Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Forwakot Dibentuk, Ide Taman Kota Dibenahi Muncul

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
  • print Cetak

Sejumlah wartawan kota panyabungan saat musyawarah pembentukan Forwakot

PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dibentuk. Pembentukan Forwakot berdasarkan hasil musyawarah yang berlangsung di taman kota Panyabungan, Sabtu (10/6/2023).

Forwakot merupakan wadah perkumpulan bagi wartawan yang bertugas di Kabupaten Madina. Forwakot bertujuan salah satunya untuk mengembangkan ide-ide dan kreativitas dari para wartawan khususnya yang tergabung dalam forum ini.

Selain itu, Forwakot juga wadah membangun dan mengembangkan sikap profesional wartawan dalam menjalankan profesinya.

Dalam forum ini juga turut mengajak para wartawan agar tetap peka terhadap kondisi di lingkungan masing-masing. Dan ikut serta membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana untuk memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan berita.

Forwakot dibentuk atas inisiasi dari sejumlah wartawan senior, antara lain hadir Alqaf Masri, Sarmin Harahap, Muhammad Hanafi.

Dalam musyawarah pembentukan itu diamanahkan Sahrul Ramadan (Wartawan Metro-Online/Koran Harian Tabagsel) sebagai Koordinator/Ketua Forwakot Panyabungan.

Selain itu, Forum Wartawan Kota Panyabungan juga mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk dapat segera membenahi Taman Kota Panyabungan menjadi sebuah tempat pengembangan bisnis UMKM, Tempat Nongkrong Syariah dan Pentas Seni Budaya Mandailing Natal.

Syahrul, Koordinator Forum Wartawan mengatakan Taman Kota Panyabungan adalah Ikon Ibu Kota Mandailing Natal yang memiliki sisi historis, sisi bisnis dan wisata,” ada beberapa poin yang berhasil kami simpulkan dalam rapat Forum Wartawan Kota Panyabungan, selain berharap turut bekerjasama membersihkan Sungai Aek Mata juga berkeinginan agar tata ruang kota diperindah”, ungkapnya.

“Diantaranya kita mengusulkan pembenahan Taman Kota Panyabungan, diantaranya mengambil ruang sedikit untuk tempat Pujasera, Panggung dan Musolla, sehingga tidak tampak semrawut dan bermanfaat dengan catatan tidak merusak pohon yang ada”, ungkapnya.

Sementara Sarmin, salah seorang wartawan senior yang hadir saat diskusi mengatakan sangat mendukung ide tersebut,” sangat mendukung, apalagi datang dari kawan – kawan wartawan dan kami yakin ini ide yang cukup baik dengan tujuan memperindah kota dan memanfaatkan ruang yang ada serta bersedia terlibat dalam kebersihan kota”, sebutnya.

Senada, Hanafi salah seorang senior jurnalis juga menyampaikan mendukung ide tersebut,” tadi kita berdiskusi panjang, untuk memastikan peran pers dalam persoalan lingkungan hidup dan tata ruang kota, jadi kami pikir sangat baik jika Taman Kota Panyabungan dipercantik dan dimanfaatkan, apalagi ada sanggar budayanya, mini pujasera dan musholla sehingga bisa multi manfaat”, tutupnya

Hadir dalam kegiatan pembentukan beberapa wartawan antara lain: Saipul/Dedek (Tanganrakyat.id) Syahren (WartaMandailing) Hasmar (Go Sumut), Joki Nasution (Harian Kriminal), Dedi Tio (Seputar Mandailing Natal), Romulo Siregar (TV One), Ricky (Metro TV), Hendra P. Lubis (Harian Kriminal) dan Khoirun Harahap (Manyota), Hamzah (Madina Pos). (Dedek)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Error Data Covid, Kadis Kesehatan Harus Bertanggungjawab

    Soal Error Data Covid, Kadis Kesehatan Harus Bertanggungjawab

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) dan staf diminta bertanggungjawab atas kelalaian input data alias error data penyebab Madina berstatus PKPM Level 4 covid-19. “Sudah saatnya Kadis Kesehatan CS mempertanggungjawabkan kesalahan dan kehilafannya, baik sengaja atau tidak sengaja yang mengakibatkan divonisnya Kabupaten Madina menjadi level 4,” kata Ade Batubara pada akun […]

  • Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) […]

  • Penduduk Miskin di Tapsel Bertambah

    Penduduk Miskin di Tapsel Bertambah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel –  Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Selatan (Tapsel), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tapsel tahun 2013 bertambah 0,23 persen bila dibandingkan tahun 2012 sebesar 11,10 persen. "Jika dibandingkan dengan 4 wilayah kabupaten/kota di kawasan Tabagsel, yaitu Kabupaten Paluta, Palas, Madina dan Kota Padangsidimpuan, jumlah penduduk miskin di Tapsel jauh lebih tinggi," […]

  • Kejatisu belum layak terbaik

    Kejatisu belum layak terbaik

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (MO)– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dinilai tidak layak menerima peringkat terbaik ke-3 prestasi kerja Kejati se-Indonesia Tahun 2012 dari Kejaksaan Agung. Sementara segudang kasus besar khususnya kasus korupsi yang yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum mampu diselesaikan. “Pemberian penghargaan ini hanya seremonial dan tidak layak Kejati Sumut untuk mendapatkan gelar […]

  • Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Ketua MK Akil Mochtar ditangkap KPK atas dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Bagaimana awal sengketa Pilkada Gunung Mas tersebut? Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, Jumat (4/10/2013), sidang sengketa dengan nomor perkara 121/PHPU.D-XI/2013 dan 122/PHPU.D-XI/2013 diajukan oleh Alfridel Jinu dan Ude Arnold Pisi, juga oleh Jaya Samaya Monong dan Daldin. […]

  • BBM Naik, Supir Angkutan Umum di Madina Kalang Kabut

    BBM Naik, Supir Angkutan Umum di Madina Kalang Kabut

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah sopir angkutan umum di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaku kalang kabut setelah harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium naik dari 6.900 rupiah menjadi 7.400 rupiah per liter pada 28 Maret lalu. “Pasalnya, penumpang menolak ongkosnya dinaikkan. Sedangkan harga bensin naik, apa tak kalang kabut kami ini,” ungkap Parlaungan […]

expand_less