Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Tergiur Untung Besar, Petani Jual Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
  • print Cetak


MADINA-Tergiur mendapat keuntungan besar, Alimaddin Rangkuti (37) warga Desa Hutatinggi, Panyabungan Timur, nekat menjual daun ganja seberat 10 kilogram. Namun akibat perbuatannya itu, petani nilam ini ditangkap aparat Polres Madina.
Alimaddin saat ditemui METRO di Mapolres Madina, Kamis (15/9), mengaku dirinya telah dua kali menjual ganja. Alasan menjual daun haram tersebut karena bisa memeroleh keuntungan yang sangat besar.
Pria berkulit sawoh matang dan berpostur pendek ini menyebutkan dirinya memeroleh daun ganja kering siap pakai dari warga desanya yang merupakan pemilik lahan ganja. Daun haram itu lalu dijual ke luar Madina yaitu di Subuhuan, Kabupaten Padang Lawas.
Diceritakan Alimaddin, ganja kering siap edar tersebut dibelinya seharga Rp100 ribu per kilogram dan akan dijual seharga Rp850 ribu per kg.
“Saya baru dua kali melakukannya pak. Sekali berhasil, kedua kalinya sudah tertangkap. Ganja itu akan saya jual ke Sibuhuan. Saat ditangkap 29 Agustus lalu, saya bawa ganja seberat 10 kilogram,” akunya.
Sementara itu aparat Polres Madina juga membekuk tiga tersangka lain yakni Anputra (26), Ian Andi Lubis, dan Enri Iskandar dengan barang bukti ganja siap edar seberat 6 kilogram. Ganja tersebut diperoleh ketiga warga Desa Tapus, Kecamatan Linggabayu, Madina ini dari seseorang yang tak dikenal di Desa Sipapaga, Panyabungan.
Kepada METRO, Anputra mengatakan dia bersama dua kawannya membeli ganja untuk diedarkan di Desa Tapus dan sekitarnya.
“Saya baru sekali ini pak melakukannya. Saya juga enggak kenal sama orang yang menjual ganja itu, karena kami komunikasi lewat Hp saja. Selesai transaksi kami langsung pulang. Kedua kawanku itu aku ajak untuk membantuku dengan berbagi keuntungan,” akunya.
Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe didamping Kasat Narkoba AKP Hendra kepada wartawan di Mapolres Madina menjelaskan, sejak operasi ketupat hingga Rabu (14/9), Polres menyita 200 kilogram ganja kering siap edar ditambah sebanyak 600 batang tanaman ganja. Dan dari hasil itu, Polres menangkap empat tersangka.
“Ini merupakan hasil sejak sebulan terakhir, dan terakhir adalah hasil operasi kita di sekitar Tor Sihite tepatnya di Desa Huta Tua dan Huta Tinggi Rabu dini hari (14/9). Jumlah semua ganja kering sekitar kurang lebih 200 kilogram, dan ganja siap panen sekitar 600 batang,” kata Kapolres, Kamis (15/9).
Dirincikan Kasat Narkoba AKP Hendra, penangkapan pertama dilakukan pada 29 Agustus dengan seorang tersangka yakni Alimaddin Rangkuti warga Desa Hutatinggi, Panyabungan Timur dengan barang bukti 10 kilogram daun ganja yang akan dijual ke Sibuhuan. Alimaddin tertangkap di dalam mobil taksi antar Panyabungan-Psp.
Kasus berikutnya terjadi di Desa Tapus dengan tiga tersangka yakni Anputra, Ian Andi Lubis dan Enri Iskandar. Ketiga warga Tapus tersebut diamankan polisi sepulangnya dari Panyabungan ketika membawa ganja seberat 6 kilogram.
Dan kasus terakhir adalah hasil operasi di sekitar Tor Sihite Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur. Di mana hasil operasi ini pihaknya berhasil mengamankan ganja di beberapa titik. Yakni pertama di gunung sekitar Desa Hutatua sekitar 50 kilogram, lalu di gunung sekitar Desa Hutatinggi, di dalam pondok ditemukan lebih dari 100 kilogram, dan ladang ganja sekitar 2 hektare berisikan 600 batang ganja siap panen. Kesemua barang bukti itu telah diamankan di Mapolres Madina.
”Jumlah keseluruhan kurang lebih 200 kilogram ditambah 600 batang ganja. Dan kita juga menemukan 8 unit senjata api jenis senapan angin rakitan serta 1 tombak yang digunakan sebagai alat pengamanan pemilik ganja itu. Senapan angin rakitan ditemukan di pondok sekitar ladang ganja, namun selama operasi di Panyabungan Timur, Polres tidak berhasil menangkap pelaku atau pemilik ganja,” beber Hendra.
Dilanjutkannya, dari kasus tersebut ketiganya diancam pasal 111, 114 dan 116 UU Nomor 35 Tahun 2011 tentang narkoba dengan ancaman hukuman 10-15 tahun penjara. (wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang: Tujuh orang meninggal dunia dan seratusan lainnya dikhawatirkan hilang akibat gelombang pasang di Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang terjadi setelah gempa 7,2 skala richter mengguncang daerah itu, Senin (25/10) malam. Tujuh yang tewas tersapu gelombang itu adalah warga Desa Muntai yang ketika gelombang datang mereka tengah memancing di pinggir Pantai Pagai […]

  • Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Puluhan polisi berpakaian lengkap menyisir Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapsel, Senin (23/12) pukul 15.00 WIB. Di bawah guyuran hujan, petugas mengamankan 62 warga dari desa itu. Warga yang ditangkap, diduga terlibat pembakaran 10 rumah di Dusun Adian Goti. Seperti yang dilansir harian METRO sekitar pukul 10.00 WIB ada seratusan warga […]

  • Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Amir, warga Desa Parbangunan, Panyabungan, memilih ke ladang ketimbang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pria berusia sekitar 41 tahun ini, merasa rugi kalau harus menyambangi TPS. Soalnya, memberikan hak pilih justru akan membuat dia rugi secara ekonomi. Dia mengaku, andai bekerja di ladang selama sehari, uang yang akan didapat bakal cukup untuk memenuhi kebutuhan […]

  • PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Proyek Draninase satu paket dengan pengerjaan jalan proyek jalan nasional yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) di Kabupaten Mandailing kerap bermasalah. Drainase jalan nasional di wilayah pidoli dolok contoh ya, meski drainase itu sudah selesai dikerjakan namun dua hari terakhir kembali di bongkar, ada dugaan PPK ( Pejabat […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

  • Kata Kapolda Sumut, Jadikan Pengamanan Pilkada Sebagai Ibadah

    Kata Kapolda Sumut, Jadikan Pengamanan Pilkada Sebagai Ibadah

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapolda Sumut, Irjen (Pol) Ngadino minta anggotanya jadikan pengamanan pilkada sebagai ibadah. Hal itu ia sampaikan dalam upacara Apel pengecekan pergeseran pasukan pengamanan pilkada di halaman apel Mapolda Sumut, Jumat (27/11/2015). “Kepada para anggota agar menjalankan tugas pengamanan tersebut dengan tulus dan iklas serta menjadi ibadah untuk setiap anggota,” ungkapnya. Diakhir arahannya, Kapolda […]

expand_less