Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Tertibkan Penambangan Emas Liar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA- Pemkab Madina diminta untuk tegas menindak penambang emas liar di Kecamatan Hutabargot dan Nagajuang. Pasalnya, kegiatan ini memunculkan kontraversi di tengah-tengah masyarakat bahkan memakan korban jiwa dan luka-luka
Desakan ini diajukan Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Mandailing Natal (Madina) dan Fraksi Madina Bersatu DPRD Madina, kepada METRO, Senin (23/1).
Sekretaris Gabema Madina, Musliadi Nasution SPd menilai, Pemkab Madina terkesan tutup mata atas semua kondisi dan persoalan sosial di Madina terutama masalah tambang emas liar. Katanya, tambang liar ini memunculkan kontraversi di tengah-tengah masyarakat bahkan sudah memakan korban jiwa dan luka-luka. Belum lagi nantinya korban penyakit akibat merkuri yang digunakan penambang liar.
“Bila Pemkab Madina tidak melakukan tindakan terhadap penambangan liar ini, besar kemungkinan Kota Madina akan menjadi ‘kota penyakit’. Sudah jelas akibat dari tambang liar, yaitu, akan melahirkan penyakit, merusak lingkungan atau korban jiwa. Pemkab Madina terlalu lambat menyikapi persoalan ini, padahal tambang liar ini sudah bertahun-tahun dilakukan warga menggunakan merkuri,” sebut Musliadi.
Menurutnya, penertiban bukan berarti merusak penghidupan masyarakat penambang, tetapi setidaknya para penambang tidak melakukan pelanggaran hukum, baik dari segi undang-undang pertambangan termasuk Wilayah Pertambangan (WP), perusakan lingkungan dan sebagainya.
Artinya, penambangan yang dilakukan masyarakat harus sesuai dengan peraturan. Untuk itu kita ingin Pemkab Madina jangan mendiamkan masalah ini, dan tidak lambat menanganiya.
“Jangan Bila dibiarkan, korban akan semakin banyak baik korban jiwa maupun korban pelanggaran hukum. Masyarakat itu tidak akan tahu yang mereka lakukan merupakan pelanggaran hukum, karena mereka hanya mencari nafkah,” ujarnya.
Ketua Fraksi Madina Bersatu DPRD Madina, Zulkarnen Nasution SE bersama tiga anggota fraksinya yakni Siti Aminah Lubis SH, H Amiruddin dan Asmin Nasution berpendapat, selain menertibkan penambang liar, Pemkab juga harus menertibkan pendatang liar di dua kecamatan tersebut.
”Karena ini sudah banyak dikeluhankan masyarakat. Kami minta Pemkab Madina sama-sama membahas persoalan tambang ini secara global dan mengambil langkah-langkah penertiban. Kami yakin masih banyak cara untuk menertibkannya tambang dan pendatang liar ini,” ungkapnya.
Pekan lalu, Senin (16/1), Kabid Kependudukan dan Capil, Disdukcapil dan Nakertrans Pemkab Madina, Ibrahim Lubis SE menyebutkan, sekitar 500-an pendatang liar dari Bogor dan Tasik Malaya, Jawab Barat datang ke Hutabargot dan Nagajuang untuk menambang. Satupun tidak ada yang mengurus perpindahan administrasi kependudukannya.
Camat Nagajuang, Edi Sahlan SH mengatakan, kalau di Nagajuang juga sudah ada ratusan warga dari luar Madina yang datang menambang, namun belum ada seorangpun yang melaporkan keberadaannya. Pendatang liar tersebut ada yang tinggal di Nagajuang dan ada di Panyabungan.
”Kalau jumlahnya mungkin ada seratusan orang, tetapi sampai saat ini belum ada yang melaporkan perpindahan, begitu juga ke Kades belum ada,” akunya pekan lalu. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Omnibus Law Hancurkan Izin Lingkungan Hidup

    Omnibus Law Hancurkan Izin Lingkungan Hidup

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Khadijah Sihombing Tinggal di Barus, Tapanuli Tengah   Beberapa pekan lalu kita dikejutkan dengan pengesahan RUU Omnibus Law. Walaupun seluruh rakyat menolak pengesahan UU ini namun embahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja tetap dikebut dan telah sah menjadi undang-undang dalam sidang paripurna parlemen kemarin, Senin (5/10). (katadata.co.id) Pasal-pasal yang bermunculan […]

  • Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Penampilan sangat berarti bagi kaum wanita. Dimanapun berada, wanita pasti ingin terlihat cantik dan modis. Seperti kata Cygnus The Legend, “Memang penampilan bukanlah segalanya, tapi segalanya berawal dari penampilan”. Begitu juga bagi para wanita, pakaian merupakan bagian penting dari penampilan. Bagi wanita, ada saja kiat yang dilakukan untuk show up. Termasuk berburu pakaian yang […]

  • Sidak Pembangunan Sejumlah Ruas Jalan, Elpiyanti Harahap Minta Kontraktor Kejar Progres Dengan Kedepankan Kualitas

    Sidak Pembangunan Sejumlah Ruas Jalan, Elpiyanti Harahap Minta Kontraktor Kejar Progres Dengan Kedepankan Kualitas

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Pengerjaan proyek jalan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) tahun anggaran 2024 sumber dana dari Dana Alokasi Khusus ( DAK) yang diposkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) terus dikebut pengerjaannya dengan mengedepankan kualitas. Pj Kadis PUPR Madina Elpiyanti Harahap bersama sejumlah Kepala Bidang beberapa hari terkahir pun melakukan […]

  • FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleran dalam menyikapi segala permasalahan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madina menyosialisasikan peraturan bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sosialisasi bertempat di […]

  • Anjloknya PAD Retribusi Pasar di Madina Ternyata Sudah Berulang

    Anjloknya PAD Retribusi Pasar di Madina Ternyata Sudah Berulang

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : ternyata anjloknya PAD retribusi pasar se Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) sudah terjadi berulang. Tahun 2022 lalu, capaian retribusi pasar juga tidak memenuhi taget. Sama hal nya pada tahun 2023 lewat. Dari daftar target realisasi retribusi pasar dan kebersihan pasar se Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022 per 30 Desember. Tak […]

  • Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Calon Presiden Prabowo Subianto membuka peluang mengunjungi langsung Palestina jika dirinya terpilih menjadi presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 mendatang. Namun, dia masih mempertimbangkan kondisi yang ada di sana nantinya. "Insya Allah, kalau memang memungkinkan keadaannya di sana, kenapa tidak?" Kata Prabowo seusai menghadiri aksi damai untuk Palestina di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (11/7/2014) […]

expand_less