp6.000 per kg. Masyarakat setempat yang keseharian rata-rata penderes karet mengeluh disebabkan harga yang menurut, sehingga mereka tidak bisa lagi mencukupi […]

  • Daerah Tidak Bisa Lepas dari Pers

    Daerah Tidak Bisa Lepas dari Pers

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengatakan semua daerah tidak bisa terlepas dari pers atau media. Hal itu disampaikan Erwin usai memberikan kejutan dengan mendatangi kantor PWI di Jl. Willem Iskander, Aek Galoga, Panyabungan pada Rabu (9/2). “Seperti yang saya sampaikan tadi, di semua daerah tidak bisa terlepas dari […]

  • Dugaan Korupsi Desa Digital di Madina. Kejari Periksa Sejumlah ASN , Vendor Terjadwal Minggu Depan

    Dugaan Korupsi Desa Digital di Madina. Kejari Periksa Sejumlah ASN , Vendor Terjadwal Minggu Depan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online : Usai memanggil dan memeriksa Kadis dan mantan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) terkait dugaan perbuatan pidana korupsi pengadaan perangkat desa digital (smart village) tahun 2023. Pekan ini, penyidik tindak pidana khusus ( Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina) akan memanggil dan memeriksa sejumlah kepala desa dan pihak pelaksana atau […]

  • Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Episentrum Mandailing   Di banyak daerah, bandara sering dipahami sebagai simbol kemajuan. Runway dibangun, terminal diresmikan, dan harapan pun ikut lepas landas. Namun, ada satu kenyataan yang kerap datang belakangan: pesawat tidak otomatis mengikuti. Bandara bisa berdiri megah, tapi tetap sunyi. Ketika satu rute saja masih sepi, apalagi tambah dua-tiga trayek maskapai […]

  • Kejar Target WTP, Inspektorat Madina Pacu Integritas Internal

    Kejar Target WTP, Inspektorat Madina Pacu Integritas Internal

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, melakukan upaya penting dalam menghambat  potensi korupsi di daerah ini. Instrumennya antara lain pengawasan serius di internal Inspektorat Madina sendiri; juga menghambat peluang berbuat “nakal” para pejabat Inspektorat saat melakukan pemeriksaan reguler di seluruh institusi pemerintah. Upaya ini merupakan arahan Wakil Bupati Mandailing Natal, […]

expand_less