Selasa, 15 Sep 2026
light_mode

PT SMGP Gelar Sosialisasi Pelestarian Alam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang bergerak di bidang panas bumi menggelar sosialisasi pelestarian alam terhadap masyarakat di 3 kecamatan yakni Kecamatan Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, dan Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Acara tersebut selama tiga hari di Kecamatan Penyabungan sejak Selasa (14/12), dan berakhir di aula Kantor Camat Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Jumat (17/12).

Ketua Tim Sosialisasi, Drs Sayuti Lubis dalam kegiatan itu, Kamis (16/12) mengatakan, PT SMGP yang bergerak di bidang gas bumi telah memiliki izin sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2003 tentang perusahaan panas bumi sangat peduli dengan lingkungan. Oleh karenanya, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Madina terutama di 3 kecamatan dan melestarikan alam sekitar.

Dijelaskannya, lahan masyarakat yang masuk ke dalam lokasi operasi panas bumi akan diganti rugi sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku dan kehadiran PT SMGP dikatakannya tak akan merugikan masyarakat sekitar karena dikelola dengan tenaga ahli dan profesional dalam bidang panas bumi.

“Sebelumnya telah dilakukan eksplorasi dan pengkajian yang lama karena pihak perusahaan juga tak mau kalau operasi ini merugikan masyarakat dan pencemaran lingkungan, oleh sebab itulah dilakukan sosialisasi ini,” jelasnya.

Sedangkan Liza G Januari dari PT SMGP mengatakan, bahwa kehadiran PT SMGP memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Madina Rp200 miliar pertahun. ” Segi keuntungan, perusahaan itu bisa mengatasi pemadaman listrik yang kerap terjadi di Madina, bahkan Madina berpeluang untuk distribusikan listrik ke luar daerah,” terang Liza.

Dijelaskannya, PT SMGP telah memeroleh izin dari Pemerintah pada tanggal 2 september 2010 dengan luas lahan 62 ribu hektare untuk masa produksi yang mencapai selama 30 tahun. “Menyerap tenaga kerja ratusan orang dari masyarakat daerah itu,” katanya.

Disebutkan, perusahaan akan terus memberikan penyuluhan tentang pelestarian alam bagi masyarakat, sebagaimana visi PT SMGP. “Termasuk membantu masyarakat tentang pertanian, fasilitas pendidikan, kesehatan dan sebagainya yang dianggap dibutuhkan masyarakat,” ujarnya mengakhiri.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Pertambangan dan Energi Pemkab Madina Monang ST, dan unsur Muspika PSM serta ratusan masyarakat dan Naposo Nauli Bulung (NNB). (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegagalan Program Cetak Sawah Harus Diselidiki

    Kegagalan Program Cetak Sawah Harus Diselidiki

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program cetak sawah merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk menyelamatkan negara ini dari kekurangan beras. Namun sangat disayangkan dana program cetak sawah diduga deselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Di Kabupaten Mandaling Natal (Madina) dana puluhan milyar yang diperuntukkan untuk cetak sawah diduga sia-sia penyebab program pemerintah tersebut dinilai gagal, […]

  • Mata Guru Roa Sisean

    Mata Guru Roa Sisean

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Nanisuratkon: Djasinaloan 20 Desember 2000   malos mali-mali i topi dalan laos tu roba parjolo do au marsantabi di sipanangion sipambege na martua laoskon jolo inang induri pamiari ni lapung dohot bota on ma sada turi jamitahon bisuk dohot poda sinondang ni bulan tula alak manduda marsidua tona ni ompunta ompu na martua na […]

  • Madina, ICW dan Korupsi

    Madina, ICW dan Korupsi

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Korupsi lahir di tengah situasi dimana oligharki politik mendominasi dalam pembuatan kebijakan publik di satu sisi dan tiadanya public accountability sebagai mekanisme pertanggungjawaban kekuasaan di sisi yang lain. Kondisi ini diperparah dengan sempitnya ruang partisipasi politik karena tidak adanya peluang dalam sistem politik yang dapat digunakan untuk meminta pertanggungjawaban wakil rakyat di parlemen. Tali mandat […]

  •  Pengerjaan SPAM dan Sanitasi di Desa Muarapotan Masih Sesuai Target

     Pengerjaan SPAM dan Sanitasi di Desa Muarapotan Masih Sesuai Target

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kota Nopan ( Mandailing Online) : Kapala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Mandailing Natal( Madina) Iwan Dermawan mengatakan kegiatan Sanitasi di Desa Muarapotan mendapatkan 50 pemasangan Sanitasi. Untuk pengerjaannya sudah masuki progres 25 persen tahap pertama, diperkirakan rampung di bulan 12 sesuai dengan kontrak. Untuk pengerjaan SPAM sendiri progres sudah mencapai 37 persen. Hal ini […]

  • Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Hidup di perkampungan Transmigrasi SP 2 Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, sangat menyiksa dan derita yang tiada habis. Sebanyak 325 kepala keluarga yang melangsungkan hidup di perkampungan ini sejak ditempatkan sebagai warga transmigran tahun 2004 lalu harus menanggung kemiskinan akibat infrastruktur yang tak bagus dan […]

  • Sekda Madina Hadiri Penamatan 608 Santri Musthafawiyah Purba Baru

    Sekda Madina Hadiri Penamatan 608 Santri Musthafawiyah Purba Baru

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)-  Pondok‎ Pesantren Musthafawiyah Purba Baru  di Mandailing Natal menamatkan 608 santri tahun pelajaran 2015/2016. Acara pelepasan berlangsung Rabu (18/5/2016) di halaman pesantren. Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis hadir di acara itu mewakili pemerintah daerah. Mudir Ponpes Musthafawiyah, H.Musthafa Bakri Nasution dalam pidatonya menyebutkan jumlah santri kelas VII secara keseluruhan berjumlah […]

expand_less