Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
  • print Cetak

Hamparan persawahan di kawasan Hutapuli sudah seperti lautan akibat banjir

Hamparan persawahan di kawasan Hutapuli sudah seperti lautan akibat banjir

SIABU (Mandailing Online) – Lahan persawahan di Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu dinyatakan akan gagal panen akibat terrendam banjir. Padahal padi-padi itu sudah diambang panen.

Tanaman padi yang mayoritas telah menguning itu pun diprediksi akan gagal panen karena rendaman banjir sudah seminggu berlangsung yang menyebabkan bulir padi bakalan busuk.

Sejauh ini belum ada data resmi luas sawah yang direndam banjir di dua desa itu. Namun, berdasar perkiraan petani, luasnya diatas 200 hektar.

Dua petani di Desa Hutapuli bernama Monag dan Abdurrahman Batubara menjawab Mandailing Online, Kamis (8/12) menyatakan mereka sudah resah karena padi mereka akan gagal panen.

Mereka  mengungkapkan, persawahan sudah tergenang banjir selama satu pekan. Para petani menyebutkan bahwa harapan panen sudah sirna, karena berdasar pengalaman, tiga hari saja terrendam sudah menyebabkan buah padi membusuk.

Ketinggian banjir rata-rata mencapai 1 meter menyebabkan tanaman padi terbenanm karena tinggi batang padi hanya sekitar 50 hingga 70 Cm.

Hamparan persawahan ini berada di dalam lingkup eko sistem rawa-rawa Rodang Tinapor yang terbentang dari kecamatan Siabu hingga kecamatan Bukit Malintang.

Di hari yang sama, sejumlah penangkap ikan sungai menjawab Mandailing Online, mengungkapkan, banjir itu terjadi akibat volume air yang tinggi dari berbagai aliran irigasi menggenangi kawasan rawa-rawa tersebut serta termasuk pantulan air dari Sungai Batang Angkola yang memasuki hamparan rawa-rawa akibat curah hujan yang tinggi dalam dua bulan terakhir.

Hamparan persawahan yang banjir di dua desa itu termasuk hasil percetakan sawah tahun 2012 yang dilakukan Dinas Pertanian Madina.

 

Peliput : Jakfar Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adi Mansar: Harusnya Jangan Ada Lagi KTP ke PSU Pilkada Madina

    Adi Mansar: Harusnya Jangan Ada Lagi KTP ke PSU Pilkada Madina

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Advokad hukum, Dr. H. Adi Mansar, SH,MHum mencuatkan warning agar data pemilih benar-benar valid di tiga TPS yang akan melaksanakan PSU Pilkada Madina. Itu disampaikan Adi Mansar dalam pesan WhatsAap diterima Mandailing Online, Selasa (20/4/2021). Data pemilih yang kurang valid akan berpotensi memberikan peluang kembali kepada Paslon tertentu mengulangi kecurangan. Padahal, […]

  • Petani Makin Malas Tanam Padi

    Petani Makin Malas Tanam Padi

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kepala Biotech Center IPB University, Dwi Andreas Santosa mengatakan, tren penurunan luas areal tanam padi di Indonesia akan terus berlanjut. Ini disebabkan biaya produksi yang semakin mahal, sementara harga gabah terus turun sehingga membuat bertanam padi tak lagi menarik dan menguntungkan bagi petani. “Peralihan lahan pertanian ke non pertanian akan semakin pesat. Hingga mencapai […]

  • Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

    Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sejumlah kasus dugaan korupsi di Mandailing Natal masih “dipeti-es-kan” di institusi penegak hukum. Untuk itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengambil alih kasus-kasus tersebut agar azas keadilan dapat tercapai di negara ini. Itu dikatakan tokoh pemuda Mandailing Natal, Irwansyah Nasution menjawab Mandailing Online, Jum’at (10/8/2008). Disinyalir bahwa macetnya kasus-kasus hukum di […]

  • Ditengah Efisiensi Anggaran, Kejaksaan dan PN Dapat Hibah Kendaraan dari Pemkab Madina

    Ditengah Efisiensi Anggaran, Kejaksaan dan PN Dapat Hibah Kendaraan dari Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditengah Efisiensi anggaran pemerintah di tahun 2025 ini. Intansi Kejaksaan Negeri Madina dan Pengadilan Negeri ( PN ) masih dapat jatah hibah kendaraan roda empat dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dari data yang di dapat total anggaran pembelian 2 unit kendaraan roda empat ini senilai Rp. 830.665.000. Ada 2 mata […]

  • Tambang Emas Ilegal Di Sipogu dan Rantobi Madina Bebas Beroperasi.Warga Minta Kapolres Baru Bertindak

    Tambang Emas Ilegal Di Sipogu dan Rantobi Madina Bebas Beroperasi.Warga Minta Kapolres Baru Bertindak

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emaa ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara masih beroperasi bebas. Dugaan kuat, aktifitas pelaku tambang emas ilegal ini bebas beroperasi karena memiliki stabil pada oknum tertentu. Pantauan dilapangan, di desa Sipogu, ada aktifitas alat berat terpantau melakukan […]

  • Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Meski menimbulkan protes dari masyarakat, namun pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sepertinya ‘membiarkan’ tambang emas tradisional liar itu beroperasi. Soalnya, penambang masih melakukan aktivitasnya di lokasi tambang. Informasi dihimpun METRO, Senin (14/2) dari sejumlah warga, tambang emas masih sulit dihentikan kegiatannya karena beberapa warga sudah menikmati hasil dari tambang tersebut. Disusul dana penertiban penambang […]

expand_less