Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

450 Warga Madina Tandatangani Petisi Tolak SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
  • print Cetak

Penduduk menorehkan tandatangan penolakan PLTP Sorik Marapi, Kamis (18/2/2021) di kawasan Pasar Baru Panyabungan. Foto : Bakty Wijaya/MNC Trijaya Mandailing Natal

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 450 penduduk Mandailing Natal menandatangani petisi penolakan PLTP Sorik Marapi yang dikekola PT.SMGP.

Angka itu merupakan jumlah awal dari gerakan petisi penolakan Pembangkit Listrik Panas Bumi Sorik Marapi.

Jumlah tandatangan itu dicapai pada Kamis (18/2/2021) yang dilaksanakan aliansi mahasiswa di jalan raya kawasan Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Para pelintas menandatangani bentangan kain yang disediakan mahasiswa sebagai wadah penolakan kehadiran PLTP Sorik Marapi.

Gerakan petisi itu masih berlangsung rentang satu hari dan sati titik.

Belum ada kepastian kelanjutan gerakan ini untuk beberapa hari ke depan dan lebih banyak titik yang berpotensi menambah jumlah tandatangan penduduk Mandailing Natal.

“Kami melatarbelakangi kegiatan ini dikarenakan kami menilai sampai pada saat ini belum adanya proses hukum yang pasti terhadap insiden yang terjadi pada tanggal 25 Januari terkait bocor gas beracun dari PT SMGP yang menyebabkan meninggalnya 5 warga Sibanggor Julu dan puluhan warga di larikan Ke RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina,” ujar Kordinator Aksi, Sefly Porkas sebagaimana dikutip MNC Trijaya Mandailing Natal, Kamis.

Sejumlah warga yang sudah menorehkan tanda tangan menyatakan bahwa tragedi Sibanggor Julu sebagai suatu yang sangat mengerikan karena adanya anak di bawah umur yang menjadi korban tewas akibat kelalaian perusahaan.

Sementara itu, Rajab Hasibuan yang juga kordinator aksi mengatakan “petisi tolak PT SMGP dan adili dirut PT SMGP Yan Tang” itu berharap pemerintah daerah dan Poldasu harus mengadili pihak perusahaan yang dinilai lalai penyebab hilangnya nyawa penduduk Sibanggor Julu.

Sumber : MNC Trijaya Mandailing Natal
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU: Lagi, Sekdakab Labuhanbatu diperiksa di Mapolres Labuhanbatu terkait dugaan korupsi dana sertifikasi guru se Labuhanbatu. Hasban Ritonga Sekdakab Labuhanbatu datang ke Mapolres di Jalan HM Thamrin Rantauprapat. Kamis 21 April 2011 ditemani Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Erwin Siregar. Hasban diperiksa dan dimintai ulang keterangannya di ruangan Res Ekonomi terkait kasus […]

  • Pemkab Madina Disorot Gegara Banyak Mobdis tak Bayar Pajak Kendaraan

    Pemkab Madina Disorot Gegara Banyak Mobdis tak Bayar Pajak Kendaraan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Giat operasinal kepatuhan pajak kendaraan bermotor yang dilakukan tim gabungan Samsat dan Kepolisian terhadap kendaraan bermotor di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) penuh kejutan. Ratusan kendaraan terjaring. Paling mengejutkan ditemukan belasan kendaraan dinas pemkab madina yang tidak bayar pajak kendaraan padahal pajak kendaraan dinas itu dibayar oleh Anggaran Pendapatan […]

  • Praktek Dugaan Pungli Dana BOS di Madina Diibaratkan ” Manajemen Jahiliah” . Praktisi Hukum Desak APH Turun Tangan

    Praktek Dugaan Pungli Dana BOS di Madina Diibaratkan ” Manajemen Jahiliah” . Praktisi Hukum Desak APH Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      MADINA||Mandailing Online – Praktik pungutan liar Dana BOS di Kabupaten Mandailing Natal menjadi sorotan. Sejumlah Kepala Sekolah mengaku wajib setor “biaya administrasi” minimal Rp1 juta kepada Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Madina setiap kali dana cair. Praktisi hukum senior menyebut ini “manajemen jahiliah”. “Tidak ada asap kalau tidak ada api. Kepala sekolah sebagai pihak yang […]

  • Tambang emas di Madina longsor, 1 tewas puluhan tertimbun

    Tambang emas di Madina longsor, 1 tewas puluhan tertimbun

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Pertambangan emas milik masyarakat di Desa Hutajulu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara mengalami longsor dan menyebabkan sejumlah penambang tertimbun, Selasa. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal Rizfan Juliardi mengatakan, peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Dari pencarian dan penggalian yang dilakukan bersama personel kepolisian, pihaknya […]

  • Pemprovsu Diminta Bangun Jembatan Pulopadang

    Pemprovsu Diminta Bangun Jembatan Pulopadang

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jembatan Pulopadang yang menghubungkan Kecamatan Linggabayu dengan Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diharapkan dibangun. Lantai jembatan yang terbuat dari papan ini sangat memperihatinkan, padahal kendaraan yang melintas cukup padat mulai dari truk dan kendaraan roda dua.(Mo)

  • Ketua IMAM Diminta Maju Calon Bupati Madina

    Ketua IMAM Diminta Maju Calon Bupati Madina

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rahmad Lubis diusulkan untuk maju mencalonkan diri sebagai kandidat bupati Mandailing Natal (Madina) pada pilkada Madina yang akan dilangsungkan pada Desember 2015. Rahmad Lubis adalah ketua Ikatan Masyarakat Asal Mandailing (IMAM) kota Balikpapan, Kalimatan Timur, berasal dari Mandailing Julu, Madina. Desakan itu berdatangan dari berbagai penjuru, baik yang berada di […]

expand_less