Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Penerima Raskin di Panyabungan Dikutip Baiya Transpor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan. Warga Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan harga beras bagi keluarga miskin (Raskin) pada November 2010 sebesar Rp 2.000/kg. Padahal, harga sebelumnya Rp 1.600/kg. Naiknya harga karena warga dibebani biaya transportasi Rp 400/kg.
“Kita merasa keberatan karena yang kita tahu harga Raskin hanya Rp 1.600/Kg. Kalau alasannya untuk biaya operasional dari titik distribusi, masak sampai Rp 400/Kg. Daerah kami kan masih dalam kawasan ibukota kabupaten,” ujar salah satu warga, Kamis (25/11).

Akhiruddin, Lurah Panyabungan II mengakui bahwa pada November ini harga raskin naik menjadi Rp 2.000/kg. Ia mengklaim masalah harga raskin itu sudah yang mereka sampaikan sebelumnya kepada LPM dan masyarakat penerima.

“Yang kita bagikan ini merupakan jatah tambahan, sehingga pada malam Selasa yang lewat kita musyawarahkan mengenai harga raskin tersebut dan semua sepakat karena ini merupakan jatah tambahan,” ujarnya.

Ia mengaku bahwa pihaknya membayar raskin Rp 1.700/kg kepada pihak kecamatan. “Jadi, hanya Rp 300 aja yang kita ambil untuk biaya operasional kita disini. Jatah tambahan ini kita terima akibat kita selalu tepat waktu membayar raskin ke kecamatan,” imbuhnya.

Kabag Perekonomian Pemkab Madina melalui Kasubbag Produksi Abdul Hamid mengatakan, harga raskin sampai titik distribusi Rp 1.600/Kg. Akibat tidak tertampungnya lagi biaya perongkosan ke desa/kelurahan, maka masyarakat harus dibebani biaya angkut, sesuai dengan hasil musyawarah masyarakat penerima raskin.

“Memang setiap desa maupun kelurahan pasti ada perbedaan harga raskin sesuai dengan hasil rapat mereka yang mempunyai notulen rapat secara resmi yang dinamakan swadaya masyarakat. Kalau mengenai besarannya berapa itu masyarakat sendiri yang menentukannya. Memang per bulannya setiap kepala desa maupun lurah kita berikan biaya operasionalnya untuk pembagian raskin sebesar Rp 100.000. Namun untuk jatah tambahan ini kita tahu menahu dan tidak pernah dilaporkan,” terangnya. (henri)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMMAN Sidimpuan Gelar Lomba Tanam Pohon

    IMMAN Sidimpuan Gelar Lomba Tanam Pohon

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – DPP Ikatan Mahaiswa Mandailing Natal di Padangsidimpuan (IMMAN) menyelenggarakan lomba menanam pohon. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Nenanam Pohon Nasional yang jatuh pada tanggal 28 November 2019. Kegiatan perlombaan ini dimulai dari tanggal 26 November – 27 November 2019. Peserta lomba mengirimkan foto peserta saat menanam pohon […]

  • Perkiraan Perolehan Kursi di Dapil IV

    Perkiraan Perolehan Kursi di Dapil IV

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk Dapil IV (Daerah Pemilihan IV) sebanyak 7 parpol rata-rata menyabet 1 kursi. Dapil IV meliputi Kecamatan Natal, Sinunukan, Batahan dan Kecamatan Muara Batang Gadis. Dari kuota 7 kursi […]

  • Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di Kota Windsor, Provinsi Ontario, Kanada, para mualaf mendapat naungan istimewa dari Windsor Islamic Association (WIA). Organisasi nonprofit itu memberikan fasilitas kepada mualaf untuk mempelajari Islam lebih dalam dan mendapat keluarga baru. Alhasil, para mualaf kota yang dijuluki The City of Roses itu pun sering kali menggelar pertemuan untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan keimanan mereka. […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (1)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh: Askolani Nasution (Bahan pada Sarasehan Kebudayaan Mandailing, Jakarta, 1 Juni 2013) PRAKATA Mengidentifikasi tipikal Mandailing membutuhkan kajian yang komprehensif. Amat naif jika hanya menggeneralisir begitu saja bahwa Mandailing hanya sebatas teritorial saja, tanpa acuan-acuan yang signifikan. Apalagi kita meyakini bahwa filsafat, norma, dan budaya—yang sering digunakan untuk pengelompokan sosial—bukanlah satuan-satuan yang berdiri sendiri tanpa […]

  • IKANAS Sumut Antara Panggung dan Manuver 90 Hari

    IKANAS Sumut Antara Panggung dan Manuver 90 Hari

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Hari ini (Ahad, 3 Mei 2016), DPD Ikatan Keluarga Nasution dohot Anakboruna (Ikanas) Sumatera Utara periode 2026-2031 menjalani prosesi pelantikan. Momentum ini kerap dianggap sebagai puncak kerja dan beban terbesar dalam berorganisasi. Suasana tentu meriah. Heboh. Tamu penting dan undangan kehormatan menempati jejeran sopa di baris terdepan. Yang jauh […]

  • Pemkab Madina Upayakan Menaikkan Insentif Guru Madrasah

    Pemkab Madina Upayakan Menaikkan Insentif Guru Madrasah

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) saat ini berupaya meningkatkan insentif bagi guru-guru MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah). “Ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik,” kata Wakil Bupati Madina,  Atika Azmi Utammi saat meresmikan ruang belajar dan kantor baru madrasah Guppi, Desa Lumban Dolok,  Kecamatan Siabu, Madina, pada Senin, (4/10-2021). “Kami sedang berupaya […]

expand_less