Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

PT SMGP Gelar Sosialisasi Pelestarian Alam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang bergerak di bidang panas bumi menggelar sosialisasi pelestarian alam terhadap masyarakat di 3 kecamatan yakni Kecamatan Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, dan Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Acara tersebut selama tiga hari di Kecamatan Penyabungan sejak Selasa (14/12), dan berakhir di aula Kantor Camat Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Jumat (17/12).

Ketua Tim Sosialisasi, Drs Sayuti Lubis dalam kegiatan itu, Kamis (16/12) mengatakan, PT SMGP yang bergerak di bidang gas bumi telah memiliki izin sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2003 tentang perusahaan panas bumi sangat peduli dengan lingkungan. Oleh karenanya, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Madina terutama di 3 kecamatan dan melestarikan alam sekitar.

Dijelaskannya, lahan masyarakat yang masuk ke dalam lokasi operasi panas bumi akan diganti rugi sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku dan kehadiran PT SMGP dikatakannya tak akan merugikan masyarakat sekitar karena dikelola dengan tenaga ahli dan profesional dalam bidang panas bumi.

“Sebelumnya telah dilakukan eksplorasi dan pengkajian yang lama karena pihak perusahaan juga tak mau kalau operasi ini merugikan masyarakat dan pencemaran lingkungan, oleh sebab itulah dilakukan sosialisasi ini,” jelasnya.

Sedangkan Liza G Januari dari PT SMGP mengatakan, bahwa kehadiran PT SMGP memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Madina Rp200 miliar pertahun. ” Segi keuntungan, perusahaan itu bisa mengatasi pemadaman listrik yang kerap terjadi di Madina, bahkan Madina berpeluang untuk distribusikan listrik ke luar daerah,” terang Liza.

Dijelaskannya, PT SMGP telah memeroleh izin dari Pemerintah pada tanggal 2 september 2010 dengan luas lahan 62 ribu hektare untuk masa produksi yang mencapai selama 30 tahun. “Menyerap tenaga kerja ratusan orang dari masyarakat daerah itu,” katanya.

Disebutkan, perusahaan akan terus memberikan penyuluhan tentang pelestarian alam bagi masyarakat, sebagaimana visi PT SMGP. “Termasuk membantu masyarakat tentang pertanian, fasilitas pendidikan, kesehatan dan sebagainya yang dianggap dibutuhkan masyarakat,” ujarnya mengakhiri.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Pertambangan dan Energi Pemkab Madina Monang ST, dan unsur Muspika PSM serta ratusan masyarakat dan Naposo Nauli Bulung (NNB). (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bila Merapi Memburuk, SBY Kembali ke Indonesia

    Bila Merapi Memburuk, SBY Kembali ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Kunjungan kerja Presiden SBY ke luar negeri hanya efektif empat hari. Bila sewaktu-waktu kondisi Gunung Merapi memburuk, Presiden SBY kembali ke Tanah Air. Demikian jawaban Menko Polhukam Djoko Suyanto saat ditanya kemungkinan jadwal kunjungan kerja Presiden SBY ke luar negeri akan berubah. Sebab hingga kini, status Merapi masih dinyatakan awas. “Bila ada perubahan […]

  • Kepala Puskesmas Tabuyung Diangkat Jadi Pj Kepala Desa, Akreditasi Nasional Bisa Terancam?

    Kepala Puskesmas Tabuyung Diangkat Jadi Pj Kepala Desa, Akreditasi Nasional Bisa Terancam?

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Puskesmas diangkat menjadi pejabat kepala desa. Ini terjadi di Desa Tabuyug, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina). Pejabat kepala desa itu bernama dr Mahyuni. Dia dokter umum, juga kepala Puskesmas Tabuyung. Padahal, puskesmas ini sedang dihadapkan pada konsentrasi persiapan mengejar akreditasi nasional. Bisa jadi kelak rangkap jabatan sebagai kepala […]

  • Kuasa Hukum : Foto di Medsos bukan lokasi PT. TBS

    Kuasa Hukum : Foto di Medsos bukan lokasi PT. TBS

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Tri Bahtera Srikandi (TBS) sejauh ini tak pernah merusak hutan bakau (mangrove) di Pantai Barat Mandailing Natal dalam aktvitas perkebunan sawit. Itu diungkapkan kuasa hukum PT.TBS, H Ridwan Rangkuti, SH.MH dalam konferensi pers di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Kamis (15/8/2019). Penjelasan itu disampaikan Ridwan Rangkuti menyusul munculnya tuduhan perusakan […]

  • Sejumlah Intansi Pemerintah di Madina Tak Berlakukan Bendera Stengah Tiang Peringati G30S/PKI

    Sejumlah Intansi Pemerintah di Madina Tak Berlakukan Bendera Stengah Tiang Peringati G30S/PKI

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta seluruh kantor instansi pemerintah tingkat pusat dan daerah, satuan pendidikan serta seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada 30 September. Instruksi itu tertuang dalam surat Mendikbud Nomor. 31328/MPK.F/TU.02.03/2023 tertanggal 15 September 2023. Namun di Kabupaten Mandailing Natal, intruksi tersebut ternyata tidak […]

  • Membawa Anak ke Masjid, Bolehkah? (2-habis)

    Membawa Anak ke Masjid, Bolehkah? (2-habis)

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Hafidz Muftisany Anak-anak diperintahkan shalat saat usia tujuh tahun. Hal ini didasarkan pada hadis tentang letak saf shalat bagi anak-anak. Dalam hadis tersebut Rasulullah SAW melakukan shalat di rumah Abu Thalhah dengan memosisikan Anas (yang saat itu masih kecil) dan seorang anak yatim di belakang beliau. Sedangkan, Ummu Sulaim di belakang kedua anak tersebut. […]

  • Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Jajaran Dinas Perhubungan Sumatera Utara melakukan razia besar-besaran di 12 jembatan timbang di Sumut, terhadap truk dan angkutan barang yang melebihi tonase. Untuk pengusaha dan para supir dalam beberapa hari belakangan ini sudah disebarkan surat pemberitahuan agar mematuhi peraturan yang berlaku. Razia itu akan terus dilakukan dalam tiga bulan sekali. Kadis Perhubungan Sumut […]

expand_less