Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Pemkab Madina Tak Mampu Jawab Soal Dana Covid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab tak mampu menjawab kesiapan dana penanggulangan Covid-19 di Mandailing Natal (Madina).

Bahkan untuk biaya puding dan honor para petugas posko pemeriksaan di perbatasan Madina saja hingga kini tak jelas nasibnya.

Nasib anggaran dana ini terungkap di Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 4 DPRD Madina dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Madina, Kamis (9/4/2020) di gedung dewan.

Bahkan anggota Komisi 4, Lely Hartati sempat 2 kali kesempatan mengulangi pertanyaan prihal dana penanggulangan Covid-19.

“Ini apa anggaran yang belum cair atau gumana? Masa honor dan puding petugas posko saja tak terpenuhi. Sekali lagi tolong dijelaskan dimana sebenarnya maslahnya?,” tanya Lely.

Pihak pemkab yang dipimpin Asisten 1, Alamulhaq Daulay tetap tak mampu menjawab dengan tuntas.

Alamulhaq yang mengambilalih jawaban menyatakan bahwa dana untuk operasional posko pemeriksaan Covid di perbatasan masih dalam pembahasan Pemkab Madina.

Persoalan kendala dana bukan saja dana posko di perbatasan. Keterbatasan fasilitas penanganan Covid juga mencuat di RDP itu.

APD (alat pelindung diri) para tim medis di posko perbatasan, puskesmas hingga RSU Panyabungan juga relatif masih terbatas.

Di RDP itu juga terungkap bahwa anggaran sebesar sekitar 12 milyar Rupiah sudah dialokasikan untuk penanganan Covid bersumber dari APBD Madina TA 2020 yang dialihkan dari berbagai item pos APBD.

Hingga RDP itu diskor, persoalan nasib dana penanggulangan Covid itu belum terjawab tuntas.

RDP itu diskor hingga batas waktu yang belum diketahui.

Ketika Mandailing Online mencoba mewawancarai Asisten 1, Alamulhaq Daulay soal nasib dana Covid setelah RDP diskor, dia tak bersedia memberikan jawaban.

“Coba ke Kadis Keuangan saja, kalau saya takut saya nanti bersalahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi 4, Edi Anwar menjawab Mandailing Online menyatakan pihaknya akan mengejar tuntas persoalan dana itu di RDP lanjutan nantinya.

“Makanya untuk RDP lanjutan kita berharap semua stake holder hadir, termasuk Dinas Keuangan, karna soal hal terkecil sekalipun seperti biaya puding itu dapat mereka jelaskan,” katanya.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Peran pelobi dalam setiap kegiatan bisnis adalah hal yang wajar, termasuk juga peran Karen Brooks yang ditengarai sebagai pelobi dalam kepentingan usaha Amerika Serikat di Indonesia. Namun, jika lobi yang dilakukan ternyata membuat pemerintah mengabaikan kesejahteraan rakyatnya inilah yang patut dipermasalahkan. Menurut Ekonom, Ichsanuddin Noorsy, pemerintah pusat kembali menunjukkan arogansinya. Hal ini terindikasi […]

  • Truk VS Minibus di Bange, Sisupir Luka Luka

    Truk VS Minibus di Bange, Sisupir Luka Luka

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Minibus berlawanan arah dengam truk jenis colldiesel bertabrakan di jalur lintas tengah sumatera tepatnya di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Sumatesa Utara Jum’at 24/11/2023. Minimus tersebut ringsek dibagian depan sang supir diketahui bernama Rizal terpaksa dilarikan ke RSUD Panyabungan karena alami luka serius, sementara supir truk coldiesel tidak mengalami […]

  • APBD Madina Diatas 1 Triliun, Jalanan Masih Banyak Amburadul

    APBD Madina Diatas 1 Triliun, Jalanan Masih Banyak Amburadul

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Di tengah dana APBD Mandailing Natal yang sudah di atas angka 1 triliun rupiah, justru ruas-ruas jalan antar kecamatan masih banyak yang amburadul. Besaran dana APBD itu terkesan tak berbanding lurus dengan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Mandailing Natal. Padahal, jalan merupakan urat nadi aktifitas perekonomian rakyat serta sarana mobilitas […]

  • Jalan lingkungan yang dirusak desa tanpa ada pelepasan aset daerah ( ist )

    Belum Lepas Aset, Jalan Setapak Milik Pemda Madina Dirusak Pihak Desa Jambur Baru Batang Natal

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Kepala desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy melakukan perusakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu. Bangunan itu berupa jalan setapak. Hal itu terungkap saat Desa melakukan pembukaan jalan Unte Albung yang sumber dananya dari APBDes tahun 2024-2025. ” itu dulu ada bangunan […]

  • Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma, yang heboh karena kasus sejumlah siswa menginjaak Alquran saat disumpah oknum gurunya. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI. Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah […]

  • Meresahkan, Gelondongan Emas Harus Dilarang Beroperasi di Pemukiman

    Meresahkan, Gelondongan Emas Harus Dilarang Beroperasi di Pemukiman

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Gelondongan emas  PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gelondongan emas yang sudah menjamur di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal sudah sangat meresahkan masyarakat. Tak hanya di pinggiran pemukiman, malah sangat bebas di tengah-tengah pemukiman warga. Pemerintah daerah didesak untuk melakukan pelarangan, sebab dampak mercuri yang dihasilkan gelondongan emas ini akan membawa malapeteka bagi tubuh manusia di masa […]

expand_less