Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Saksi dari Dahlan-Aswin Tak Mampu Tunjukkan Bukti

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Dugaan money politik yang disangkakan tim pasangan calon (paslon) Dahlan-Aswin terhadap paslon Sukhair-Atika diperkirakan bakal mentah.

Pasalnya, dari tiga saksi yang dihadirkan tim Dahlan-Aswin selaku pemohon, tak seorang pun di antara mereka bisa menunjukkan bukti adanya pemberian sejumlah uang tersebut, baik berupa foto maupun video.

Itu tergambar dalam lanjutan persidangan PHP (perselisihan hasil pemilu) Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis siang (27/5-2021), Dahlan-Aswin menghadirkan tiga saksi: Tina Ingriani Pangaribuan, Kherol Marpaung, dan Martunas Sihombing.

Tiga saksi yang dihadirkan pemohon itu adalah warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Sumut.

Dilansir BeritaHuta, meski para saksi mengaku menerima sejumlah uang dari pihak-pihak tertentu, jika si pemberi tidak tercatat namanya sebagai tim pemenangan paslon di KPU, maka nilai kesaksian mereka terkait hal itu sangat lemah.

Pemohon juga menghadirkan saksi ahli pada perkara Nomor: 139/PHP.BUP-XIX/2021, ini yakni: Maruara Siahaan, mantan hakim MK. Sementara pihak termohon, tidak mengajukan saksi ahli.

Secara umum ketiga saksi menggambarkan adanya dugaan money politik (politik uang) yang dilakukan SUKA (panggioan populer untuk paslon Sukhairi-Atika) menjelang PSU, 24 April 2021.

Ada beberapa keterangan Tina saat persidangan terasa janggal. Pertama, dia menyebutkan menerima uang Rp500 ribu saat datang ke rumah Ja’far Sukhairi, Senin malam (5/4-2021), tapi ia tidak menyebutkan nama si pemberi uang.

Demikian juga ketika Tina mengaku diberi uang saat datang di rumah Sadrak Pasaribu, warga Kampung Baru pada, Rabu (7/4-2021). Tidak ada bukti foto atau video yang menguatkan keterangannya.

Sadrak bukan bagian tim pemenangan SUKA yang tercatat di KPU Madina.

Saksi Marpaung menceritakan mengenai adanya kegiatan MPC Pemuda Pancasila (PP) di Kampung Baru. “Pas lewat saya melihat ramai pakai seragam PP, ada juga M. Efendi Pulungan. Dia ketua PAC PP Kecamatan Bukit Malintang,” katanya.

Para saksi juga tak mampu menunjukkan bukti-bukit dokumen pernyataan tentang dugaan penagarahan memilih paslon SUKA.

Menanggapi dugaan money politik paslon SUKA seperti kesaksian Tina, Bawaslu Madina menyebutkan hal itu sudah dibahas di tingkat Gakkumdu, namun proses penanganannya dihentikan karena tidak memenuhi syarat untuk ditingkatkan ke penyidikan.

Selain tidak didukung dua alat bukti, ketika Bawaslu memanggil Dahlan Hasan, selaku saksi pelapor di Bawaslu Madina, sang calon bupati Madina petahana ini tidak hadir.

Demikian juga Tina. Ketika dipanggil Bawaslu hendak dimintai keterangan,  ia tidak hadir. “Ada bukti surat panggilannya,” tanya majelis hakim kepada Bawaslu.

“Ada pak hakim,” jawab Bawaslu.

“Apakah ada foto atau video saat pemberian uang,” tanya majelis hakim kepada Tina. “Tidak ada pak, tapi video kegiatan kumpul-kumpul di rumah Ja’far Sukhairi ada,’”jawab Tina, yang juga saksi paslon 02 di TPS-002 Kampung Baru.

Sumber: BeritaHuta.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleran dalam menyikapi segala permasalahan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madina menyosialisasikan peraturan bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sosialisasi bertempat di […]

  • Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2024 telah mendapat alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus atau DAK Bidang Jalan senilai Rp 7,8 miliar untuk pembangunan jalan hotmix ruas jalan simpang siobon -aek mata, Kecamatan Panyabungan. Agar tidak ada kendala saat pelaksanaan pekerjaan, Dinas PUPR Madina Kamis 9/11/2023 melaksanakan Long Segmen […]

  • Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): seolah tidak takut pada Polisi, pelaku penambang emas ilegal di ujung kampung desa sipogu tepatnya berbatas dengan desa ampung siala Kecamatan Batang Natal terus beroperasi. Pelaku tambang ini leluasa menggunakan alat berat jenis excavator padahal lokasi aktifitas tidak jauh dari jalan lintas provinsi Panyabungan-Natal. Informasi dari warga menyebut, aktifitas penambang […]

  • Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Suparti (52), warga Dusun IV Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, melaporkan BS (35) penduduk Jalan Eka Surya Perumahan Taman Permata Surya Medan ke Polres Langkat, Senin (21/2). Pengaduan dilakukan korban terhadap tersangka, pasalnya anak Suparti dijanjikan dapat diangkat menjadi Polwan. Namun hingga kini anaknya tidak juga diterima menjadi anggota Polri. Akibat kejadian […]

  • Sosok Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution

    Sosok Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini Sabtu pagi (5/9/2020), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) mendaftar di KPU Madina. Siapa sebenarnya Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution? Ia adalah anak keempat dari pasangan Abdul Hamid Nasution (alm) dan Nur Azikin Siregar (almh). Sofwat lahir di […]

  • KPK Perluas Pengawasan Penggunaan APBD

    KPK Perluas Pengawasan Penggunaan APBD

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi akan memperluas pengawasan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena tingkat penyalahgunaan tertinggi saat ini justru berada di daerah. “Saat ini tindak penyalahgunaan korupsi justru lebih banyak berada di daerah, karena itu tugas KPK ke depan akan memperluas pengawasananya di berbagai daerah,” kata Deputi Informasi dan Data KPK, Ade Raharja, […]

expand_less