Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Generasi muda Mandailing saat ini mulai mengalami gejala krisis “partuturon” (tutur sapa). Bahkan sudah banyak yang tak mengetahui dan memahami tentang “partuturon”.

Padahal, masyarakat Mandailing selama ini dikenal sebagai masyarakat yang sangat menjunjung tinggi etika. Dan salah satu unsur penting etika adalah “partuturon”.

“Untuk itu, penguasaan tentang “partuturon” harus diajarkan agar tetap dipahami,” kata Afifuddin Lubis pada pembukaan acara workshop Penguatan Adat Istiadat Budaya Mandailing di hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Selasa (17/12/2013).

Dikatakanya, “partuturon” mengatur dan menentukan bagaimana seseorang bersikap, berbicara dan bertutur terhadap orang lain, begitu juga sebaliknya.

Berdasarkan “partuturon” akan diketahui sejauh mana hubungan seseorang dengan orang lain berdasarkan hubungan darah, hubungan kekerabatan atau hubungan berdasarkan pekawinan.

Pada prinsipnya, “partuturon” merupakan etika, sikap dan tingkah laku sesorang jika berkomunikasi dengan orang lain.

“Tujuan penguasaan “partuturon” adalah untuk saling menghormati, menumbuhkan semangat persaudaraan, rasa persatuan dan semakin eratnya ikatan kekeluargaan yang harmonis,” bebernya.

Semakin baik seseorang dalam bertutur, dia akan dianggap mempunyai etika yang tinggi.

Prinsip “partuturon” didasarkan pada hubungan kekerabatan berdasarkan “Dalihan Na Tolu”. Dalam “partuturon” ketika digunakan sapaan “tulang”, “inangtulang” maka dapat dipastikan yang bersangkutan merupakan “mora” dari yang menyapa.

Kalau sapaan mengunakan “amangboru”, “namboru”, “babere”, “lae”, maka yang bersangkutan merupakan “anak boru” dari yang menyapa.

Juka sapaan menggunakan kata seperti “amangtua”, “amanguda”, maka yang bersangkutan merupakan “kahanggi”.

Agar krisis “partuturon” ini tak makin parah, diharuskan pengajaran melalui sekolah terutama pada tingkatan sekolah dasar dan sekola lanjutan tingkat pertama. Itu dianggap merupakan cara efektif dalam menumbuhkan budaya “martutur” di kalangan generasi muda.

Kemudian dorongan pengajaran melalui jalur keluarga. Juga melalui jalur kelompok seperti kelompok “parsadaan” semisal parsadaan marga. Serta melalui organisasi kemasyarakat yang berbasis budaya.

Diungkapkannya, sejauh ini kendala dalam pengajaran “partuturon” akibat masih kurangnya kesadaran sebagaian keluarga tentang pentingnya “partuturon”.

“Kemudian pada keluarga Mandailing yang tinggal di luar Mandailing banyak yang tidak dapat berbahasa Mandailing,” katanya.

Kadangkala sapaan “partuturon” yang mereka gunakan sudah mengikuti alur sapaan makcik digunakan untuk sapaan terhadap “namboru” atau “inangtulang” dan pakcik untuk “tulang” dan “amangboru”.

Peliput/editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi SMGP: 14 Poin Rekomendasi Pansus DPRD Madina

    Tragedi SMGP: 14 Poin Rekomendasi Pansus DPRD Madina

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal melahirkan 14 poin terkait tragedi geothermal di Sibanggor. Rekomendasi itu ditetapkan pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal, Kamis (1/4/2021). Pansus itu dibentuk pada 24 Pebruari 2021 dan berakhir hari ini 1 April 2021. Tragedi Sibanggor terjadi pada 25 Januari 2021. Lima warga Sibanggor Julu tewas […]

  • Jika Jokowi Tersangka TransJakarta, Ruhut Gelar Orkestra

    Jika Jokowi Tersangka TransJakarta, Ruhut Gelar Orkestra

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan kalau calon presiden yang diusung PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi) ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pengadaan TransJakarta, PDIP dan koalisinya bisa mengganti calon presiden. "Kalau Jokowi ditetapkan Kejaksaan jadi tersangka? Menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU), ya harus ganti calon presiden," kata Ruhut Sitompul, di gedung Dewan […]

  • Tingkatkan SDM, Bupati Madina Salurkan Bansos untuk Mahasiswa

    Tingkatkan SDM, Bupati Madina Salurkan Bansos untuk Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peningkatan sumber daya manusi (SDM) sangat dibutuhkan dalam membangun satu daerah. Pemerintah sebagai fasilitator harus bisa membangun infrastruktur peningkatan SDM. Salah satunya kelanjutan pendidikan masyarakatnya. Dalam rangka peningkatan SDM di Mandailing Natal (Madina), Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution pada Selasa (19/10) menyalurkan bantuan sosial kepada 50 mahasiswa kurang mampu-berprestasi-yang […]

  • Anggota DPRD Ikut Pilkada Wajib Mundur

    Anggota DPRD Ikut Pilkada Wajib Mundur

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN, – Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, sudah menegaskan, bahwa seluruh anggota dewan wajib mengundurkan diri dari karir politiknya di legislatif. Hal tersebut sesuai amar putusan terhadap judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah, Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, […]

  • Sebuah CeritaTentang Kopi

    Sebuah CeritaTentang Kopi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MITOS minum kopi berasal dari zaman kuno. Popularitas kopi telah membuat orang percaya berbagai hal yang berbeda tentang bagaimana kopi mempengaruhi kesehatan. Beberapa hal tentang kopi adalah benar, yang lain hanyalah sebuah mitos yang telah dipertahankan selama bertahun-tahun. Kopi sering disalahkan karena kandungan utamanya, yaitu kafein. Kafein adalah zat alami yang ditemukan dalam daun, biji […]

  • Rekomendasi Irwan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah dan DPR-RI

    Rekomendasi Irwan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah dan DPR-RI

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Analisis yuridis terhadap putusan MK no.41/phpu.d-viii/2010 tanggal 6 juli 2010 tentang Pilkada Madina dan putusan no. 45/phpu/d.viii/2010 tanggal 7 juli 2010 tentang pilkada Kota Waringin barat. Diungkapkan Irwan H Daulay,Mantan Calon Bupati Madina 2010, melalui e-mail pribadinya, Senin (7/10). Dia menambahkan, surat di serahkan ke kantor Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan […]

expand_less