Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Balai Jalan Nasional Sumut Tender Penanganan Parit Kota Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
  • print Cetak

Kota Panyabungan titik jembatan Aek Mata

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak ada kendala, tahun ini perbaikan parit jalan kota Panyabungan, Madina akan dilakukan secara besar-besaran.

Parit kota Panyabungan dari titik jembatan Aek Mata hingga Sipolu-polu selalu bermasalah dalam beberapa tahun terakhir penyebab banjir kala penghujan.

Saat ini pihak Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional-I Sumatera Utara sedang melangsungkan tender proyek peningkatan jalan dan perbaikan saluran parit.

Jalan Willem Iskander termasuk saluran parit yang melintasi kota Panyabungan merupakan jalur yang penanganannya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Pengerukan parit kota pada bulan ini yang dilakukan pihak PUPR Madina dari titik jembatan Aek Mata hingga Sipolu-polu merupakan pengendalian banjir secara jangka pendek oleh pemerintahan Sukhairi-Atika.

Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Madina, Muhammad Rully Anriady, ST menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Jum’at (27/8/2021) mengungkapkan bahwa sesuai hasil kordinasi Pemkab Madina dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional-I Sumatera Utara, proses tender sedang berlangsung.

Komunikasi Pemkab Madina dangan pihak Balai sudah berlangsung lama membahas parit kota Panyabungan.

Ruly mengungkap, di antara poin-poin pembicaraan itu termasuk membahas kebutuhan penanganan jalan sepanjang 68,4 km di Madina yang berada di bawah kewenangan Balai.

Dari 68,4 km itu sudah termasuk Jl. Willem Iskander dari titik taman kota Panyabungan hingga titik simpang PM di Dalan Lindang berupa peningkatan jalan dan perbaikan saluran (parit).

“Kita berharap pihak Balai lancar di proses tender, agar jalan dan parit kota Panyabungan segera terbaiki,” kata Ruly.

Banjir yang terjadi di jalanan kota Panyabungan pada penghujan beberapa pekan lalu telah mencemaskan pemerintahan Sukhairi-Atika dan melakukan kebijakan pengerukan parit kota.

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi saat meninjau banjir kota panyabungan beberapa pekan lalu

Sebelumnya Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution bahwa Pemkab Madina harus melakukan pengerukan parit secara sederhana untuk pengendailan banjir secara jangka pendek, dan melakukan kordinasi dengan pihak pemerintah pusat untuk penanganan jangka panjang.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nuansa merah dan emas mendominasi ruangan resepsi pernikahan Shaleh Mahmud atau akrab disapa Ustadz Solmed dan April Jasmin di sebuah mesjid di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Ahad kemarin. Pasangan yang sebelumnya telah melakukan ijab kabul pada 11 November 2011 itu nampak serasi berbalut busana khas Tapanuli Selatan. Kemegahan sangat terasa di setiap hal dalam resepsi […]

  • Jalinsum Panyabungan-Muara rawan longsor

    Jalinsum Panyabungan-Muara rawan longsor

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Para pengguna jalan yang melintasi ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Panyabungan-Muara Sipongi di Kabupaten Mandailing Natal diminta untuk berhati-hati, sebab daerah ini terkenal rawan longsor dan pohon tumbang ke badan jalan. Selain itu, di kiri kanan jalan terdapat daerah perbukitan dan jurang yang dalam serta tikungan yang tajam. Dari hasil pantauan, ada beberapa […]

  • Bupati Madina Himbau PTPN IV Serahkan Plasma Kepada Warga

    Bupati Madina Himbau PTPN IV Serahkan Plasma Kepada Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan menhimbau agar PTPN IV memberikan areal plasma kebun sawit kepada warga Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan. Itu dinyatakan bupati ketika melakukan kunjungan kerja di Batahan, Rabu (18/11) didampingi Mudir Ponpes Mustofawiyah Purba Baru H Mustafa Bakhri dan anggota DPRD Madina Suandi Lubis yang dihadiri beberapa manager PTPN […]

  • Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

    Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Peranan trio anak Mandailing (Adam Malik, Pangulu Lubis, Rahmat Nasution) dalam menyiarkan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia jarang dipublikasi. Padahal berita itu sangat vital dan disiarkan satu setengah jam sebelum Soekarno membacakan teks Proklamasi di Pengangsaan Timur 56, Jakarta. (Dikutip dari buku Madina Madani ditulis Basyral Hamidi Harahap) Perlu dicatat peranan anak Mandailing: Adam Malik, Pangulu […]

  • Jenazah Nur Mainah Ditemukan, TNI Salurkan Bantuan

    Jenazah Nur Mainah Ditemukan, TNI Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jenazah Nur Mainah (52) akhirnya ditemukan, Kamis (27/4/2017). Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan warga menemukan jenazahnya di Sungai Batang Gadis, titik Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan berjarak sekira 40 kilo meter dari titik hanyut. Almarhumah dilaporkan hanyut pada Rabu setelah terseret banjir bandang di jalur Sungai Aek […]

  • 20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Dugaan korupsi kembali digulirkan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA). LSM itu menuding pemerintah daerah di 20 provinsi telah menyelewengkan dana Bantuan Sosial (Bansos) hingga Rp765,36 miliar sepanjang 2009. Sekretariat Nasional FITRA menilai ketidakjelasan prosedur dan peruntukan dana bantuan memicu penyimpangan. “Kecenderungannya, bantuan hanya dibagikan elit daerah kepada jaringan politik dan pengikutnya saja,” […]

expand_less