Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
  • print Cetak

Kabid Keagamaan dan Kerohanian MPC Pemuda Pancasila Madina Syamsul Hidayat Borotan/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi penemuan ladang ganja yang terus berulang di Mandailing Natal (Madina), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) meminta agar stakeholder duduk bersama mencari solusi terbaik.

Demikian disampaikan Ketua Bidang (Kabid) Keagamaan dan Kerohanian Syamsul Hidayat Borotan, S.Pd.I kepada Mandailing Online, Senin (21/2).

“Penemuan 2 hektare berisi 10.000 ribu batang ganja beberapa hari yang lalu harus jadi catatan sekaligus koreksi bagi seluruh pihak,” kata Syamsul.

MPC Pemuda Pancasila Madina menilai terjadi penemuan ganja yang berulang terlihat seperti sinetron tanpa akhir.

“Apakah kejadian ini akan terus berulang kembali, tanpa ada solusi? Ibarat sinetron, kita terus dipertontonkan dengan adegan temuan ladang ganja, dengan drama kolosal bersambung, tanpa diketahui kapan episode ini akan berakhir?,” tegas lelaki yang pernah menjadi Aktivis PMII ini.

Syamsul menambahkan, kejadian ini seperti menunjukkan tidak adanya langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait dalam penanganan ladang ganja.

“Ini sudah mencoreng nama baik Mandailing Natal. Sangat ironis. Apalagi kita dikenal sebagai serambi Mekkah dan kota santri,” sebutnya.

Untuk itu, sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dengan generasi berikutnya, MPC Pemuda Pancasila Madina menawarkan beberapa solusi.

Pertama, penegakan hukum yang tegas untuk memberikan efek jera.

“Tugas BNN dan Polri untuk mencari tau siapa oknum dalang, pemilik, bandar atau donatur dan harus segera diseret ke pengadilan. Jangan hanya menangkap kelas teri,” ujarnya.

Kedua, daerah Panyabungan Timur punya kultur masyarakat homogen dan jarang menerima pendatang. Untuk itu harus ada program naturalisasi, akulturasi campur baur personal dan budaya di wilayah yang teridentifikasi sebagai daerah ladang ganja.

“Dan masyarakat yang diajak untuk transmigrasi harus dibenahi dengan berbagai skill, modal dan agama,” imbuhnya.

Ketiga, menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi, dan instansi terkait lainnya untuk alih fungsi lahan.

“Perlu diinisiasi Grand Desain Alternative Development (GDAD). Program ini sudah berhasil diterapkan di Aceh,” terangnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Al Hasan Nasution, S.Pd mengungkapkan bahwa narkoba dengan segala jenisnya harus dijadikan sebagai musuh bersama (common enemy), tentunya perlu sinergitas dan kekompakan seluruh komponen masyarakat untuk memerangi itu.

“Kita dari Pemuda Pancasila telah lama mengibarkan bendera perang terhadap Narkoba. Kita tidak main-main dalam hal ini. Siapa saja anggota PP yang terlibat narkoba akan kita pecat secara tidak hormat dan memprosesnya ke ranah hukum,” ujar Al Hasan.

Terkait solusi yang ditawarkan Pemuda Pancasila di atas, pihaknya siap untuk diajak diskusi lebih lanjut serta implementasi oleh pihak-pihak terkait, agar peredaran narkoba, khususnya ladang ganja di Kab Madina, dapat diberangus habis ke akar-akarnya.

 

Editor: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Dari laporan keuangan Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina.  Anggaran Dana Desa ( ADD ) Dan Dana Desa tahun 2024 senilai Rp. 681.183.000 ternyata tidak ditemukan silpa. Artinya gaji dan insentif perangkat desa, BPD, bilal mayit, guru MDA dan guru mengaji sudah dicairkan Kepala Desa dan dugaan kuat telah […]

  • Tinggalkan Aceh

    Tinggalkan Aceh

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah pekerja asal Pulau Jawa yang bekerja di Aceh tiba di stasiun bus Kurnia Medan untuk transit ke Jakarta, Jumat (13/1). Sejumlah pekerja pendatang yang mengerjakan sejumlah proyek pembangunan di sejumlah wilayah provinsi Aceh berbondong-bondong pergi meninggalkan Aceh dengan alasan keamanan dan keselamatan jiwa terkait pembunuhan yang terjadi belakangan ini.(antara)

  • Warga KPM Rela Antri Berjam Jam Demi Jatah Beras 10 kg

    Warga KPM Rela Antri Berjam Jam Demi Jatah Beras 10 kg

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) di Kota Panyabungan rela antri berjam jam demi jatah beras premium di Kantor Pos Panyabungan Selasa 26/9/2023. Setiap KPM akan dapat jatah 10 kg beras jenis premium dari Pemerintah yang disalurkan lewat Kantor Pos. Ada 5 Kecamatan warga KPM yang akan dilayani Kantor Pos […]

  • Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madina periode 2022-2025 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Sabtu (17/9/2022). Adapun yang dilantik sebagai pengurus adalah Ketua dr. Syafran Halim Harahap, Sp.PD, Finasim, Wakil ketua I […]

  • Jalan lingkungan yang dirusak desa tanpa ada pelepasan aset daerah ( ist )

    Belum Lepas Aset, Jalan Setapak Milik Pemda Madina Dirusak Pihak Desa Jambur Baru Batang Natal

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Kepala desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy melakukan perusakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu. Bangunan itu berupa jalan setapak. Hal itu terungkap saat Desa melakukan pembukaan jalan Unte Albung yang sumber dananya dari APBDes tahun 2024-2025. ” itu dulu ada bangunan […]

  • Pelaku Tambang Emas Ilegal Mulai Garap Kawasan Perkebunan PT PSU di Natal

    Pelaku Tambang Emas Ilegal Mulai Garap Kawasan Perkebunan PT PSU di Natal

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mulai merambah ke kawasan aset pemerintah. PT.Perkebunan Sumatera Utara ( PT.PSU ) kebun patiluban di Kecamatan Natal menjadi lahan subur bagi pelaku tambang Belasan alat berat jenis excavator milik penambang dilaporkan telah merubah perkebunan tersebut menjadi areal tambang emas ilegal. Meski Polisi […]

expand_less