Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
  • print Cetak

Iskandar200912PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyarankan agar Dinas Pendidikan tidak usah lagi menangani proyek fisik maupun non fisik. Sehingga yang menjadi tanggungjawab instansi ini murni mengurusi pendidikan saja.

“Agar pendidikan di daerah terus berkembang, kembalikan itu proses pembangunan berbagai bangunan sekolah kepada instansi yang lebih berkompeten, sehingga orang-orang yang ada di Dinas Pendidikan itu hanya mengurusi proses belajar mengajar di sekolah,” kata Iskandar kepada wartawan di Panyabungan setibanya dari kunjungan kerja ke DPRD Pemko Sibolga, Kamis (20/9).

Iskandar mengungkapkan, terlihat perbedaan mencolok antara Madina dengan Sibolga pada sektor pendidikan. Sibolga terlihat lebih maju dibanding Madina.

Dinas Pendidikan Sibolga tidak menangangani proyek fisik semisal rehab atau pembangunan gedung sekolah, tetapi ditangani Dinas Pekerjaan Umum. Pola ini memberikan konsentrasi lebih luas kepada Dinas Pendidikan Sibolga pada dinamika belajar mengajar di sekolah.

Iskandar melanjutkan, urusan proyek fisik yang selama ini menjadi tangungjawab Dinas Pendidikan Madina dialihkan saja ke Dinas PU Madina, sedangkan untuk non fisik diserahkan kepada Bagian Umum Sekretariat Pemkab Madina.

“Artinya segala urusan yang masuk pada tupoksi Bidang Program Dinas Pendidikan Madina selama ini mengurusi peket-peket proyek sudah tidak ada lagi, sehingga fokus pada program dunia pendidikan murni, tak lagi campur-adukan dengan proyek,” ujarnya.

Di sisi lain, Iskandar mengungkapkan, di Sibolga persoalan tenaga honorer, kebijakannya daripada mengurangi lebih baik menambah, tujuannya untuk membuka lapangan kerja baru. Di Madina beberapa waktu lalu pernah ada rencana Pemkab Madina melakukan pemutusan kerja terhadap para honorer.

“Begitu juga dengan urusan pengangkatan kepala sekolah, di Sibolga ada ditampung anggaran khusus sebesar Rp.1,8 Milyar yang diperuntukan bagi peningkatan SDM bagi calon-calon kepala sekolah, dengan memberikan berbagai pelatihan maupun pendidikan untuk masuk kepada jenjang kepala sekolah. Ini perlu dicontoh,” ujarnhya.

“Hal ini kita dengar dari anggota DPRD Sibolga dimana tidak ada lagi usia kepala sekolah di atas 51 tahun. Jikapun ada, itu khusus yang masih memiliki ilmu dan SDM yang memadai, sehingga sewaktu-waktu terjadi proses pergantian orang itu tidak pusing lagi mencari-cari calon kepala sekolah karena sudah tersedia sejak awal,” imbuhnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situs Menhir di Runding Indikasi Peradaban Mandailing Sudah Ada Sejak Zaman Batu

    Situs Menhir di Runding Indikasi Peradaban Mandailing Sudah Ada Sejak Zaman Batu

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Film sejak pekan lalu memulai penggarapan video situs-situs peninggalan Mandailing masa lampau. Tiga situs yang direkam video pada Kamis (15/5/2014) meliputi situs reruntuhan candi di Saba Biara, Pidoli; situs yang diduga reruntuhan candi di Padang Mardia, Hutasiantar dan Menhir di Runding satu peninggalan dari zaman batu. Situs-situs tersebut sangat […]

  • Gara-gara Isu Penculikan Anak, Satu Tewas Dimassa, Satu Meninggal Ditabrak

    Gara-gara Isu Penculikan Anak, Satu Tewas Dimassa, Satu Meninggal Ditabrak

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mau Berobat Dituduh Penculik TEBING TINGGI– Isu bahaya penculikan anak untuk mengambil dan menjual organ tubuh, menimbulkan kecemasan di sejumlah daerah. Isu yang tersebar melalui pesan singkat (short message system/SMS)berantai itu bahkan mengakibatkan dua orang tewas di Serdang Bedagai (Sergai) dan melukai lima orang di Percut Sei Tuan, Deli Serdang, di hari yang sama, Jumat […]

  • Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Program pendidikan gratis yang sudah berlangsung untuk tingkat SLTA di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuai protes dari kalangan pesantren. Pasalnya program pasangan Hidayat-Dahlan ini tak mengikutkan pesantren dan Madrastah Aliyah. Pimpinan Pesantren Subulussalam, Kotanopan, Esmin Pulungan, S. Ag menilai Pemkab Madina tidak adil dalam memberlakukan program pendidikan gratis tersebut karena hanya diperuntukkan […]

  • Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    15 Orang Meninggal Jakarta, (MO) – Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, Sabtu, masih digenangi air di antaranya di kawasan Pluit yang mencapai ketinggian dua meter. Banjir yang parah terjadi di belakang Pluit Village, Jakarta Utara, semakin parah dengan kedalaman hampir dua meter. Kawasan Pluit lainnya yang kebanjiran tersebut seperti Bandengan dan Teluk Gong. Bahkan, […]

  • Kera Liar, Daya Tarik di Warung Pak Syafri

    Kera Liar, Daya Tarik di Warung Pak Syafri

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    gambar kelompok kera di sekitar warung Pak Syafri (foto: Maradotang Pulungan) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bila anda berkunjung ke komplek perkantoran pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), singgah lah di warung pecal sederhana persis disamping kantor Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Madina. Warung sederhana milik Pak Syafri selain menyajikan panganan pecal dan goreng-gorengan, juga memberikan pemandangan menarik […]

  • ABG Dijual Teman Sendiri

    ABG Dijual Teman Sendiri

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DIPERIKSA: Bunga (berkerudung), didampingi ibunya memberikan keterangan di Polres Karo, Selasa (25/1).//Iwan Tarigan/Sumut Pos KARO- Minggat dari rumah, cewek ABG (anak baru gede) malah dijual teman sendiri kepada pria hidung belang. Hal ini dialami Bunga (15), bukan nama sebenarnya, warga Sei Mencirim Pasar VII, Sunggal, Kab Deli Serdang, Jumat (21/1) lalu. Bunga minggat dari rumahnya […]

expand_less